Rabu, 23 Sep 2026 19:31 WIB

Program Lontong Kupang, Jalan Pemkot Surabaya Tuntaskan Nikah Tak Tercatat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Jun 2025 12:49 WIB
Program Lontong Kupang
Program Lontong Kupang

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan seluruh pasangan nikah siri bisa disahkan secara resmi melalui sidang isbat pada tahun 2025. Upaya ini menjadi bagian dari program untuk menjadikan Surabaya sebagai kota bebas nikah siri pada 2026.

 

Baca Juga: Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Langkah tersebut ditempuh melalui program Lontong Kupang (Layanan Online dan Terpadu Melalui One Gate System), yang menyediakan layanan terpadu mulai dari sidang isbat nikah, penerbitan buku nikah, hingga pembaruan dokumen kependudukan di satu tempat.

 

“Isbat nikah penting untuk perlindungan hukum, terutama bagi anak yang lahir dari pernikahan tidak tercatat. Tanpa isbat, nama ayah tidak akan tercantum dalam akta kelahiran, dan itu berdampak pada hak anak, termasuk hak waris,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya, Eddy Christijanto, Minggu (22/6/2025).

 

Eddy menjelaskan, pasangan yang telah menjalani isbat nikah akan mendapatkan buku nikah resmi dan status pernikahannya akan tercatat sesuai waktu sebenarnya mereka menikah. Dokumen kependudukan anak juga akan diperbarui dengan mencantumkan nama kedua orang tua.

Baca Juga: Nikah Siri Mau Diisbatkan? Ini Ketentuan Program Lontong Kupang Surabaya

 

“Anak akan mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak dari ayah dan ibu, bukan hanya anak dari seorang ibu. Ini penting untuk masa depan mereka,” ujarnya.

 

Saat ini, Pemkot tengah melakukan pendataan pasangan nikah siri melalui camat dan lurah. Pasangan yang memenuhi syarat ditargetkan mengikuti sidang isbat massal pada Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

 

“Kami ingin pada 2025 seluruh pasangan nikah siri sudah diisbatkan. Tahun 2026, kami harapkan tidak ada lagi pernikahan siri yang tidak tercatat negara,” tegas Eddy.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Pantauan di lokasi, terdapat empat mobil Avanza berwarna hitam terparkir di halaman Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto. Diduga mobil itu dikendarai oleh tim KPK.

Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan aliran uang atau keterlibatan pihak lain, termasuk pejabat di atasnya, kasus tersebut harus ditelusuri sesuai ketentuan.

Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Saat ini, krisis kekeringan di Jawa Timur kian meluas, dengan 24 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga maupun tanggap darurat. 

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta setiap Kepala Perangkat Daerah menempatkan ASN yang memiliki kemampuan untuk menjadi pengampu wilayah.