Minggu, 06 Sep 2026 17:53 WIB

Satu Santri Meninggal dan Puluhan Luka, Evakuasi Ponpes Al Khoziny Masih Berlangsung

selalu.id – Proses evakuasi korban ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih berlangsung hingga Senin malam (29/9/2025). Insiden terjadi saat 172 santri melaksanakan shalat di aula, menyebabkan puluhan luka-luka dan dua santri meninggal.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Hingga pukul 19.00 WIB, petugas gabungan berhasil mengevakuasi 38 santri yang luka-luka. Korban dibawa ke RSUD Notopuro Sidoarjo dan RS Siti Hajar untuk perawatan intensif.

 

Bupati Sidoarjo, Subandi, yang berada di lokasi, menjelaskan bahwa ambulans dan alat berat disiagakan tak lama setelah insiden. Petugas SAR dan pemadam kebakaran terus berupaya menjangkau korban yang masih terperangkap di reruntuhan beton.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

"Alat-alat berat dan ambulans masih terus mencari korban yang ada di dalam," ujar Bupati Subandi.

 

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas bekerja hati-hati menembus celah reruntuhan yang gelap dan berbahaya. Lampu sorot diterapkan untuk membantu pencarian. Setiap korban yang ditemukan segera dibawa ke ambulans menuju rumah sakit.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab ambruknya aula Ponpes Al Khoziny belum diketahui. Pihak berwenang masih menyelidiki insiden ini lebih lanjut.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.