Wali Kota Eri Siapkan Dana Rp5 Juta per RW untuk Kreativitas Anak Muda Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 06 Nov 2025 13:55 WIB
selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan anggaran pembinaan sebesar Rp5 juta per bulan untuk setiap RW mulai tahun 2026. Dana ini ditujukan untuk mendukung ide, kreativitas, serta kegiatan positif anak muda di lingkungan masing-masing, bukan untuk pembangunan infrastruktur.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Percepat Overlay Jalan yang Rawan Genangan saat Hujan
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang melibatkan anak-anak muda di tiap wilayah.
“Itu usulan dari anak-anak muda saat Musrenbang. Permintaan mereka kita fasilitasi, karena Surabaya ini harus dibangun dengan semangat generasi mudanya,” kata Eri, Kamis (6/11/2025).
Melalui program ini, anak muda di tiap RW dapat mengajukan proposal kegiatan ke RT/RW, lurah, dan camat. Kegiatan tersebut bisa berupa pelatihan, seni, olahraga, hingga program sosial yang bermanfaat bagi warga sekitar.
“Anak-anak muda ini, Gen Z ini, nggak bisa dibuatkan permainan masa lalu seperti engklek. Jadi kita dengarkan apa yang mereka mau. Kalau usulannya positif dan bermanfaat, kita dukung,” ujarnya.
Eri menegaskan, setiap kegiatan akan dinilai secara terbuka oleh pengurus RW, lurah, dan camat untuk memastikan manfaatnya bagi lingkungan.
Baca Juga: DPRD Soroti Reklame di Taman Median Jalan Surabaya
“Setelah disampaikan proposalnya, lurah, camat, RT/RW kumpul, dicek dampaknya apa. Kalau memang bermanfaat, langsung jalan,” tegasnya.
Ia menambahkan, program ini menjadi wadah agar anak muda Surabaya tidak hanya aktif di dunia digital, tetapi juga berkontribusi nyata di lingkungannya.
“Surabaya ini dibangun oleh kekuatan anak muda. Maka dimulailah dari RW-RW itu. Yang tua-tua juga jangan merasa paling tahu, waktunya menyiapkan generasi penerus,” kata Eri.
Baca Juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya
Dengan adanya dana pembinaan Rp5 juta per bulan, setiap RW di Surabaya diharapkan memiliki ruang kreativitas yang tumbuh dari inisiatif warganya sendiri.
“Saya ingin program itu muncul dari pendapat anak-anak muda, bukan dari pemerintah. Karena mereka yang paling tahu apa yang dibutuhkan di lingkungannya,” pungkas Eri.
Editor : Ading
