Kamis, 04 Jun 2026 04:49 WIB

Tenang saat Mutilasi, Pelaku Pembunuhan Alvi adalah Mantan Jagal Hewan

Pelaku bernama Alvi Maulana (24)
Pelaku bernama Alvi Maulana (24)

selalu.id – Fakta baru terungkap dalam kasus mutilasi yang menggemparkan Mojokerto. Pelaku bernama Alvi Maulana (24), warga Labuhanbatu, Sumatera Utara, diketahui pernah menjadi jagal hewan kurban saat Iduladha.

 

Baca Juga: Melihat Dari Dekat Penganiayaan hingga Pembunuhan Istri dan Mertua di Mojokerto

Pengalaman itu diduga membuatnya lebih tenang dan terampil saat memotong tubuh kekasihnya sendiri, Tiara Angelina Saraswati (25), warga Lamongan.

 

Peristiwa bermula pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Saat itu, Alvi terkunci di luar kamar kos korban di kawasan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Setelah diizinkan masuk, ia mengambil pisau dapur dari lantai bawah, lalu menusuk leher kanan korban yang duduk di tepi kasur.

 

Tusukan dalam membuat korban seketika tidak berdaya. Setelah memastikan korban meninggal, Alvi menyeret tubuh korban ke kamar mandi untuk dimutilasi. Ia memotong bagian tubuh korban menggunakan pisau dapur dan pisau besar. Untuk bagian kepala, ia memukul dengan palu dan memotong tulang dengan gunting baja.

 

“Agar tidak terdengar tetangga, pelaku memotong tubuh korban di dalam kamar mandi,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto saat konferensi pers, Senin (8/9/2025).

 

Ihram menjelaskan, Alvi menggunakan pisau dapur untuk menusuk, pisau besar untuk memotong, palu untuk menghancurkan bagian kepala, serta gunting baja untuk tulang besar.

 

Setelah tubuh korban terpotong, Alvi memasukkan bagian-bagian itu ke dalam tas merah dan kantong plastik. Pada pukul 04.00 WIB, ia berangkat ke kawasan Pacet, Mojokerto, menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Tak Sampai Setengah Hari, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Sukomanunggal

 

Potongan tubuh korban kemudian dibuang di dua titik berbeda sepanjang Jalan Raya Pacet–Batu. Polisi menemukan bagian tubuh terpisah hingga berjarak sekitar 100 meter.

 

“Cara pelaku membuang sambil berjalan membawa tas, kemudian dilempar dan dicecer di pinggir jalan,” ujar Kapolres.

 

Untuk menemukan seluruh potongan tubuh, polisi mengerahkan puluhan personel dibantu Unit Satwa Ditsamapta Polda Jatim. Penyisiran dalam radius 200 meter berhasil mengungkap identitas korban sekaligus memperkuat bukti kejahatan pelaku.

Baca Juga: Sekuriti Perumahan di Surabaya Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

 

Fakta lain terungkap, Alvi dan Tiara menjalin hubungan asmara sejak kuliah, selama empat tahun. Namun, hubungan keduanya belakangan dilanda konflik asmara dan tekanan ekonomi hingga memicu pelaku bertindak brutal.

 

“Setelah melakukan pembunuhan dan mutilasi, pelaku tetap beraktivitas seperti biasa. Namun akhirnya berhasil kami amankan dengan tindakan tegas terukur,” jelas Kapolres.

 

Kini, Alvi Maulana ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini masih ditangani Polres Mojokerto sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.