Selasa, 20 Okt 2026 23:00 WIB

Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno
Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno

selalu.id – Satu santri meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka setelah atap ruang asrama putri di Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, Kabupaten Situbondo, ambruk pada Rabu (29/10/2025) dini hari.

 

Baca Juga: Top 5 Berita: 3 Anggota DPRD Kader Gerindra hingga Kakek Tewas

Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan Kantor Kemenag Situbondo, atap asrama berukuran 48 meter persegi itu roboh sekitar pukul 00.30 WIB akibat hujan deras disertai angin kencang. Saat kejadian, ruangan dihuni oleh 19 santri putri.

 

"Saat kejadian, para santri putri yang berada di dalam asrama langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh KH. Muhammad Hasan Nailul Ilmi beserta pengurus pondok pesantren," ujar Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno, Rabu (29/10/2025) malam.

 

Sebanyak 11 santri dilaporkan luka-luka. Enam di antaranya dirawat di Puskesmas Besuki, empat di RSUD Besuki, dua di antaranya harus menjalani rawat inap, dan satu santri lainnya di RSIA Jatimed.

 

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, kami sangat berduka atas meninggalnya salah satu santri putri, Putri Helmikia Okta Viantika. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 05.37 WIB di RSIA Jatimed dan telah dikebumikan pada pukul 08.00 WIB," tutur Suyitno.

Baca Juga: Hujan Lebat Angin Kencang, Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo Macet 10 Kilo Meter

 

Sebagai bentuk kepedulian, Kemenag akan memberikan bantuan Rp200 juta untuk renovasi asrama pesantren tersebut. Bantuan akan disalurkan langsung oleh Direktur Pesantren, Basnang Said, pada Kamis (30/10/2025).

 

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pihak pesantren dan segera memperbaiki fasilitas yang rusak, sehingga para santri dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman," imbuh Suyitno.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Ia menambahkan, Kemenag akan melakukan pendataan dan evaluasi terhadap kondisi bangunan pesantren di seluruh Indonesia untuk mencegah kejadian serupa.

 

"Kita doakan semoga almarhumah Putri Helmikia Okta Viantika mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan para santri yang luka segera diberikan kesembuhan. Aamiin," pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.