Kamis, 04 Jun 2026 17:01 WIB

Pertamina Periksa 300 SPBU di Jawa Timur, Tak Ditemukan Pertalite Bermasalah

selalu.id – Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait isu kualitas Pertalite di Jawa Timur. Sinergi dilakukan bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) serta akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memastikan mutu bahan bakar sesuai standar.

 

Baca Juga: Tanggapi Aksi Protes Sopir Truk, Pertamina Klaim Hanya Terapkan Kebijakan Pemerintah

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mengawasi kualitas BBM.

"Kami menyadari ini semua adalah bentuk perhatian dan kecintaan masyarakat kepada Pertamina agar terus berbenah menjadi lebih baik," ujarnya, Jumat (31/10/2025) petang.

 

Pertamina Patra Niaga telah memeriksa hampir 300 SPBU di jalur pantura Jawa Timur, mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang. Pengujian dilakukan bersama Lemigas yang memiliki kewenangan menentukan mutu BBM.

 

Koordinator Pengujian Lemigas, Cahyo Setyo Wibowo, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan pada tangki pengirim, tangki pendam SPBU, dan nozzle dispenser.

"Lemigas sebagai laboratorium independen akan terus menjaga independensinya dan menyampaikan hasil uji apa adanya," tegasnya.

 

Dari hasil uji laboratorium, Cahyo memastikan bahwa Pertalite di Jawa Timur memenuhi ketentuan pemerintah.

"Sampai hari ini didapatkan hasil yang secara legal adalah on specification atau sesuai dengan SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017 untuk produk Pertalite," ujarnya.

Baca Juga: Negosiasi Alot, Ratusan Sopit Truk Masih Bertahan di Depan Kantor Pertamina Patra Niaga Surabaya

 

Sementara itu, pakar teknik kimia ITS, Prof. Renanto, menjelaskan secara teori bahwa air dan bahan bakar tidak dapat saling melarutkan.

"Hidrokarbon dan air memiliki rumus kimia berbeda, sehingga Pertalite yang sesuai standar pasti bebas dari kandungan air," jelasnya.

 

Ia menambahkan, Pertalite tetap aman digunakan selama kendaraan sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang direkomendasikan pabrikan.

 

Baca Juga: Pemkab Jember Rapat Darurat dengan Pertamina Antisipasi Kelangkaan BBM

Dalam kesempatan yang sama, Juanda, perwakilan bengkel otomotif, menilai gejala “brebet” pada kendaraan sering kali disebabkan faktor teknis.

"Jangan panik dulu, bisa jadi masalahnya hanya pada busi, injektor, atau pompa bensin. Sesuaikan saja bahan bakar dengan rekomendasi di buku petunjuk kendaraan," ujarnya.

 

Pertamina Patra Niaga berharap, melalui kerja sama dengan Lemigas dan kalangan akademik, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Pertalite dapat terjaga.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.