Kamis, 23 Jul 2026 15:44 WIB

Bantah Isu Proyek Geothermal Rusak Tanah, Pertamina Beberkan Data dan Teknologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Jul 2025 17:14 WIB
Foto: Konferensi Pers Analyst II Government Relation Corporate Communication and Stakeholder Pertamina New & Renewable, Arif Mulizar Arif
Foto: Konferensi Pers Analyst II Government Relation Corporate Communication and Stakeholder Pertamina New & Renewable, Arif Mulizar Arif

selalu.id – PT Pertamina New & Renewable Energy membantah isu bahwa eksplorasi energi panas bumi (geothermal) merusak struktur tanah. Melalui Analyst II Government Relation Corporate Communication and Stakeholder, Arif Mulizar, Pertamina menegaskan bahwa pemboran panas bumi tidak menggerus tanah dan tidak menyebabkan gempa bumi.

 

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

“Kalau ada yang bilang eksplorasi geotermal merusak struktur tanah, kita harus cek dulu. Tanah yang mana yang rusak? Bentuk kerusakannya seperti apa? Konsep pemboran panas bumi itu hanya melubangi bumi untuk mengambil sumber panas, bukan mengambil material atau menggerus tanah,” kata Arif dalam konferensi pers di Regantris Cendana, Surabaya, Rabu (30/7/2025).

 

Arif menjelaskan, sumber geotermal biasanya berada di dekat gunung berapi atau sumber panas bumi lain yang rawan gempa vulkanik. Hal ini, menurutnya, sering memunculkan anggapan keliru bahwa aktivitas pembangkitan energi geothermal memicu gempa.

 

“Padahal, gempa di kawasan itu memang karena kondisi alamnya. Tidak ada tambahan gerakan gempa dari produksi geothermal,” ujarnya.

 

Arif mengakui bahwa literasi publik soal geotermal masih rendah. Namun, pihaknya mengklaim telah melakukan sosialisasi secara masif, terutama di wilayah yang akan dikembangkan.

 

“Indonesia ini luas sekali. Budaya literasi kita juga harus ditingkatkan bersama-sama. Kita selalu upayakan sosialisasi sebaik mungkin,” ujarnya.

 

Baca Juga: Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

Arif menambahkan, pengembangan geothermal dilakukan secara bertahap, dimulai dari eksplorasi. Jika titik pertama tidak menemukan sumber panas, itu menjadi petunjuk untuk menentukan lokasi lain yang lebih potensial.

 

“Sekarang teknologinya sudah canggih. Kalau titik pertama kosong, bisa jadi sumbernya ada 500 meter atau 1 kilometer dari situ,” tambahnya.

 

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru yang disebut paling hijau di era Presiden Prabowo, target energi terbarukan mencapai 76 persen pada 2034. Untuk geothermal, target Pertamina Geothermal Energy sebesar 1 gigawatt, dengan capaian saat ini sekitar 700 megawatt.

 

Baca Juga: Setelah Cek Nota Pembelian BBM, Netizen Sadari Harga Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

“Artinya kita masih mengejar 300 megawatt lagi,” ujar Arif.

 

Saat ini, Pertamina telah mengembangkan enam lokasi proyek geothermal: di Lampung, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan dua titik di Jawa Barat.

 

“Di Lampung saja, kapasitasnya 220 megawatt dan mampu menyuplai sekitar 23 persen kebutuhan listrik provinsi tersebut,” tutupnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.