Selasa, 03 Feb 2026 17:49 WIB

Razia Jam Malam Anak di Surabaya Libatkan TNI-Polri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Jul 2025 10:21 WIB
Razia jam malam anak
Razia jam malam anak

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memberlakukan pembatasan aktivitas malam bagi anak di bawah usia 18 tahun pada Kamis (3/7/2025). Kebijakan ini ditujukan untuk mencegah kekerasan, kriminalitas, dan pengaruh negatif terhadap anak di malam hari.

 

Baca Juga: 26 Pelajar Terlibat Demo Ricuh, Wali Kota Surabaya Ketatkan Jam Malam

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025. Anak-anak yang belum berusia 18 tahun dilarang berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB tanpa pendampingan orang tua atau wali.

 

Untuk pelaksanaannya, Pemkot menggandeng TNI, Polri, serta masyarakat melalui Satuan Tugas (Satgas) RW. Patroli gabungan digelar di sejumlah fasilitas umum dan jalan protokol.

 

Patroli perdana dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, didampingi Komandan Kodim 0830/Surabaya Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono, jajaran Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

 

Eri menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah pencegahan, bukan pembatasan kebebasan anak. Ia mengimbau orang tua lebih aktif mengawasi aktivitas anak di malam hari.

 

"Setiap perbuatan yang positif, orang tua wajib mendukung. Tapi ketika kegiatan itu negatif, maka orang tua wajib mencegah,” kata Eri.

 

Menurutnya, pembatasan ini diperlukan untuk menekan kekerasan yang melibatkan anak, termasuk aksi geng motor dan tawuran.

 

Anak-anak yang ditemukan beraktivitas malam tanpa pendamping tidak langsung diberi sanksi hukum. Mereka akan dibawa ke kantor kecamatan untuk pembinaan dan selanjutnya diantar pulang oleh petugas bersama Satgas RW.

Baca Juga: Jam Malam Anak Dinilai Efektif, Wali Kota Eri Soroti Peran Kampung Pancasila

 

"Yang menerima anak-anak adalah orang tua dan Satgas RW setempat. Itu tugas kita bersama sebagai orang tua," ujar Eri.

 

Pemkot juga memperkuat peran Satgas RW dan komunitas lokal dalam pengawasan lingkungan. Kolaborasi dilakukan dengan LSM, tokoh agama, dan pemuka masyarakat.

 

"Kalau Satgas RW dikuatkan, anak-anak tidak akan keluar malam dari kampungnya," jelasnya.

 

Eri menyampaikan keprihatinannya atas persoalan sosial yang menjerat anak dan remaja, seperti penyalahgunaan miras, narkoba, dan kehamilan di luar nikah.

Baca Juga: Sweeping Jam Malam, Begini Cara Wali Kota Eri Tertibkan Remaja di Pinggir Jalan

 

Selain patroli, Pemkot mengoperasikan mobil keliling dengan pengeras suara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyampaikan imbauan di fasilitas publik pada malam hari.

 

Langkah pengawasan ini diperkuat melalui Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/142/436.1.2/2025 tentang pembentukan Satgas Kampung Pancasila. Dalam struktur Satgas terdapat Pokja Kemasyarakatan yang berperan mengatur jam malam anak, sistem keamanan lingkungan (siskamling), sosialisasi mitigasi bencana, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba (P4GN).

 

Eri mengapresiasi dukungan TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor agar kebijakan berjalan efektif dan berkelanjutan. (ADV)

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.