Kamis, 04 Jun 2026 23:38 WIB

Diduga Terlibat Kasus Bimtek, Wawali Armuji Diperiksa Polrestabes Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Feb 2026 17:36 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. (Dok. Istimewa).
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk diperiksa dalam kasus dugaan penyimpangan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Surabaya periode 2009–2014, Kamis (5/2/2026).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Wakil Wali Kota yang akrab disapa Cak Ji itu.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

“Benar, sekarang masih dalam pemeriksaan,” jelas Edy saat dikonfirmasi, selalu.id.

Sebelumnya, Armuji juga pernah dipanggil penyidik pada Rabu (28/1/2026) lalu. Terkait pemanggilan tersebut, Armuji menegaskan dirinya tidak terlibat dalam kasus dugaan penyimpangan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Surabaya periode 2009–2014.

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya dipanggil untuk memberikan keterangan baru dalam perkara tersebut.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Menurut Armuji, kehadirannya saat itu bukan dalam rangka pemeriksaan, melainkan hanya penandatanganan ulang dokumen lama.

“Tidak ada itu. Tidak ada kesaksian baru. Yang ada adalah penandatanganan ulang. Dan itu dilakukan semuanya oleh anggota DPRD Surabaya zaman Wisnu Wardana, termasuk Sekwan,” jelas Armuji saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Armuji menekankan bahwa perkara tersebut terjadi pada periode sebelum dirinya menjabat di Pemerintah Kota Surabaya.

“Tidak lah. Itu zamannya Wisnu Wardana. Ingat kan,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.