Selasa, 21 Jul 2026 21:59 WIB

Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah
Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah

selalu.id – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyebut santri sebagai jati diri yang terbuka dan entitas kosmopolit. Santri, menurutnya, mampu menjadi jangkar perdamaian serta menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

 

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Pernyataan itu disampaikan Said dalam rangka memperingati Hari Santri 2025 pada Rabu (22/10/2025). Ia menekankan pentingnya peran santri dalam merepresentasikan Islam moderat di mata publik.

 

Said menyoroti pandangan lama yang sering mengaitkan santri dan pesantren dengan kekolotan atau budaya feodal. Ia menegaskan, pesantren kini berkembang pesat dan berakselerasi mengikuti perkembangan zaman. Banyak pesantren berhasil menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan santri dan menunjukkan kemandirian ekonomi yang berdaya saing.

 

Sebagai contoh, Said menyebut Pesantren Sidogiri di Pasuruan yang memiliki jaringan toko ritel di 125 lokasi di Jawa dan Kalimantan. Pesantren itu juga aktif menyerap produk UMKM lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar.

 

Ia juga menyinggung Pesantren Lirboyo di Kediri yang mengembangkan Lirboyo Bakery, pengolahan sampah plastik, dan depo air minum. “Dua contoh ini hanya sebagian kecil dari luasnya potensi ekonomi santri,” ujarnya.

Baca Juga: PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

 

Said menjelaskan, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga keahlian modern seperti komputer, bahasa asing, menjahit, beternak, fotografi, hingga jurnalisme. Ia menilai kehadiran ulama seperti Gus Baha, Gus Muwafiq, dan KH Anwar Zahid di media sosial menjadi bukti bahwa santri mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

 

Ia menambahkan, santri kini tersebar di berbagai bidang profesi tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaannya. Banyak santri berkarier di partai politik nasionalis, organisasi profesi, hingga TNI dan Polri. Beberapa bahkan mencapai posisi jenderal.

Baca Juga: Kisah Menyentuh Rizky Andranata, Dari Bukan Siapa-siapa Kini Masuk PDIP

 

Said mencontohkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai sosok santri yang menjadi pemimpin nasional dan kultural dunia. “Gus Dur menjadi bukti bahwa santri mampu memimpin di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

 

“Selamat Hari Santri 2025,” tutup Said Abdullah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.