Senin, 03 Agu 2026 18:52 WIB

Komisi D Dukung Program Rumah Ilmu untuk Remaja Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Jun 2025 15:48 WIB
Anggota Komisi D, Zuhrotul Mar’ah
Anggota Komisi D, Zuhrotul Mar’ah

selalu.id – Komisi D DPRD Kota Surabaya menyatakan dukungan terhadap program Rumah Ilmu Arek Surabaya (RIAS) yang diinisiasi Pemkot Surabaya sebagai upaya pembinaan remaja berisiko.

 

Baca Juga: 2026, Surabaya Tambah Tiga RIAS Khusus Anak Perempuan

Anggota Komisi D, Zuhrotul Mar’ah, menyebut RIAS sebagai program strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, persoalan remaja tidak bisa dilihat hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dipengaruhi faktor sosial dan pola asuh keluarga.

 

“Kalau ada program Rumah Ilmu yang diperuntukkan bagi anak-anak Surabaya yang bermasalah, itu sangat bagus. Nantinya bisa memutus rantai generasi yang kurang terbimbing menjadi generasi yang lebih terarah dan punya masa depan,” ujar Zuhrotul, Jumat (13/6/2025).

 

Konsep RIAS yang menyerupai asrama dinilai memungkinkan pembinaan karakter dilakukan secara lebih intensif. Zuhrotul mencontohkan keberhasilan program Rumah Anak Negeri di bawah Dinas Sosial Surabaya, yang mampu mengantarkan anak dari keluarga tidak mampu hingga lulus perguruan tinggi.

 

“Selama ini yang saya tahu, Rumah Anak Negeri itu bagus sekali. Anak-anak dari keluarga tidak mampu disekolahkan hingga sarjana. Itu bagian dari program satu keluarga satu sarjana yang sangat bermanfaat,” katanya.

 

Zuhrotul mendorong agar RIAS tidak berjalan secara terpisah. Ia mengusulkan integrasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

 

Ia menilai, selain pendidikan formal, peserta RIAS juga perlu dibekali keterampilan kerja dan kewirausahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi.

 

“Kalaupun tidak bekerja di institusi, mereka bisa membuka usaha sendiri sesuai bakat dan minat. Nah, di sini penting peran DPM-PTSP agar perizinannya mudah, serta Dinas Koperasi dan Perdagangan untuk membantu akses permodalan misalnya lewat BPR atau Bank Jatim,” jelasnya.

 

Zuhrotul menilai RIAS sebagai langkah jangka panjang dalam pembinaan remaja Surabaya. Ia berharap program ini dikelola secara berkelanjutan dengan kolaborasi lintas sektor.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lima Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Berhasil Diidentifikasi

Wahono menyampaikan proses identifikasi masih terus berlangsung.

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.