Selasa, 03 Feb 2026 14:13 WIB

PDAM Surya Sembada Siap Jual Air Surabaya ke Sidoarjo dan Gresik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Okt 2025 14:10 WIB

selalu.id – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya berencana mengekspansi penjualan air bersih ke wilayah Sidoarjo dan Gresik pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan setelah seluruh kawasan Surabaya dipastikan telah teraliri air bersih.

 

Baca Juga: Masa Jabatan Direksi PDAM Surabaya Berakhir, Pemkot Buka Seleksi Baru Enam Bulan Lagi

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mohammad Faridz Afif, mengatakan ekspansi tersebut merupakan hasil peningkatan kapasitas produksi dan rampungnya pembangunan jaringan pipa serta instalasi pengolahan air (IPAM) pada 2025.

 

“Kalau lihat peta, 2026 nanti Surabaya sudah tidak ada yang merah. Semua wilayah sudah teraliri air PDAM. Bahkan PDAM siap ekspansi ke Sidoarjo dan Gresik untuk menjual air,” kata Faridz, Senin (20/10/2025).

 

Faridz menjelaskan, setelah kebutuhan air bersih warga Surabaya terpenuhi, PDAM akan memiliki kapasitas lebih untuk menyalurkan air ke daerah sekitar.

 

“Pipanya sudah siap. Jadi air yang diproduksi Surabaya bisa disalurkan ke luar kota. Ini langkah maju, dari yang dulu kekurangan, sekarang sudah bisa berbagi,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, langkah ekspansi ini berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Surabaya melalui dividen yang disetorkan PDAM.

 

“Kalau air dijual ke luar daerah, otomatis ada tambahan pemasukan. Keuntungannya kembali untuk warga Surabaya,” tambahnya.

 

Faridz menyebut, PDAM menargetkan setoran dividen tahun 2026 mencapai lebih dari Rp100 miliar dan berpotensi menembus Rp131 miliar. Meski terjadi penurunan sementara pada 2025, hal itu disebabkan peningkatan investasi besar untuk memperkuat jaringan dan kapasitas produksi.

Baca Juga: Idul Adha, PDAM Surya Sembada Salurkan Daging 14 Sapi

 

“Penurunan ini hanya sementara karena 2025 PDAM banyak investasi. Tahun 2026–2027 diproyeksikan naik lagi,” jelasnya.

 

Selain memperluas penjualan air, Faridz memastikan seluruh wilayah Surabaya akan terbebas dari kekeringan.

 

“Semua proyek besar PDAM rampung di 2025, jadi 2026 tinggal menikmati hasilnya. Warga Surabaya sudah tidak ada yang kesulitan air bersih,” tegasnya.

 

Baca Juga: Festival Band Pelajar Guncang Balai Pemuda, Ramaikan HJKS ke-732

Faridz menilai ekspansi PDAM ke luar daerah menjadi bukti kemandirian BUMD Surabaya dalam menjaga pelayanan sekaligus meningkatkan kinerja keuangan.

 

“Ini bukan sekadar jual air, tapi bukti PDAM sudah naik kelas. Mereka bisa melayani dengan baik sekaligus berkontribusi ke kas daerah,” ujarnya.

 

Ia berharap BUMD lain seperti Yayasan Kas Pembangunan (YKP), PT KPS, dan PD Pasar Surya dapat mengikuti jejak PDAM dalam meningkatkan dividen dan efisiensi manajemen.

 

“PDAM ini contoh bahwa pelayanan publik dan profit bisa berjalan seimbang. Ini model ideal BUMD masa depan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.