Selasa, 27 Okt 2026 16:51 WIB

Kasus Pembunuhan Calon Istri di Hotel Double Tree, Pelaku Dijatuhi Hukuman 10 Tahun

Sidang putusan kasus pembunuhan di Hotel Double Tree
Sidang putusan kasus pembunuhan di Hotel Double Tree

selalu.id – Muhammad Ilham Pratama (25) dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya atas kasus pembunuhan calon istrinya, Ma’arifatul Ainiyah (23). Putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Abu Achmad Sidqi Amsya dalam sidang, Kamis (14/8/2025).

 

Baca Juga: Keji! Pembunuh Ibu dan Anak asal Bogor Sempat Dampingi Keluarga Korban Lapor Polisi

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 10 tahun," kata hakim.

 

Kasus ini terjadi pada 16 Januari 2025 di kamar 1611 Hotel Double Tree, Jalan Tunjungan, Surabaya. Jaksa Penuntut Umum Ahmad Muzakki menjelaskan, Ilham emosi setelah menemukan foto dan video korban bersama mantan kekasihnya di ponsel korban.

 

Ilham kemudian mencekik dan membekap korban hingga tewas. Setelah itu, ia menghubungi temannya untuk mengaku telah melakukan pembunuhan, lalu menyerahkan diri ke Polsek Tegalsari.

Baca Juga: Rebutan Janda, Dua Pria di Kendal Duel Berdarah Hingga 1 Tewas

 

Hasil visum RS Bhayangkara menunjukkan korban meninggal akibat asfiksia atau mati lemas karena pencekikan, dengan luka lecet dan memar di leher serta dada.

 

Baca Juga: Enam Saksi Diperiksa, Pembunuhan di Toko Bangunan Menguat ke Motif Cemburu

Penasihat hukum terdakwa, Ferdiansyah, menyatakan menerima putusan tersebut. "Kami menerima hasil ini karena perbuatan terdakwa sangat kejam, membunuh calon istrinya sendiri," ujarnya.

 

Sebelumnya, JPU menuntut hukuman 13 tahun penjara. Kasus ini menarik perhatian publik karena terjadi di hotel mewah di pusat Kota Surabaya dan melibatkan hubungan pasangan yang akan menikah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gegara Utang Istri, Pria Bacok Penagih di Mojokerto

Petugas menyebut Joss menderita empat luka tusuk di perut, serta luka di dada dan pundak.

Pemkot Surabaya Temukan Masalah, Pembangunan Kos 6 Lantai di Benowo Disetop

Pemeriksaan dilakukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) bersama Satpol PP Surabaya setelah adanya laporan warga.

Suami Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan bermula saat pelaku menerima telepon dari istri sahnya yang meminta dijemput di stasiun.

Polisi Ungkap Suami yang Bunuh Istri Siri dan Anaknya di Madiun Miliki IQ di Atas Rata-rata

"Tersangka ini bersifat superior," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing.

Motif Dibalik Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: Jenazah Dimutilasi, Dibakar dan Digiling

Anak korban yang berusia 4 tahun juga dihabisi dengan cara yang sama di dalam kendaraan pelaku.

Dibekuk Persebaya 3-1, Pelatih Madura United Soroti Keputusan Wasit

Meski menyayangkan keputusan wasit, Ze Gomes tetap mengakui keunggulan Bajul Ijo di 45 menit awal.