Senin, 02 Feb 2026 05:45 WIB

Festival Band Pelajar Guncang Balai Pemuda, Ramaikan HJKS ke-732

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Mei 2025 15:42 WIB
Festival Band Arek Suroboyo
Festival Band Arek Suroboyo

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada kembali menggelar Festival Band Arek Suroboyo di Balai Pemuda, Jumat (29/5/2025).

 

Baca Juga: Masa Jabatan Direksi PDAM Surabaya Berakhir, Pemkot Buka Seleksi Baru Enam Bulan Lagi

Festival khusus pelajar ini menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732.

 

Sebanyak 15 finalis dari jenjang SD, SMP, dan SMA unjuk kebolehan dalam bermusik untuk memperebutkan Piala Wali Kota.

 

Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu Cahyono, menyampaikan bahwa festival yang sudah digelar untuk ketiga kalinya ini menjadi tradisi rutin dalam setiap peringatan HJKS. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.

 

"Acara ini adalah tradisi dan kolaborasi kami dengan Dispendik Surabaya. Kami ingin mewadahi para remaja agar jiwa muda dan energinya bisa tersalurkan lewat ruang kreasi bermusik seperti ini," ujarnya.

 

Arief menambahkan, sudah lama Surabaya tidak memiliki festival band seperti ini. Karena itu, momentum HJKS dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali ruang-ruang ekspresi anak muda.

 

“Kami ingin festival ini jadi ajang kreatif sekaligus menyemarakkan perayaan HJKS,” tambahnya.

 

Ia berharap, acara ini terus berkembang dan melahirkan musisi-musisi hebat dari Surabaya yang mampu berkiprah di tingkat nasional, seperti Dewa-19 dan Ahmad Dhani.

 

Baca Juga: PDAM Surya Sembada Siap Jual Air Surabaya ke Sidoarjo dan Gresik

“Kami ingin peserta dan kualitasnya terus meningkat. Suatu saat, semoga muncul musisi nasional dari panggung ini. Festival ini akan terus kami adakan,” tegas Arief.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh, mengapresiasi kolaborasi antarinstansi dalam mendukung kreativitas pelajar di Kota Pahlawan.

 

“Untuk mewadahi bakat dan talenta pelajar tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Kolaborasi sangat penting,” kata Yusuf.

 

Menurutnya, sekolah-sekolah yang berpartisipasi dalam festival ini adalah yang aktif di bidang ekstrakurikuler musik.

 

Baca Juga: Idul Adha, PDAM Surya Sembada Salurkan Daging 14 Sapi

“Setiap sekolah menyesuaikan dengan minat siswanya. Yang ikut adalah anak-anak yang memang aktif bermusik di sekolahnya,” ujarnya.

 

Yusuf berharap festival ini bisa menjadi ajang regenerasi musisi muda di sekolah.

 

“Ajang ini memberi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi dan berprestasi. Harapan kami, sekolah melakukan regenerasi, misalnya dengan mencampur pemain band dari kelas 8, 9, dan seterusnya,” pungkasnya.

 

Di penghujung acara, Hexa Band dari SDN Medokan Ayu II/615 keluar sebagai juara kategori SD, D’Luvino dari SMPN 1 menang di kategori SMP, dan Fourtwnty dari SMAN 20 meraih juara kategori SMA.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.