Kamis, 22 Okt 2026 00:54 WIB

17 Jenazah Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi, Berikut Data Korban

selalu.id - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur (Jatim) kembali mengidentifikasi delapan kantong jenazah korban robohnya Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidajati, menyampaikan hasil identifikasi dilakukan pada Senin (6/10/2025) malam.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Delapan kantong jenazah tersebut terdiri dari tujuh jenazah utuh dan satu bagian tubuh (body part). Setelah pencocokan data antemortem (AM) dan postmortem (PM), diketahui bahwa delapan kantong jenazah tersebut cocok dengan tujuh nomor AM berbeda.

 

Berikut identitas korban yang berhasil diidentifikasi:

 

1. Kantong jenazah PM RSB B-001: Moh. Royhan Mustofa, laki-laki, 17 tahun, alamat Jl. KH Syadhali Makhdi, Bangkalan. Teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.

 

 

2. Kantong jenazah PM RSB B-020: Abdul Fattah, laki-laki, 18 tahun, alamat Asem Manunggal. Teridentifikasi melalui gigi, medis, dan properti.

 

 

3. Kantong jenazah PM RSB B-026: Wasiur Rohib, laki-laki, 17 tahun, alamat Jl. Gayungan, Surabaya. Teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.

 

 

4. Kantong jenazah PM RSB B-027: Mohammad Aziz Pratama Yudistira, laki-laki, 16 tahun, alamat Bekasi, Jawa Barat. Teridentifikasi melalui gigi, medis, dan properti.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

 

5. Kantong jenazah PM RSB B-034 dan BP-033: Moh. Dafin, laki-laki, 13 tahun, alamat Semarang, Jawa Tengah. Teridentifikasi melalui medis dan properti.

 

 

6. Jenazah PM RSB B-037: M. Ali Rahbini, laki-laki, 19 tahun, alamat Sampang, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, dan medis.

 

 

7. Jenazah PM RSB B-040: Sulaiman Hadi, laki-laki, 15 tahun, alamat Bangkalan, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui sidik jari, medis, dan properti.

 

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

 

Dengan tambahan ini, total korban yang telah teridentifikasi mencapai 17 orang dari 59 kantong jenazah yang diterima tim DVI.

 

"Proses operasi DVI masih terus berjalan. Kami akan terus melakukan pendalaman data antemortem dan postmortem untuk mengidentifikasi korban lainnya," ujar Kombes Pol Wahyu Hidajati.

 

Tim DVI Polda Jatim terus berupaya mempercepat proses identifikasi agar jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.