Sabtu, 26 Sep 2026 01:51 WIB

2026, Surabaya Tambah Tiga RIAS Khusus Anak Perempuan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Jul 2025 17:02 WIB
RIAS
RIAS

selalu.id — Pemerintah Kota Surabaya berencana menambah tiga unit Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) pada 2026. Penambahan asrama ini difokuskan bagi anak perempuan dari keluarga kurang mampu.

 

Baca Juga: Komisi D Dukung Program Rumah Ilmu untuk Remaja Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini RIAS yang ada di Wonorejo Timur hanya diperuntukkan bagi anak laki-laki. Kapasitasnya pun sudah penuh.

 

“Nanti insyaallah kita akan menambah lagi tiga tempat. Karena ini untuk laki-laki, belum ada yang perempuan. Tempat untuk perempuan sedang kita siapkan,” kata Eri, Rabu (16/7/2025).

 

Eri menegaskan, RIAS merupakan bagian dari program pembinaan dan pendidikan bagi anak dari keluarga tidak mampu. Setiap kamar asrama dibatasi maksimal 12 hingga 18 anak, disesuaikan dengan luas ruangan. Fasilitas AC juga disediakan agar anak-anak bisa beristirahat dengan nyaman.

 

Saat ini terdapat 110 anak yang tinggal di RIAS Wonorejo Timur, termasuk 86 penghuni baru yang diterima tahun ini. Pemkot juga mulai menerima anak usia dini, khususnya siswa kelas 1 SD.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima anak kelas 1 SD, ada 10 orang. Dulu belum pernah, tapi sekarang sudah mulai,” jelasnya.

 

Meski berada di bawah pengelolaan Pemkot, Eri menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak.

 

“Selagi masih bisa, orang tualah yang bisa mengubah karakter anak dengan kasih sayangnya. Tapi kami akan tetap mendukung pendidikannya, jangan sampai mereka tidak sekolah,” tegasnya.

 

Proses seleksi masuk RIAS dilakukan berdasarkan verifikasi kondisi sosial ekonomi keluarga. Anak-anak yang dinilai membutuhkan akan diprioritaskan.

 

“Kalau orang tua sudah benar-benar angkat tangan, tidak mampu, setelah dicek, baru kita masukkan di asrama ini,” tambahnya.

 

Pemkot telah menyiapkan beberapa lokasi strategis untuk pembangunan RIAS baru, terutama bagi anak perempuan.

 

“Ada beberapa titik di sekitar Rungkut dan Wonorejo, nanti kita lihat mana yang paling pas,” kata Eri.

 

Ia berharap, anak-anak penghuni RIAS bisa tumbuh percaya diri dan kelak menjadi pemimpin yang mampu mengubah nasib keluarganya.

 

“Saya ingin mereka punya keyakinan, percaya diri, dan kelak jadi pemimpin hebat,” ujarnya.

 

Eri juga menenangkan orang tua yang menitipkan anaknya di RIAS agar tidak khawatir.

 

“Anak njenengan adalah anakku. Insyaallah, ketika mereka pulang, njenengan akan bangga,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.