Kamis, 22 Okt 2026 00:56 WIB

Satu Santri Meninggal dan Puluhan Luka, Evakuasi Ponpes Al Khoziny Masih Berlangsung

selalu.id – Proses evakuasi korban ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih berlangsung hingga Senin malam (29/9/2025). Insiden terjadi saat 172 santri melaksanakan shalat di aula, menyebabkan puluhan luka-luka dan dua santri meninggal.

 

Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Hingga pukul 19.00 WIB, petugas gabungan berhasil mengevakuasi 38 santri yang luka-luka. Korban dibawa ke RSUD Notopuro Sidoarjo dan RS Siti Hajar untuk perawatan intensif.

 

Bupati Sidoarjo, Subandi, yang berada di lokasi, menjelaskan bahwa ambulans dan alat berat disiagakan tak lama setelah insiden. Petugas SAR dan pemadam kebakaran terus berupaya menjangkau korban yang masih terperangkap di reruntuhan beton.

 

Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

"Alat-alat berat dan ambulans masih terus mencari korban yang ada di dalam," ujar Bupati Subandi.

 

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas bekerja hati-hati menembus celah reruntuhan yang gelap dan berbahaya. Lampu sorot diterapkan untuk membantu pencarian. Setiap korban yang ditemukan segera dibawa ke ambulans menuju rumah sakit.

Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab ambruknya aula Ponpes Al Khoziny belum diketahui. Pihak berwenang masih menyelidiki insiden ini lebih lanjut.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.