Sabtu, 05 Sep 2026 15:15 WIB

Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah
Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah

selalu.id – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyebut santri sebagai jati diri yang terbuka dan entitas kosmopolit. Santri, menurutnya, mampu menjadi jangkar perdamaian serta menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

 

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Pernyataan itu disampaikan Said dalam rangka memperingati Hari Santri 2025 pada Rabu (22/10/2025). Ia menekankan pentingnya peran santri dalam merepresentasikan Islam moderat di mata publik.

 

Said menyoroti pandangan lama yang sering mengaitkan santri dan pesantren dengan kekolotan atau budaya feodal. Ia menegaskan, pesantren kini berkembang pesat dan berakselerasi mengikuti perkembangan zaman. Banyak pesantren berhasil menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan santri dan menunjukkan kemandirian ekonomi yang berdaya saing.

 

Sebagai contoh, Said menyebut Pesantren Sidogiri di Pasuruan yang memiliki jaringan toko ritel di 125 lokasi di Jawa dan Kalimantan. Pesantren itu juga aktif menyerap produk UMKM lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar.

 

Ia juga menyinggung Pesantren Lirboyo di Kediri yang mengembangkan Lirboyo Bakery, pengolahan sampah plastik, dan depo air minum. “Dua contoh ini hanya sebagian kecil dari luasnya potensi ekonomi santri,” ujarnya.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

 

Said menjelaskan, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga keahlian modern seperti komputer, bahasa asing, menjahit, beternak, fotografi, hingga jurnalisme. Ia menilai kehadiran ulama seperti Gus Baha, Gus Muwafiq, dan KH Anwar Zahid di media sosial menjadi bukti bahwa santri mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

 

Ia menambahkan, santri kini tersebar di berbagai bidang profesi tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaannya. Banyak santri berkarier di partai politik nasionalis, organisasi profesi, hingga TNI dan Polri. Beberapa bahkan mencapai posisi jenderal.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

 

Said mencontohkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai sosok santri yang menjadi pemimpin nasional dan kultural dunia. “Gus Dur menjadi bukti bahwa santri mampu memimpin di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

 

“Selamat Hari Santri 2025,” tutup Said Abdullah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.