Jumat, 05 Jun 2026 05:16 WIB

Lagi, Kader PDIP Surabaya Bongkar Dugaan Gratifikasi Unit Apartemen, Armuji Dituding?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Jul 2025 10:26 WIB
Gratifikasi Apartemen
Gratifikasi Apartemen

selalu.id — Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, melontarkan tudingan terkait dugaan gratifikasi unit apartemen yang disebut-sebut melibatkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

 

Baca Juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Tudingan itu disampaikan Achmad dalam video yang diunggah di akun TikTok @Irma, Kamis (17/7/2025). Ia menilai, pengelolaan sebuah apartemen di kawasan Jalan Merr, Surabaya Timur, menjadi rumit karena adanya dugaan konflik kepentingan yang ditengarai berasal dari gratifikasi kepada pejabat di Surabaya.

 

“Permasalahan apartemen ini tak kunjung selesai karena salah satu pemimpin kota Surabaya menerima gratifikasi unit apartemen. Awalnya atas nama ponakannya, lalu berpindah nama,” ujar Achmad.

 

Menurut Achmad, unit apartemen tersebut sebelumnya tercatat atas nama seorang kerabat yang hanya berstatus pegawai outsourcing di salah satu instansi pemerintah.

 

Ia mempertanyakan logika kepemilikan unit apartemen mewah oleh seseorang yang disebut memiliki kendala kesehatan dan bukan berasal dari keluarga berpenghasilan tinggi.

 

“Secara akal sehat, tak masuk jika pegawai outsourcing bisa punya unit apartemen. Belakangan malah dialihkan atas nama pihak lain,” ujarnya.

 

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Achmad menduga, skema pemindahan kepemilikan ini justru memperkuat dugaan adanya gratifikasi terselubung yang berpotensi melanggar etik maupun hukum.

 

Selain itu, ia menyoroti informasi terkait tunggakan pajak apartemen tersebut. Menurutnya, hal ini semakin menambah perhatian publik terhadap dugaan pelanggaran yang melibatkan pejabat.

 

“Kalau memang putih ya putih, kalau hitam ya hitam. Jangan beraninya ke rakyat kecil, tapi asetnya sendiri bermasalah,” kata Achmad.

 

Baca Juga: Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

Ia juga mengkritik gaya kepemimpinan yang menurutnya cenderung mengeksploitasi isu rakyat demi kepentingan pribadi.

 

“Rakyat kecil dikorbankan untuk konten viral, demi kekuasaan, demi kekayaan. Sementara masalah di internalnya dibiarkan menggantung,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.