Minggu, 20 Sep 2026 15:41 WIB

Pertamina Periksa 300 SPBU di Jawa Timur, Tak Ditemukan Pertalite Bermasalah

selalu.id – Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait isu kualitas Pertalite di Jawa Timur. Sinergi dilakukan bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) serta akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk memastikan mutu bahan bakar sesuai standar.

 

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut mengawasi kualitas BBM.

"Kami menyadari ini semua adalah bentuk perhatian dan kecintaan masyarakat kepada Pertamina agar terus berbenah menjadi lebih baik," ujarnya, Jumat (31/10/2025) petang.

 

Pertamina Patra Niaga telah memeriksa hampir 300 SPBU di jalur pantura Jawa Timur, mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang. Pengujian dilakukan bersama Lemigas yang memiliki kewenangan menentukan mutu BBM.

 

Koordinator Pengujian Lemigas, Cahyo Setyo Wibowo, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan pada tangki pengirim, tangki pendam SPBU, dan nozzle dispenser.

"Lemigas sebagai laboratorium independen akan terus menjaga independensinya dan menyampaikan hasil uji apa adanya," tegasnya.

 

Dari hasil uji laboratorium, Cahyo memastikan bahwa Pertalite di Jawa Timur memenuhi ketentuan pemerintah.

"Sampai hari ini didapatkan hasil yang secara legal adalah on specification atau sesuai dengan SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017 untuk produk Pertalite," ujarnya.

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

 

Sementara itu, pakar teknik kimia ITS, Prof. Renanto, menjelaskan secara teori bahwa air dan bahan bakar tidak dapat saling melarutkan.

"Hidrokarbon dan air memiliki rumus kimia berbeda, sehingga Pertalite yang sesuai standar pasti bebas dari kandungan air," jelasnya.

 

Ia menambahkan, Pertalite tetap aman digunakan selama kendaraan sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang direkomendasikan pabrikan.

 

Baca Juga: Imbas BBM Kosong di Kawasan Perak Surabaya, Antrean Kendaraan Bikin Macet

Dalam kesempatan yang sama, Juanda, perwakilan bengkel otomotif, menilai gejala “brebet” pada kendaraan sering kali disebabkan faktor teknis.

"Jangan panik dulu, bisa jadi masalahnya hanya pada busi, injektor, atau pompa bensin. Sesuaikan saja bahan bakar dengan rekomendasi di buku petunjuk kendaraan," ujarnya.

 

Pertamina Patra Niaga berharap, melalui kerja sama dengan Lemigas dan kalangan akademik, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Pertalite dapat terjaga.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.