Minggu, 01 Feb 2026 18:56 WIB

Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

selalu.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny kembali membuka kegiatan belajar mengajar pada Sabtu (18/10/2025), usai musibah ambruknya musala pada Senin (29/9/2025) yang menewaskan 63 santri dan melukai puluhan lainnya.

 

Baca Juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi

Ketua Alumni Ponpes Al-Khoziny, Zaenal Abidin, mengatakan para santri mulai berdatangan kembali ke pondok sejak Jumat (17/10/2025) malam. Fasilitas sementara disiapkan di kampus 2 untuk menampung santri karena area musala dan bangunan utama masih dalam proses investigasi dan dipasangi garis polisi.

 

"Alhamdulillah, malam ini santri-santri sudah mulai kembali. Kami sudah informasikan melalui WA dan telepon, terutama bagi santri yang sedang kuliah, Aliyah, dan Tsanawiyah, sudah bisa kembali ke pondok," ujar Zaenal, Minggu (19/10/2025).

 

Zaenal menyebut kegiatan belajar tetap berjalan meski belum bisa memastikan jumlah santri yang kembali. "Yang terpenting bagi kami adalah memberikan pelayanan pendidikan agar proses belajar mengajar tidak terganggu," tegasnya.

Baca Juga: Kapolda Jatim: Pemda Fasilitasi Kelanjutan Belajar Santri Al-Khoziny

 

Selain memulihkan kegiatan pendidikan, alumni Al-Khoziny juga menyiapkan bantuan bagi korban musibah. Mereka berkomitmen memberikan beasiswa hingga jenjang S2 bagi santri yang mengalami cacat fisik, serta melakukan pendampingan psikologis bagi keluarga korban.

 

"Kami bersama alumni siap mencarikan dana. Untuk korban yang mengalami cacat fisik, akan kami kawal agar mendapatkan beasiswa hingga jenjang S2. Kami juga sudah menyiapkan program trauma healing dengan mendatangi rumah korban," jelas Zaenal.

Baca Juga: Total 58 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi, Tersisa Lima Kantong Jenazah

 

Jaringan alumni Al-Khoziny yang tersebar di berbagai daerah dan luar negeri turut dilibatkan dalam penggalangan bantuan. Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab ambruknya musala tersebut.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.