Senin, 02 Feb 2026 01:21 WIB

Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah
Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah

selalu.id – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyebut santri sebagai jati diri yang terbuka dan entitas kosmopolit. Santri, menurutnya, mampu menjadi jangkar perdamaian serta menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

 

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Pernyataan itu disampaikan Said dalam rangka memperingati Hari Santri 2025 pada Rabu (22/10/2025). Ia menekankan pentingnya peran santri dalam merepresentasikan Islam moderat di mata publik.

 

Said menyoroti pandangan lama yang sering mengaitkan santri dan pesantren dengan kekolotan atau budaya feodal. Ia menegaskan, pesantren kini berkembang pesat dan berakselerasi mengikuti perkembangan zaman. Banyak pesantren berhasil menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan santri dan menunjukkan kemandirian ekonomi yang berdaya saing.

 

Sebagai contoh, Said menyebut Pesantren Sidogiri di Pasuruan yang memiliki jaringan toko ritel di 125 lokasi di Jawa dan Kalimantan. Pesantren itu juga aktif menyerap produk UMKM lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar.

 

Ia juga menyinggung Pesantren Lirboyo di Kediri yang mengembangkan Lirboyo Bakery, pengolahan sampah plastik, dan depo air minum. “Dua contoh ini hanya sebagian kecil dari luasnya potensi ekonomi santri,” ujarnya.

Baca Juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang

 

Said menjelaskan, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga keahlian modern seperti komputer, bahasa asing, menjahit, beternak, fotografi, hingga jurnalisme. Ia menilai kehadiran ulama seperti Gus Baha, Gus Muwafiq, dan KH Anwar Zahid di media sosial menjadi bukti bahwa santri mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

 

Ia menambahkan, santri kini tersebar di berbagai bidang profesi tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaannya. Banyak santri berkarier di partai politik nasionalis, organisasi profesi, hingga TNI dan Polri. Beberapa bahkan mencapai posisi jenderal.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

 

Said mencontohkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai sosok santri yang menjadi pemimpin nasional dan kultural dunia. “Gus Dur menjadi bukti bahwa santri mampu memimpin di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

 

“Selamat Hari Santri 2025,” tutup Said Abdullah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.