Minggu, 01 Feb 2026 22:06 WIB

Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno
Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno

selalu.id – Satu santri meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka setelah atap ruang asrama putri di Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, Kabupaten Situbondo, ambruk pada Rabu (29/10/2025) dini hari.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan Kantor Kemenag Situbondo, atap asrama berukuran 48 meter persegi itu roboh sekitar pukul 00.30 WIB akibat hujan deras disertai angin kencang. Saat kejadian, ruangan dihuni oleh 19 santri putri.

 

"Saat kejadian, para santri putri yang berada di dalam asrama langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh KH. Muhammad Hasan Nailul Ilmi beserta pengurus pondok pesantren," ujar Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno, Rabu (29/10/2025) malam.

 

Sebanyak 11 santri dilaporkan luka-luka. Enam di antaranya dirawat di Puskesmas Besuki, empat di RSUD Besuki, dua di antaranya harus menjalani rawat inap, dan satu santri lainnya di RSIA Jatimed.

 

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, kami sangat berduka atas meninggalnya salah satu santri putri, Putri Helmikia Okta Viantika. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 05.37 WIB di RSIA Jatimed dan telah dikebumikan pada pukul 08.00 WIB," tutur Suyitno.

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

 

Sebagai bentuk kepedulian, Kemenag akan memberikan bantuan Rp200 juta untuk renovasi asrama pesantren tersebut. Bantuan akan disalurkan langsung oleh Direktur Pesantren, Basnang Said, pada Kamis (30/10/2025).

 

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pihak pesantren dan segera memperbaiki fasilitas yang rusak, sehingga para santri dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman," imbuh Suyitno.

 

Baca Juga: Total 58 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi, Tersisa Lima Kantong Jenazah

Ia menambahkan, Kemenag akan melakukan pendataan dan evaluasi terhadap kondisi bangunan pesantren di seluruh Indonesia untuk mencegah kejadian serupa.

 

"Kita doakan semoga almarhumah Putri Helmikia Okta Viantika mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan para santri yang luka segera diberikan kesembuhan. Aamiin," pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.