Selasa, 20 Okt 2026 21:50 WIB

Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah
Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah

selalu.id – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyebut santri sebagai jati diri yang terbuka dan entitas kosmopolit. Santri, menurutnya, mampu menjadi jangkar perdamaian serta menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

 

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Pernyataan itu disampaikan Said dalam rangka memperingati Hari Santri 2025 pada Rabu (22/10/2025). Ia menekankan pentingnya peran santri dalam merepresentasikan Islam moderat di mata publik.

 

Said menyoroti pandangan lama yang sering mengaitkan santri dan pesantren dengan kekolotan atau budaya feodal. Ia menegaskan, pesantren kini berkembang pesat dan berakselerasi mengikuti perkembangan zaman. Banyak pesantren berhasil menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan santri dan menunjukkan kemandirian ekonomi yang berdaya saing.

 

Sebagai contoh, Said menyebut Pesantren Sidogiri di Pasuruan yang memiliki jaringan toko ritel di 125 lokasi di Jawa dan Kalimantan. Pesantren itu juga aktif menyerap produk UMKM lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar.

 

Ia juga menyinggung Pesantren Lirboyo di Kediri yang mengembangkan Lirboyo Bakery, pengolahan sampah plastik, dan depo air minum. “Dua contoh ini hanya sebagian kecil dari luasnya potensi ekonomi santri,” ujarnya.

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

 

Said menjelaskan, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga keahlian modern seperti komputer, bahasa asing, menjahit, beternak, fotografi, hingga jurnalisme. Ia menilai kehadiran ulama seperti Gus Baha, Gus Muwafiq, dan KH Anwar Zahid di media sosial menjadi bukti bahwa santri mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

 

Ia menambahkan, santri kini tersebar di berbagai bidang profesi tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaannya. Banyak santri berkarier di partai politik nasionalis, organisasi profesi, hingga TNI dan Polri. Beberapa bahkan mencapai posisi jenderal.

Baca Juga: Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

 

Said mencontohkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai sosok santri yang menjadi pemimpin nasional dan kultural dunia. “Gus Dur menjadi bukti bahwa santri mampu memimpin di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

 

“Selamat Hari Santri 2025,” tutup Said Abdullah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.