Senin, 08 Jun 2026 23:44 WIB

Komisi D Dukung Program Rumah Ilmu untuk Remaja Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Jun 2025 15:48 WIB
Anggota Komisi D, Zuhrotul Mar’ah
Anggota Komisi D, Zuhrotul Mar’ah

selalu.id – Komisi D DPRD Kota Surabaya menyatakan dukungan terhadap program Rumah Ilmu Arek Surabaya (RIAS) yang diinisiasi Pemkot Surabaya sebagai upaya pembinaan remaja berisiko.

 

Baca Juga: 2026, Surabaya Tambah Tiga RIAS Khusus Anak Perempuan

Anggota Komisi D, Zuhrotul Mar’ah, menyebut RIAS sebagai program strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, persoalan remaja tidak bisa dilihat hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dipengaruhi faktor sosial dan pola asuh keluarga.

 

“Kalau ada program Rumah Ilmu yang diperuntukkan bagi anak-anak Surabaya yang bermasalah, itu sangat bagus. Nantinya bisa memutus rantai generasi yang kurang terbimbing menjadi generasi yang lebih terarah dan punya masa depan,” ujar Zuhrotul, Jumat (13/6/2025).

 

Konsep RIAS yang menyerupai asrama dinilai memungkinkan pembinaan karakter dilakukan secara lebih intensif. Zuhrotul mencontohkan keberhasilan program Rumah Anak Negeri di bawah Dinas Sosial Surabaya, yang mampu mengantarkan anak dari keluarga tidak mampu hingga lulus perguruan tinggi.

 

“Selama ini yang saya tahu, Rumah Anak Negeri itu bagus sekali. Anak-anak dari keluarga tidak mampu disekolahkan hingga sarjana. Itu bagian dari program satu keluarga satu sarjana yang sangat bermanfaat,” katanya.

 

Zuhrotul mendorong agar RIAS tidak berjalan secara terpisah. Ia mengusulkan integrasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

 

Ia menilai, selain pendidikan formal, peserta RIAS juga perlu dibekali keterampilan kerja dan kewirausahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi.

 

“Kalaupun tidak bekerja di institusi, mereka bisa membuka usaha sendiri sesuai bakat dan minat. Nah, di sini penting peran DPM-PTSP agar perizinannya mudah, serta Dinas Koperasi dan Perdagangan untuk membantu akses permodalan misalnya lewat BPR atau Bank Jatim,” jelasnya.

 

Zuhrotul menilai RIAS sebagai langkah jangka panjang dalam pembinaan remaja Surabaya. Ia berharap program ini dikelola secara berkelanjutan dengan kolaborasi lintas sektor.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Pengujian pondasi melalui test pile menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan desain konstruksi yang telah direncanakan.

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Saat ini penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Kasus tersebut saat ini masih diproses aparat penegak hukum, termasuk penelusuran terhadap agen yang diduga terlibat dalam perekrutan pekerja.

Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Gus Barra mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan penyidikan untuk menangkap satu pelaku yang masih buron.