Sabtu, 07 Feb 2026 16:54 WIB

2026, Surabaya Tambah Tiga RIAS Khusus Anak Perempuan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Jul 2025 17:02 WIB
RIAS
RIAS

selalu.id — Pemerintah Kota Surabaya berencana menambah tiga unit Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) pada 2026. Penambahan asrama ini difokuskan bagi anak perempuan dari keluarga kurang mampu.

 

Baca Juga: Komisi D Dukung Program Rumah Ilmu untuk Remaja Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini RIAS yang ada di Wonorejo Timur hanya diperuntukkan bagi anak laki-laki. Kapasitasnya pun sudah penuh.

 

“Nanti insyaallah kita akan menambah lagi tiga tempat. Karena ini untuk laki-laki, belum ada yang perempuan. Tempat untuk perempuan sedang kita siapkan,” kata Eri, Rabu (16/7/2025).

 

Eri menegaskan, RIAS merupakan bagian dari program pembinaan dan pendidikan bagi anak dari keluarga tidak mampu. Setiap kamar asrama dibatasi maksimal 12 hingga 18 anak, disesuaikan dengan luas ruangan. Fasilitas AC juga disediakan agar anak-anak bisa beristirahat dengan nyaman.

 

Saat ini terdapat 110 anak yang tinggal di RIAS Wonorejo Timur, termasuk 86 penghuni baru yang diterima tahun ini. Pemkot juga mulai menerima anak usia dini, khususnya siswa kelas 1 SD.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima anak kelas 1 SD, ada 10 orang. Dulu belum pernah, tapi sekarang sudah mulai,” jelasnya.

 

Meski berada di bawah pengelolaan Pemkot, Eri menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak.

 

“Selagi masih bisa, orang tualah yang bisa mengubah karakter anak dengan kasih sayangnya. Tapi kami akan tetap mendukung pendidikannya, jangan sampai mereka tidak sekolah,” tegasnya.

 

Proses seleksi masuk RIAS dilakukan berdasarkan verifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga. Anak-anak yang dinilai membutuhkan akan diprioritaskan.

 

“Kalau orang tua sudah benar-benar angkat tangan, tidak mampu, setelah dicek, baru kita masukkan di asrama ini,” tambahnya.

 

Pemkot telah menyiapkan beberapa lokasi strategis untuk pembangunan RIAS baru, terutama bagi anak perempuan.

 

“Ada beberapa titik di sekitar Rungkut dan Wonorejo, nanti kita lihat mana yang paling pas,” kata Eri.

 

Ia berharap, anak-anak penghuni RIAS bisa tumbuh percaya diri dan kelak menjadi pemimpin yang mampu mengubah nasib keluarganya.

 

“Saya ingin mereka punya keyakinan, percaya diri, dan kelak jadi pemimpin hebat,” ujarnya.

 

Eri juga menenangkan orang tua yang menitipkan anaknya di RIAS agar tidak khawatir.

 

“Anak njenengan adalah anakku. Insyaallah, ketika mereka pulang, njenengan akan bangga,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Izin Belum Lengkap, Outlet HWG23 di Kota Mojokerto Ditutup

Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 mengatur jarak minimal 400 meter dari sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.

KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

"Jangan sampai satwa KBS kena dampak. Makanannya dan kesehatannya jangan sampai terlantar,” ujar Buleks.

KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Hal ini membuat KPK lebih menaruh perhatian terhadap emas terkait komoditas korupsi di samping uang tunai dan kripto.

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.