Sabtu, 24 Okt 2026 02:48 WIB

Bantah Isu Proyek Geothermal Rusak Tanah, Pertamina Beberkan Data dan Teknologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Jul 2025 17:14 WIB
Foto: Konferensi Pers Analyst II Government Relation Corporate Communication and Stakeholder Pertamina New & Renewable, Arif Mulizar Arif
Foto: Konferensi Pers Analyst II Government Relation Corporate Communication and Stakeholder Pertamina New & Renewable, Arif Mulizar Arif

selalu.id – PT Pertamina New & Renewable Energy membantah isu bahwa eksplorasi energi panas bumi (geothermal) merusak struktur tanah. Melalui Analyst II Government Relation Corporate Communication and Stakeholder, Arif Mulizar, Pertamina menegaskan bahwa pemboran panas bumi tidak menggerus tanah dan tidak menyebabkan gempa bumi.

 

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

“Kalau ada yang bilang eksplorasi geotermal merusak struktur tanah, kita harus cek dulu. Tanah yang mana yang rusak? Bentuk kerusakannya seperti apa? Konsep pemboran panas bumi itu hanya melubangi bumi untuk mengambil sumber panas, bukan mengambil material atau menggerus tanah,” kata Arif dalam konferensi pers di Regantris Cendana, Surabaya, Rabu (30/7/2025).

 

Arif menjelaskan, sumber geotermal biasanya berada di dekat gunung berapi atau sumber panas bumi lain yang rawan gempa vulkanik. Hal ini, menurutnya, sering memunculkan anggapan keliru bahwa aktivitas pembangkitan energi geothermal memicu gempa.

 

“Padahal, gempa di kawasan itu memang karena kondisi alamnya. Tidak ada tambahan gerakan gempa dari produksi geothermal,” ujarnya.

 

Arif mengakui bahwa literasi publik soal geotermal masih rendah. Namun, pihaknya mengklaim telah melakukan sosialisasi secara masif, terutama di wilayah yang akan dikembangkan.

 

“Indonesia ini luas sekali. Budaya literasi kita juga harus ditingkatkan bersama-sama. Kita selalu upayakan sosialisasi sebaik mungkin,” ujarnya.

 

Baca Juga: Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

Arif menambahkan, pengembangan geothermal dilakukan secara bertahap, dimulai dari eksplorasi. Jika titik pertama tidak menemukan sumber panas, itu menjadi petunjuk untuk menentukan lokasi lain yang lebih potensial.

 

“Sekarang teknologinya sudah canggih. Kalau titik pertama kosong, bisa jadi sumbernya ada 500 meter atau 1 kilometer dari situ,” tambahnya.

 

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru yang disebut paling hijau di era Presiden Prabowo, target energi terbarukan mencapai 76 persen pada 2034. Untuk geothermal, target Pertamina Geothermal Energy sebesar 1 gigawatt, dengan capaian saat ini sekitar 700 megawatt.

 

Baca Juga: Setelah Cek Nota Pembelian BBM, Netizen Sadari Harga Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

“Artinya kita masih mengejar 300 megawatt lagi,” ujar Arif.

 

Saat ini, Pertamina telah mengembangkan enam lokasi proyek geothermal: di Lampung, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan dua titik di Jawa Barat.

 

“Di Lampung saja, kapasitasnya 220 megawatt dan mampu menyuplai sekitar 23 persen kebutuhan listrik provinsi tersebut,” tutupnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.