Sabtu, 06 Jun 2026 07:18 WIB

Utang Rp1,59 Triliun Pemkot Surabaya, DPRD Ingatkan Risiko Jika Efisiensi Gagal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Sep 2025 14:58 WIB

selalu.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajukan pinjaman dalam struktur APBD 2026 memasuki tahap akhir. Dari semula Rp2,9 triliun, besaran pinjaman disepakati turun menjadi Rp1,59 triliun.

 

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menyebut Pemkot masih memiliki ruang fiskal cukup lega meski menanggung beban pinjaman. Hal itu terlihat dari langkah efisiensi belanja wajib tahun 2025.

 

Belanja wajib yang semula Rp10,5 triliun berhasil ditekan menjadi Rp8,5 triliun. Aning menegaskan pemangkasan tidak menyentuh sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, beasiswa, serta insentif RT, RW, dan LPMK.

 

“Yang ditekan lebih pada biaya pembelian alat tulis kantor (ATK). Jadi anggaran untuk kesehatan, pendidikan, beasiswa, serta gaji RT, RW, dan LPMK tetap sama,” jelas Aning, Selasa (30/9/2025).

 

Dengan efisiensi ini, Pemkot diproyeksikan memiliki ruang fiskal tersisa Rp3,9 triliun tiap tahun setelah dikurangi kewajiban pokok pinjaman. Proyeksi sisa ruang fiskal pada 2027 sebesar Rp3,1 triliun, 2028 Rp1,6 triliun, 2029 Rp1,6 triliun, dan 2030 kembali naik Rp3,1 triliun.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

 

Pendapatan daerah juga diprediksi terus meningkat. Pada 2026 ditargetkan Rp11,2 triliun dan 2027 sebesar Rp11,7 triliun. “Rata-rata kenaikan pendapatan daerah konsisten di kisaran Rp400–800 miliar tiap tahun,” terang Aning.

 

Ia menyebut pinjaman Rp1,59 triliun akan difokuskan untuk proyek infrastruktur strategis, seperti pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), penanganan banjir, penerangan jalan umum (PJU), serta infrastruktur lingkungan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

 

“Kalau JLLB rampung 2026, dampak ekonominya luar biasa. Konektivitas ke kawasan Gerbangkertosusila lebih lancar, sehingga potensi fiskal kota juga meningkat,” ungkapnya.

 

Namun Banggar DPRD tetap mengingatkan agar efisiensi belanja wajib benar-benar nyata, bukan hanya angka di atas kertas. “Kami akan mengawasi ketat saat pembahasan RAPBD murni 2026,” tegas Aning.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.