Satu Santri Meninggal dan Puluhan Luka, Evakuasi Ponpes Al Khoziny Masih Berlangsung
- Penulis : Dony Maulana
- | Senin, 29 Sep 2025 21:08 WIB
selalu.id – Proses evakuasi korban ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih berlangsung hingga Senin malam (29/9/2025). Insiden terjadi saat 172 santri melaksanakan shalat di aula, menyebabkan puluhan luka-luka dan dua santri meninggal.
Baca Juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka
Hingga pukul 19.00 WIB, petugas gabungan berhasil mengevakuasi 38 santri yang luka-luka. Korban dibawa ke RSUD Notopuro Sidoarjo dan RS Siti Hajar untuk perawatan intensif.
Bupati Sidoarjo, Subandi, yang berada di lokasi, menjelaskan bahwa ambulans dan alat berat disiagakan tak lama setelah insiden. Petugas SAR dan pemadam kebakaran terus berupaya menjangkau korban yang masih terperangkap di reruntuhan beton.
Baca Juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia
"Alat-alat berat dan ambulans masih terus mencari korban yang ada di dalam," ujar Bupati Subandi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas bekerja hati-hati menembus celah reruntuhan yang gelap dan berbahaya. Lampu sorot diterapkan untuk membantu pencarian. Setiap korban yang ditemukan segera dibawa ke ambulans menuju rumah sakit.
Baca Juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar
Hingga berita ini diturunkan, penyebab ambruknya aula Ponpes Al Khoziny belum diketahui. Pihak berwenang masih menyelidiki insiden ini lebih lanjut.
Editor : Ading
