Sabtu, 01 Agu 2026 19:32 WIB

Target PAD Turun, DPRD Surabaya Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Nov 2025 10:37 WIB

selalu.id – Sejumlah proyek pembangunan fisik di Kota Surabaya terancam tertunda akibat turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rancangan APBD 2026.

 

Baca Juga: 2 Oknum Petugas DLH Surabaya Peras Pedagang di Kawasan Tugu Pahlawan, Ini Tampangnya

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya menyebut, penurunan target tersebut membuat pemerintah kota perlu menyesuaikan belanja di berbagai sektor.

 

Anggota Banggar DPRD Surabaya, Mochammad Machmud, mengatakan target PAD tahun depan turun signifikan. Dari sebelumnya sekitar Rp12 triliun pada 2024–2025, kini hanya diproyeksikan Rp10 triliun.

 

“Target PAD kita turun. Jadi memang banyak yang dikurangi. Beberapa proyek fisik harus ditunda,” ujar Machmud, Rabu (5/11/2025).

 

Salah satu proyek besar yang tertunda adalah pembangunan RS Surabaya Selatan senilai sekitar Rp400 miliar. Selain itu, beberapa proyek pembangunan jalan juga terdampak efisiensi anggaran.

 

Meski begitu, Machmud memastikan pemerintah kota tetap memprioritaskan proyek strategis yang mendukung konektivitas wilayah.

 

“Program pembangunan jalan-jalan baru masih jadi fokus, seperti jalan tembus Wiyung–Menganti dan Banyurib,” jelasnya.

Baca Juga: Puluhan Korban Investasi Bodong Meow Wadul ke DPRD Surabaya, Rugi hingga Miliaran Rupiah

 

Banggar juga mendorong penambahan anggaran pada sektor sosial, termasuk program beasiswa Pemuda Tangguh yang diusulkan naik dari 33 ribu menjadi 56 ribu penerima, serta program Rutilahu (rumah tidak layak huni) yang diharapkan mendapat porsi lebih besar.

 

Machmud menegaskan, penyesuaian anggaran tidak akan menyentuh layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.

 

“Untuk sektor kesehatan dan pendidikan tidak dikurangi. Itu tetap harus 20 persen dari APBD,” tegasnya.

Baca Juga: Dibatalkan Mendadak, 500 Warga Surabaya Barat Gigit Jari soal Sertifikat Tanah Gratis

 

Selain itu, Banggar juga mengawal pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) dan CCTV yang menjadi bagian dari program kota aman dan nyaman.

 

“Lampu jalan dan CCTV tetap prioritas. Itu kebutuhan dasar untuk keamanan warga,” tambahnya.

 

Pembahasan akhir antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dijadwalkan berlangsung Rabu (5/11), sebelum penetapan RAPBD 2026 pada Kamis (6/11).

Editor : Ading
Berita Terbaru

Eks Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Divonis 10 Tahun dalam Kasus Korupsi Dindik Jatim

Majelis menyatakan Hudiyono terbukti turut serta dalam perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara bersama mantan Kadispendik Jawa Timur dan Jimmy.

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Anggota PSHT di Ambyar Superclub Surabaya

Polrestabes Surabaya berkomitmen memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam tindak pidana tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Urgent! Balita Sakit Anemia Berat di Mojokerto Butuh Bantuan Donor Darah O Bombay Rhesus Positif

Saat ini, bayi yang berusia 2 tahun 3 bulan itu tengah dirawat di RS Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Membutuhkan bantuan segera.

Bukan Sekadar Jeruk: Cerita dari Bantaran Sungai Balongcangkring Mojokerto yang Menghidupi Sekolah

Di bawah kepemimpinan Eko Darsono, 200 pohon jeruk Siam Madu ditanam di atas lahan bantaran seluas sekitar 10 hektare. Hasilnya, untuk kebutuhan SPPG.

Pelindo Regional 3 dan Kejati Jatim Sepakati Optimalisasi Tata Kelola Perusahaan

Perjanjian Kerja Sama (PKS) kali ini juga memperkuat aspek pemulihan aset sebagai bagian penting dalam menjaga aset strategis negara.

APBD Sidoarjo 2025 Surplus Rp61,7 Miliar, DPRD Minta Percepatan Penyerapan Belanja

Namun di balik capaian tersebut, DPRD Sidoarjo tetap memberikan sejumlah catatan evaluatif, terutama terkait optimalisasi penyerapan belanja daerah.