Minggu, 15 Feb 2026 11:54 WIB

Target PAD Turun, DPRD Surabaya Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Nov 2025 10:37 WIB

selalu.id – Sejumlah proyek pembangunan fisik di Kota Surabaya terancam tertunda akibat turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rancangan APBD 2026.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya menyebut, penurunan target tersebut membuat pemerintah kota perlu menyesuaikan belanja di berbagai sektor.

 

Anggota Banggar DPRD Surabaya, Mochammad Machmud, mengatakan target PAD tahun depan turun signifikan. Dari sebelumnya sekitar Rp12 triliun pada 2024–2025, kini hanya diproyeksikan Rp10 triliun.

 

“Target PAD kita turun. Jadi memang banyak yang dikurangi. Beberapa proyek fisik harus ditunda,” ujar Machmud, Rabu (5/11/2025).

 

Salah satu proyek besar yang tertunda adalah pembangunan RS Surabaya Selatan senilai sekitar Rp400 miliar. Selain itu, beberapa proyek pembangunan jalan juga terdampak efisiensi anggaran.

 

Meski begitu, Machmud memastikan pemerintah kota tetap memprioritaskan proyek strategis yang mendukung konektivitas wilayah.

 

“Program pembangunan jalan-jalan baru masih jadi fokus, seperti jalan tembus Wiyung–Menganti dan Banyurib,” jelasnya.

Baca Juga: Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

 

Banggar juga mendorong penambahan anggaran pada sektor sosial, termasuk program beasiswa Pemuda Tangguh yang diusulkan naik dari 33 ribu menjadi 56 ribu penerima, serta program Rutilahu (rumah tidak layak huni) yang diharapkan mendapat porsi lebih besar.

 

Machmud menegaskan, penyesuaian anggaran tidak akan menyentuh layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.

 

“Untuk sektor kesehatan dan pendidikan tidak dikurangi. Itu tetap harus 20 persen dari APBD,” tegasnya.

Baca Juga: Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

 

Selain itu, Banggar juga mengawal pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) dan CCTV yang menjadi bagian dari program kota aman dan nyaman.

 

“Lampu jalan dan CCTV tetap prioritas. Itu kebutuhan dasar untuk keamanan warga,” tambahnya.

 

Pembahasan akhir antara DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dijadwalkan berlangsung Rabu (5/11), sebelum penetapan RAPBD 2026 pada Kamis (6/11).

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.

PKB Jatim Peremajaan Struktur, Dominasi Anak Muda Hadapi Dinamika Politik

Gus Halim menilai, peta pemilih ke depan akan didominasi kalangan muda dengan karakter dan dinamika yang berbeda.

Siapkan Ruang Ekspresi Pemuda, Pemkab Jember Akan Bangun Sirkuit Balap Motor

Gus Fawait mengatakan, bahwa pembangunan sirkuit bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari strategi pembinaan kepemudaan.

Adaptasi Teknologi Informasi, PMI Kota Mojokerto Perkuat Layanan Kemanusiaan

​Dalam forum tersebut, Ning Ita memaparkan laporan kinerja sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan efektivitas layanan.

Brigjen Dekananto Eko Purwono Dianugerahi Satyalancana Wira Karya, Ini Rekam Jejaknya

Salah satu prestasi menonjol yang diingat publik adalah keberhasilannya menyatukan elemen suporter sepak bola di Jawa Timur pada awal November 2023.