Minggu, 01 Feb 2026 22:11 WIB

Kasus KDRT Surabaya Naik Penyidikan, Korban Tolak Mediasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Agu 2025 17:59 WIB
Kuasa hukum korban, Andrian Dimas Prakoso
Kuasa hukum korban, Andrian Dimas Prakoso

selalu.id – Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Surabaya resmi naik ke tahap penyidikan. Korban, seorang ibu muda berinisial IGF, disebut mengalami kekerasan puluhan kali sejak 2023 hingga 2025.

 

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku KDRT Viral di Surabaya

Kuasa hukum korban, Andrian Dimas Prakoso, menyampaikan laporan IGF di Polrestabes Surabaya telah memenuhi unsur pidana. “Dengan naiknya ke penyidikan berarti ada dugaan tindak pidana. Tinggal menunggu penetapan tersangka,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

 

Hingga kini status hukum AAS, suami IGF, belum berubah meski sempat diamankan Unit PPA Polrestabes Surabaya. AAS dipulangkan usai pemeriksaan pada malam harinya.

 

Menurut Andrian, IGF memperkirakan sudah sekitar 20 kali mendapat perlakuan kasar, termasuk saat hamil tujuh bulan. Bentuk kekerasan meliputi tamparan, jambakan, cekikan, cakaran, hingga dorongan, sebagian dilakukan di depan anak. Seluruh aksi terekam CCTV dan menjadi barang bukti.

 

Baca Juga: Viral Video KDRT di Surabaya, Istri Laporkan Suami ke Polrestabes

Ia menambahkan, korban perlu menjalani visum psikis dan psikiatrum. Luka fisik masih terlihat di tangan IGF, namun dikhawatirkan ada luka dalam yang tidak tampak.

 

Saat ini, IGF mendapat pendampingan dari Pemkot Surabaya melalui Dinas DP3APPKB, termasuk asesmen psikologis untuk pemulihan mental. Laporan juga diteruskan ke Kementerian PPPA.

 

Baca Juga: Pendeta di Surabaya Ditetapkan Tersangka Kasus KDRT

Terkait mediasi, korban menolak. “Yang diinginkan klien kami hanya kepastian hukum. Penetapan tersangka dan penahanan pelaku,” tegas Andrian.

 

Meski penetapan tersangka belum dilakukan, Andrian mengapresiasi langkah cepat penyidik Polrestabes Surabaya. “Komitmen aparat menjadi kunci agar kasus KDRT ini mendapat kepastian hukum,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.