Minggu, 01 Nov 2026 22:39 WIB

Target PAD Turun, DPRD Surabaya Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Nov 2025 10:37 WIB

selalu.id – Sejumlah proyek pembangunan fisik di Kota Surabaya terancam tertunda akibat turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rancangan APBD 2026.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya menyebut, penurunan target tersebut membuat pemerintah kota perlu menyesuaikan belanja di berbagai sektor.

 

Anggota Banggar DPRD Surabaya, Mochammad Machmud, mengatakan target PAD tahun depan turun signifikan. Dari sebelumnya sekitar Rp12 triliun pada 2024–2025, kini hanya diproyeksikan Rp10 triliun.

 

“Target PAD kita turun. Jadi memang banyak yang dikurangi. Beberapa proyek fisik harus ditunda,” ujar Machmud, Rabu (5/11/2025).

 

Salah satu proyek besar yang tertunda adalah pembangunan RS Surabaya Selatan senilai sekitar Rp400 miliar. Selain itu, beberapa proyek pembangunan jalan juga terdampak efisiensi anggaran.

 

Meski begitu, Machmud memastikan pemerintah kota tetap memprioritaskan proyek strategis yang mendukung konektivitas wilayah.

 

“Program pembangunan jalan-jalan baru masih jadi fokus, seperti jalan tembus Wiyung–Menganti dan Banyurib,” jelasnya.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

 

Banggar juga mendorong penambahan anggaran pada sektor sosial, termasuk program beasiswa Pemuda Tangguh yang diusulkan naik dari 33 ribu menjadi 56 ribu penerima, serta program Rutilahu (rumah tidak layak huni) yang diharapkan mendapat porsi lebih besar.

 

Machmud menegaskan, penyesuaian anggaran tidak akan menyentuh layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.

 

“Untuk sektor kesehatan dan pendidikan tidak dikurangi. Itu tetap harus 20 persen dari APBD,” tegasnya.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

 

Selain itu, Banggar juga mengawal pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) dan CCTV yang menjadi bagian dari program kota aman dan nyaman.

 

“Lampu jalan dan CCTV tetap prioritas. Itu kebutuhan dasar untuk keamanan warga,” tambahnya.

 

Pembahasan akhir antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dijadwalkan berlangsung Rabu (5/11), sebelum penetapan RAPBD 2026 pada Kamis (6/11).

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.