Rabu, 04 Feb 2026 05:24 WIB

Polisi Tangkap Pelaku KDRT Viral di Surabaya

Interogasi pelaku KDRT di Surabaya
Interogasi pelaku KDRT di Surabaya

selalu.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap AAS (40), pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang aksinya viral di media sosial. Penangkapan diumumkan melalui akun Instagram resmi @humaspolrestabessby.

 

Baca Juga: Kasus KDRT Surabaya Naik Penyidikan, Korban Tolak Mediasi

Dalam unggahan tersebut, polisi menyebut AAS diamankan setelah aksinya terhadap istrinya, IGF (32), terekam CCTV rumah dan beredar luas di media sosial. Video memperlihatkan AAS menampar, menjambak, mencekik, hingga mencakar korban, bahkan di depan anak-anak mereka.

 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, turut menginterogasi AAS. Ia menegaskan tindakan pelaku di depan anak berpotensi merusak kondisi psikologis mereka.

“Kamu mikirin nggak psikologisnya anakmu, kayak apa jadinya?” ujar Luthfie.

Baca Juga: Viral Video KDRT di Surabaya, Istri Laporkan Suami ke Polrestabes

 

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut AAS masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit PPA.

 

Baca Juga: Pendeta di Surabaya Ditetapkan Tersangka Kasus KDRT

Kuasa hukum korban, Andrian Dimas Prakoso, menambahkan bahwa IGF telah mengalami KDRT sejak 2023. “Semua bukti jelas, ada CCTV yang merekam tindakan kekerasan itu,” kata Andrian.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.