Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Sweeping Jam Malam, Begini Cara Wali Kota Eri Tertibkan Remaja di Pinggir Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 04 Jul 2025 14:34 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi sweeping jam malam anak
Wali Kota Eri Cahyadi sweeping jam malam anak

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin sweeping pembatasan jam malam anak di bawah usia 18 tahun pada Kamis malam (3/7/2025). Dalam kegiatan tersebut, rombongan berhenti di kawasan Taman Wisata Nambangan, Surabaya, setelah sebelumnya menyusuri Jalan Wonokusumo dan kawasan bawah Jembatan Suramadu.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

Di lokasi tersebut, Wali Kota Eri menjumpai enam remaja yang sedang nongkrong pada pukul 23.30 WIB. Sebagian dari mereka masih berstatus pelajar, sementara satu orang telah bekerja.

 

Wali Kota Eri langsung menanyakan identitas dan asal domisili para remaja, serta apakah mereka telah meminta izin kepada orang tua untuk keluar malam.

 

"Awakmu bawa KTP ndak? Umur berapa? Awakmu arek endi?" tanya Eri kepada salah satu remaja.

Beberapa remaja mengaku belum memiliki KTP meski berusia 18 tahun. Eri kemudian meminta mereka menelepon orang tua masing-masing dan berbicara langsung melalui video call untuk memastikan perizinan mereka.

 

"Bu, kulo ningali putrane njenengan kok cangkruk nang pinggir embong. Wes pamit nopo dereng?" ucap Eri kepada salah satu ibu dari remaja tersebut.

 

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Hal serupa dilakukan kepada ayah remaja lainnya. Eri juga meminta para remaja agar tidak pulang larut malam.

 

Dalam kesempatan tersebut, Eri juga menegur para pedagang kopi yang berjualan di lokasi dan meminta mereka ikut mengawasi anak-anak yang berkeliaran malam hari. Ia kemudian membayar seluruh konsumsi minuman yang dibeli enam remaja tersebut.

"Wes bayar durung iki? Tak bayari kabeh. Tapi sampean delok, lek onok arek maneh, takok ono. Lek gak duwe KTP umure cilik, kongkon mulih jam 10 ya," pesan Eri kepada pedagang.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Siap Rekomendasikan Pembubaran Ormas Pelaku Premanisme

Sebelumnya, Eri juga memberi imbauan serupa kepada pemilik warung kopi di kawasan Jalan Wonosari agar meminta anak-anak di bawah umur untuk pulang sebelum pukul 22.00 WIB.

 

Sweeping ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025 tentang pembatasan jam malam bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun. Kegiatan diawali dengan apel gabungan jajaran perangkat daerah, TNI, dan Polri di halaman Balai Kota.

 

"Pembatasan jam malam ini bukan untuk mengekang anak-anak, tapi bentuk perlindungan. Orang tua wajib mendukung kegiatan positif dan mencegah kegiatan negatif," kata Eri.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.