Senin, 02 Feb 2026 04:18 WIB

PDAM Surya Sembada Siap Jual Air Surabaya ke Sidoarjo dan Gresik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Okt 2025 14:10 WIB

selalu.id – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya berencana mengekspansi penjualan air bersih ke wilayah Sidoarjo dan Gresik pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan setelah seluruh kawasan Surabaya dipastikan telah teraliri air bersih.

 

Baca Juga: Masa Jabatan Direksi PDAM Surabaya Berakhir, Pemkot Buka Seleksi Baru Enam Bulan Lagi

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif, mengatakan ekspansi tersebut merupakan hasil peningkatan kapasitas produksi dan rampungnya pembangunan jaringan pipa serta instalasi pengolahan air (IPAM) pada 2025.

 

“Kalau lihat peta, 2026 nanti Surabaya sudah tidak ada yang merah. Semua wilayah sudah teraliri air PDAM. Bahkan PDAM siap ekspansi ke Sidoarjo dan Gresik untuk menjual air,” kata Faridz, Senin (20/10/2025).

 

Faridz menjelaskan, setelah kebutuhan air bersih warga Surabaya terpenuhi, PDAM akan memiliki kapasitas lebih untuk menyalurkan air ke daerah sekitar.

 

“Pipanya sudah siap. Jadi air yang diproduksi Surabaya bisa disalurkan ke luar kota. Ini langkah maju, dari yang dulu kekurangan, sekarang sudah bisa berbagi,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, langkah ekspansi ini berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Surabaya melalui dividen yang disetorkan PDAM.

 

“Kalau air dijual ke luar daerah, otomatis ada tambahan pemasukan. Keuntungannya kembali untuk warga Surabaya,” tambahnya.

 

Faridz menyebut, PDAM menargetkan setoran dividen tahun 2026 mencapai lebih dari Rp100 miliar dan berpotensi menembus Rp131 miliar. Meski terjadi penurunan sementara pada 2025, hal itu disebabkan peningkatan investasi besar untuk memperkuat jaringan dan kapasitas produksi.

Baca Juga: Idul Adha, PDAM Surya Sembada Salurkan Daging 14 Sapi

 

“Penurunan ini hanya sementara karena 2025 PDAM banyak investasi. Tahun 2026–2027 diproyeksikan naik lagi,” jelasnya.

 

Selain memperluas penjualan air, Faridz memastikan seluruh wilayah Surabaya akan terbebas dari kekeringan.

 

“Semua proyek besar PDAM rampung di 2025, jadi 2026 tinggal menikmati hasilnya. Warga Surabaya sudah tidak ada yang kesulitan air bersih,” tegasnya.

 

Baca Juga: Festival Band Pelajar Guncang Balai Pemuda, Ramaikan HJKS ke-732

Faridz menilai ekspansi PDAM ke luar daerah menjadi bukti kemandirian BUMD Surabaya dalam menjaga pelayanan sekaligus meningkatkan kinerja keuangan.

 

“Ini bukan sekadar jual air, tapi bukti PDAM sudah naik kelas. Mereka bisa melayani dengan baik sekaligus berkontribusi ke kas daerah,” ujarnya.

 

Ia berharap BUMD lain seperti Yayasan Kas Pembangunan (YKP), PT KPS, dan PD Pasar Surya dapat mengikuti jejak PDAM dalam meningkatkan dividen dan efisiensi manajemen.

 

“PDAM ini contoh bahwa pelayanan publik dan profit bisa berjalan seimbang. Ini model ideal BUMD masa depan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.