Selasa, 21 Jul 2026 13:34 WIB

Pertamina Periksa 300 SPBU di Jawa Timur, Tak Ditemukan Pertalite Bermasalah

selalu.id – Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait isu kualitas Pertalite di Jawa Timur. Sinergi dilakukan bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) serta akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memastikan mutu bahan bakar sesuai standar.

 

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mengawasi kualitas BBM.

"Kami menyadari ini semua adalah bentuk perhatian dan kecintaan masyarakat kepada Pertamina agar terus berbenah menjadi lebih baik," ujarnya, Jumat (31/10/2025) petang.

 

Pertamina Patra Niaga telah memeriksa hampir 300 SPBU di jalur pantura Jawa Timur, mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang. Pengujian dilakukan bersama Lemigas yang memiliki kewenangan menentukan mutu BBM.

 

Koordinator Pengujian Lemigas, Cahyo Setyo Wibowo, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan pada tangki pengirim, tangki pendam SPBU, dan nozzle dispenser.

"Lemigas sebagai laboratorium independen akan terus menjaga independensinya dan menyampaikan hasil uji apa adanya," tegasnya.

 

Dari hasil uji laboratorium, Cahyo memastikan bahwa Pertalite di Jawa Timur memenuhi ketentuan pemerintah.

"Sampai hari ini didapatkan hasil yang secara legal adalah on specification atau sesuai dengan SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017 untuk produk Pertalite," ujarnya.

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

 

Sementara itu, pakar teknik kimia ITS, Prof. Renanto, menjelaskan secara teori bahwa air dan bahan bakar tidak dapat saling melarutkan.

"Hidrokarbon dan air memiliki rumus kimia berbeda, sehingga Pertalite yang sesuai standar pasti bebas dari kandungan air," jelasnya.

 

Ia menambahkan, Pertalite tetap aman digunakan selama kendaraan sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang direkomendasikan pabrikan.

 

Baca Juga: Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

Dalam kesempatan yang sama, Juanda, perwakilan bengkel otomotif, menilai gejala “brebet” pada kendaraan sering kali disebabkan faktor teknis.

"Jangan panik dulu, bisa jadi masalahnya hanya pada busi, injektor, atau pompa bensin. Sesuaikan saja bahan bakar dengan rekomendasi di buku petunjuk kendaraan," ujarnya.

 

Pertamina Patra Niaga berharap, melalui kerja sama dengan Lemigas dan kalangan akademik, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Pertalite dapat terjaga.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.