Jumat, 23 Okt 2026 10:01 WIB

Jam Malam Anak Diberlakukan, DPRD Jatim: Peran Media Sosial Juga Perlu Diantisipasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Blegur Prijanggono
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Blegur Prijanggono

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Blegur Prijanggono, menyatakan dukungannya terhadap Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/12681/436.7.8/2025 tentang Pembatasan Jam Malam bagi Anak selama masa libur sekolah.

 

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Blegur menilai kebijakan tersebut sebagai langkah preventif yang penting untuk melindungi anak-anak dari potensi kenakalan remaja dan risiko negatif di malam hari.

 

"Ini langkah bagus untuk mengantisipasi hal-hal negatif yang bisa melibatkan pelajar," ujar politisi Partai Golkar itu di Surabaya, Selasa (24/6/2025).

 

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan yang menyeluruh selama liburan sekolah. Menurutnya, anak-anak memiliki energi besar yang perlu diarahkan pada kegiatan positif.

 

“Jika tidak diarahkan, mereka bisa mencari pelampiasan sendiri yang berisiko,” tambahnya.

 

Baca Juga: Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Namun, Blegur juga menyoroti aspek lain yang dinilainya belum maksimal diawasi, yaitu pengaruh media sosial. Ia menyebut banyak konten negatif di media sosial yang bisa ditiru oleh anak-anak.

 

“Pengawasan terhadap dampak media sosial masih kurang. Padahal, pelajar cenderung meniru apa yang mereka lihat,” ujarnya.

 

Kebijakan jam malam bagi anak merupakan bagian dari komitmen Kota Surabaya dalam program Child Friendly Cities Initiative (CFCI) yang digagas UNICEF. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan kota yang ramah dan aman bagi anak-anak.

Baca Juga: Sidang Korupsi Hibah Pokir Jatim, JPU KPK Bakal Panggil Sekda Jatim

 

Melalui kebijakan ini, anak-anak dilarang beraktivitas di luar rumah antara pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.

 

Pembatasan jam malam juga dimaksudkan untuk melindungi anak dari kekerasan, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan eksploitasi lainnya. DPRD Jatim berharap kebijakan ini dapat diterapkan secara efektif dan didukung oleh keluarga serta lingkungan sekolah.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.