Selasa, 03 Feb 2026 16:07 WIB

Tenang saat Mutilasi, Pelaku Pembunuhan Alvi adalah Mantan Jagal Hewan

Pelaku bernama Alvi Maulana (24)
Pelaku bernama Alvi Maulana (24)

selalu.id – Fakta baru terungkap dalam kasus mutilasi yang menggemparkan Mojokerto. Pelaku bernama Alvi Maulana (24), warga Labuhanbatu, Sumatera Utara, diketahui pernah menjadi jagal hewan kurban saat Iduladha.

 

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan di Wonokusumo, Tersangka Utama Ditangkap di Sampang

Pengalaman itu diduga membuatnya lebih tenang dan terampil saat memotong tubuh kekasihnya sendiri, Tiara Angelina Saraswati (25), warga Lamongan.

 

Peristiwa bermula pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Saat itu, Alvi terkunci di luar kamar kos korban di kawasan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Setelah diizinkan masuk, ia mengambil pisau dapur dari lantai bawah, lalu menusuk leher kanan korban yang duduk di tepi kasur.

 

Tusukan dalam membuat korban seketika tidak berdaya. Setelah memastikan korban meninggal, Alvi menyeret tubuh korban ke kamar mandi untuk dimutilasi. Ia memotong bagian tubuh korban menggunakan pisau dapur dan pisau besar. Untuk bagian kepala, ia memukul dengan palu dan memotong tulang dengan gunting baja.

 

“Agar tidak terdengar tetangga, pelaku memotong tubuh korban di dalam kamar mandi,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto saat konferensi pers, Senin (8/9/2025).

 

Ihram menjelaskan, Alvi menggunakan pisau dapur untuk menusuk, pisau besar untuk memotong, palu untuk menghancurkan bagian kepala, serta gunting baja untuk tulang besar.

 

Setelah tubuh korban terpotong, Alvi memasukkan bagian-bagian itu ke dalam tas merah dan kantong plastik. Pada pukul 04.00 WIB, ia berangkat ke kawasan Pacet, Mojokerto, menggunakan sepeda motor.

Baca Juga: Pria Tewas Dengan Luka Bacok di Wonokusumo Surabaya, Identitas Belum Diketahui

 

Potongan tubuh korban kemudian dibuang di dua titik berbeda sepanjang Jalan Raya Pacet–Batu. Polisi menemukan bagian tubuh terpisah hingga berjarak sekitar 100 meter.

 

“Cara pelaku membuang sambil berjalan membawa tas, kemudian dilempar dan dicecer di pinggir jalan,” ujar Kapolres.

 

Untuk menemukan seluruh potongan tubuh, polisi mengerahkan puluhan personel dibantu Unit Satwa Ditsamapta Polda Jatim. Penyisiran dalam radius 200 meter berhasil mengungkap identitas korban sekaligus memperkuat bukti kejahatan pelaku.

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Mahasiswi UMM, Tersangka Sekap Korban dari Probolinggo

 

Fakta lain terungkap, Alvi dan Tiara menjalin hubungan asmara sejak kuliah, selama empat tahun. Namun, hubungan keduanya belakangan dilanda konflik asmara dan tekanan ekonomi hingga memicu pelaku bertindak brutal.

 

“Setelah melakukan pembunuhan dan mutilasi, pelaku tetap beraktivitas seperti biasa. Namun akhirnya berhasil kami amankan dengan tindakan tegas terukur,” jelas Kapolres.

 

Kini, Alvi Maulana ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini masih ditangani Polres Mojokerto sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.