Selasa, 03 Feb 2026 16:48 WIB

Rekat Peduli Indonesia Terima Hibah untuk Bantu Penganggulangan TBC

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Feb 2022 15:40 WIB
Anggota Rekat Peduli Indonesia
Anggota Rekat Peduli Indonesia

selalu.id - Rekat Peduli Indonesia yang merupakan organisasi penyintas Pasien TBC Resisten Obat di Kota Surabaya mendapatkan Hibah dari Stop TB Patnership Global melalui program CFCS (Challenge Facility For Civil Society) Periode 10 yang berfokus memberikan penguatan kapasitas organisasi penyintas.

Hibah dengan tema SAFE TB (Strengthening Affected Community To End TB) yaitu Penguatan Komunitas Terdampak Untuk Mengakhiri TB. Rencananya akan digunakan untuk berkolaborasi dengan pemerintah pada program penanggulangan TBC yang akan bekerja pada area Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Baca Juga: Lawan TBC, Surabaya Torehkan Rekor MURI Lewat 1.361 RW

Hibah ini adalah program tahunan dari Stop TB Patnership Global period ke yang di berikan ke 27 Negara dan di Indonesia ada 3 organisasi diantaranya Penabulu, JIP (Jaringan Indonesia Positif) dan Rekat Peduli Indonesia. Hal ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi organisasi penyintas karena Rekat adalah organisasi penyintas TBC pertama berasal dari daerah yang mendapatkan kepercayaan untuk menerima hibah ini.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Digelar di Sekolah, Sasar 242 Ribu Siswa Surabaya

Ketua Yayasan Rekat Peduli Indonesia, Ani Herna Sari mengatakan bahwa hibah ini akan dipergunakan untuk Penguatan kapasitas organisasi penyintas TBC.
Hibah ini juga akan memberikan pelatihan tentang sensitisasi HAM dan Gender, Pemberdayaan ekonomi Pasien dan Penyintas dengan pelatihan Batik, Pembuatan asesories dari manik-manik dan juga pembuatan telur asin. Program ini juga akan akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan terkait, Dinkesprov dan juga pemangku kepentingan lainnya.

Rekat sudah berdiri sejak 2014 dan kemudian pada tahun 2015 sudah berbadan hukum dengan nama Perkumpulan Rekat Surabaya. Mengingat kebutuhan organisasi yang semakin meningkat sehingga pada tahun 2021 Rekat harus mendaftarkan lagi organisasi dengan tanpa mengurangi maksud dan tujuan. Sehingga terbentuklah Yayasan Rekat Peduli Indonesia dengan SK KEMENKUMHAM NO. AHU-0029914.AH.01.04 Tahun 2021.

Baca Juga: Anggaran Kesehatan Timpang, Banggar Desak Fokus ke Pencegahan

Rekat Peduli Indonesia mempunyai visi Indonesia bebas TBC dan misi mengurangi laju TB di Indonesia, menghilangkan stigma dan diskriminasi pada pasien TBC. Salah satu upaya yang telah dilakukan Rekat untuk mewujudkan visi dan misi tersebut adalah terlibat dalam pendampingan pasien TBC RO di Kota Surabaya sejak tahun 2016. Saat ini Rekat memiliki 20 pendamping pasien di bawah Dinas Kesehatan Surabaya dan telah mendampingi pasien sebanyak 461 pasien sejak tahun 2016. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.