Minggu, 14 Jun 2026 03:46 WIB

Target PAD Turun, DPRD Surabaya Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Nov 2025 10:37 WIB

selalu.id – Sejumlah proyek pembangunan fisik di Kota Surabaya terancam tertunda akibat turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rancangan APBD 2026.

 

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya menyebut, penurunan target tersebut membuat pemerintah kota perlu menyesuaikan belanja di berbagai sektor.

 

Anggota Banggar DPRD Surabaya, Mochammad Machmud, mengatakan target PAD tahun depan turun signifikan. Dari sebelumnya sekitar Rp12 triliun pada 2024–2025, kini hanya diproyeksikan Rp10 triliun.

 

“Target PAD kita turun. Jadi memang banyak yang dikurangi. Beberapa proyek fisik harus ditunda,” ujar Machmud, Rabu (5/11/2025).

 

Salah satu proyek besar yang tertunda adalah pembangunan RS Surabaya Selatan senilai sekitar Rp400 miliar. Selain itu, beberapa proyek pembangunan jalan juga terdampak efisiensi anggaran.

 

Meski begitu, Machmud memastikan pemerintah kota tetap memprioritaskan proyek strategis yang mendukung konektivitas wilayah.

 

“Program pembangunan jalan-jalan baru masih jadi fokus, seperti jalan tembus Wiyung–Menganti dan Banyurib,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Sediakan Aset Pengganti untuk Warga Sumur Welut

 

Banggar juga mendorong penambahan anggaran pada sektor sosial, termasuk program beasiswa Pemuda Tangguh yang diusulkan naik dari 33 ribu menjadi 56 ribu penerima, serta program Rutilahu (rumah tidak layak huni) yang diharapkan mendapat porsi lebih besar.

 

Machmud menegaskan, penyesuaian anggaran tidak akan menyentuh layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.

 

“Untuk sektor kesehatan dan pendidikan tidak dikurangi. Itu tetap harus 20 persen dari APBD,” tegasnya.

Baca Juga: Piala Dunia 2026, Ketua DPRD Surabaya Jagokan Portugal

 

Selain itu, Banggar juga mengawal pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) dan CCTV yang menjadi bagian dari program kota aman dan nyaman.

 

“Lampu jalan dan CCTV tetap prioritas. Itu kebutuhan dasar untuk keamanan warga,” tambahnya.

 

Pembahasan akhir antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dijadwalkan berlangsung Rabu (5/11), sebelum penetapan RAPBD 2026 pada Kamis (6/11).

Editor : Ading
Berita Terbaru

The Westin Surabaya, Tempat Inspirasi dalam Gelar Wedding-Tunangan hingga Ultah

Promo khusus turut ditawarkan selama acara berlangsung, dari potongan harga hingga 35 persen untuk paket sangjit, serta harga khusus paket birthday Rp25 juta.

Porkab Karate Sidoarjo Dibuka, Ratusan Atlet Disiapkan untuk Porprov 

Pembukaan Porkab Sidoarjo 2026 Cabang Olahraga Karate di GOR Delta Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id) 

Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

Armuji, menegaskan bahwa Gen-Z memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan partai maupun bangsa.

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Sebelumnya, kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian itu.

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.