Jumat, 06 Nov 2026 18:36 WIB

Pertamina Periksa 300 SPBU di Jawa Timur, Tak Ditemukan Pertalite Bermasalah

selalu.id – Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait isu kualitas Pertalite di Jawa Timur. Sinergi dilakukan bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) serta akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memastikan mutu bahan bakar sesuai standar.

 

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mengawasi kualitas BBM.

"Kami menyadari ini semua adalah bentuk perhatian dan kecintaan masyarakat kepada Pertamina agar terus berbenah menjadi lebih baik," ujarnya, Jumat (31/10/2025) petang.

 

Pertamina Patra Niaga telah memeriksa hampir 300 SPBU di jalur pantura Jawa Timur, mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang. Pengujian dilakukan bersama Lemigas yang memiliki kewenangan menentukan mutu BBM.

 

Koordinator Pengujian Lemigas, Cahyo Setyo Wibowo, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan pada tangki pengirim, tangki pendam SPBU, dan nozzle dispenser.

"Lemigas sebagai laboratorium independen akan terus menjaga independensinya dan menyampaikan hasil uji apa adanya," tegasnya.

 

Dari hasil uji laboratorium, Cahyo memastikan bahwa Pertalite di Jawa Timur memenuhi ketentuan pemerintah.

"Sampai hari ini didapatkan hasil yang secara legal adalah on specification atau sesuai dengan SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017 untuk produk Pertalite," ujarnya.

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

 

Sementara itu, pakar teknik kimia ITS, Prof. Renanto, menjelaskan secara teori bahwa air dan bahan bakar tidak dapat saling melarutkan.

"Hidrokarbon dan air memiliki rumus kimia berbeda, sehingga Pertalite yang sesuai standar pasti bebas dari kandungan air," jelasnya.

 

Ia menambahkan, Pertalite tetap aman digunakan selama kendaraan sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang direkomendasikan pabrikan.

 

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

Dalam kesempatan yang sama, Juanda, perwakilan bengkel otomotif, menilai gejala “brebet” pada kendaraan sering kali disebabkan faktor teknis.

"Jangan panik dulu, bisa jadi masalahnya hanya pada busi, injektor, atau pompa bensin. Sesuaikan saja bahan bakar dengan rekomendasi di buku petunjuk kendaraan," ujarnya.

 

Pertamina Patra Niaga berharap, melalui kerja sama dengan Lemigas dan kalangan akademik, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Pertalite dapat terjaga.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Jatim, Omzetnya Setahun Ugal-ugalan

Dalam ungkap ini, petugas juga menemukan berbagai produk berupa krim, losion, dan toner yang dikemas dalam wadah polos tanpa label maupun izin edar.

Asa Baru Kebangkitan Jaranan Pogogan Nganjuk

Jaranan Pogogan mengisahkan perjalanan prajurit dari Bantarangin, Ponorogo, menuju Kediri untuk melamar Putri Kediri Dewi Songgolangit.

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.

DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

selalu.id — Anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur mitigasi bencana Gunung Semeru, m

Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Infrastruktur tersebut dirancang mengalirkan debit air hingga 23 meter kubik per detik.

DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi D DPRD Surabaya saat membahas RAPBD 2027 bersama jajaran OPD.