Kamis, 06 Agu 2026 06:56 WIB

Kasus KDRT Surabaya Naik Penyidikan, Korban Tolak Mediasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Agu 2025 17:59 WIB
Kuasa hukum korban, Andrian Dimas Prakoso
Kuasa hukum korban, Andrian Dimas Prakoso

selalu.id – Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Surabaya resmi naik ke tahap penyidikan. Korban, seorang ibu muda berinisial IGF, disebut mengalami kekerasan puluhan kali sejak 2023 hingga 2025.

 

Baca Juga: Kejari Surabaya Bekuk Buronan Kasus KDRT yang Kabur 5 Tahun

Kuasa hukum korban, Andrian Dimas Prakoso, menyampaikan laporan IGF di Polrestabes Surabaya telah memenuhi unsur pidana. “Dengan naiknya ke penyidikan berarti ada dugaan tindak pidana. Tinggal menunggu penetapan tersangka,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

 

Hingga kini status hukum AAS, suami IGF, belum berubah meski sempat diamankan Unit PPA Polrestabes Surabaya. AAS dipulangkan usai pemeriksaan pada malam harinya.

 

Menurut Andrian, IGF memperkirakan sudah sekitar 20 kali mendapat perlakuan kasar, termasuk saat hamil tujuh bulan. Bentuk kekerasan meliputi tamparan, jambakan, cekikan, cakaran, hingga dorongan, sebagian dilakukan di depan anak. Seluruh aksi terekam CCTV dan menjadi barang bukti.

 

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku KDRT Viral di Surabaya

Ia menambahkan, korban perlu menjalani visum psikis dan psikiatrum. Luka fisik masih terlihat di tangan IGF, namun dikhawatirkan ada luka dalam yang tidak tampak.

 

Saat ini, IGF mendapat pendampingan dari Pemkot Surabaya melalui Dinas DP3APPKB, termasuk asesmen psikologis untuk pemulihan mental. Laporan juga diteruskan ke Kementerian PPPA.

 

Baca Juga: Viral Video KDRT di Surabaya, Istri Laporkan Suami ke Polrestabes

Terkait mediasi, korban menolak. “Yang diinginkan klien kami hanya kepastian hukum. Penetapan tersangka dan penahanan pelaku,” tegas Andrian.

 

Meski penetapan tersangka belum dilakukan, Andrian mengapresiasi langkah cepat penyidik Polrestabes Surabaya. “Komitmen aparat menjadi kunci agar kasus KDRT ini mendapat kepastian hukum,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Salah satu kasus yang jadi perhatian adalah seorang mahasiswi di kawasan Wonokromo yang terancam menghentikan kuliahnya meski memiliki prestasi akademik tinggi.