Senin, 02 Nov 2026 03:08 WIB

Usai Minimarket, Wali Kota Eri Bakal Bidik Aturan Parkir di Rumah Makan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Jun 2025 15:59 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa toko modern seperti minimarket diperbolehkan menarik biaya parkir, selama pajak parkirnya disetor ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebesar 10 persen dari total transaksi parkir.

Eri menjelaskan, kebijakan mengenai parkir berbayar di minimarket atau toko modern telah diatur dan saat ini mulai diterapkan secara bertahap.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

“Toko modern itu memiliki kebijakan sendiri. Wes uang bayar, tak tanggungnya, aku yang bayar. Berarti intinya sama saja, intinya sama saja itu adalah ketika dia itu mau berbayar atau tidak berbayar, maka pajak parkir yang diserahkan adalah sesuai dengan jumlah kendaraan yang parkir di sana, itu intinya,” ujar Eri, usai rapat Paripurna di DPRD Surabaya, Senin (16/6/2025).

Menurutnya, selama toko modern tetap menanggung biaya parkir pelanggan (ditandai dengan tulisan “bebas parkir” maka masyarakat tak perlu membayar.

Namun jika tulisan itu dicabut, kata dia, maka parkir bisa dikenakan biaya, asalkan ada jukir resmi dan pajaknya dibayarkan ke Pemkot.

“Kalau selama tidak mencabut tulisan bebas parkirnya, maka itu dibebankan kepada Indomat, Alfamat,” jelasnya.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Orang nomor satu di Surabaya juga meluruskan soal wacana kenaikan pajak parkir. Ia menyatakan, tidak ada istilah pajak parkir naik atau turun.

“Jadi pajak parkir itu sebenarnya bukan naik atau turun. Pajak parkir itu adalah ketika semua uang parkir yang masuk, apakah itu motor atau mobil, digabung jadi satu, 10 persennya dibayarkan pajaknya kepada pemerintah kota,” jelasnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan, untuk memastikan akurasi jumlah kendaraan yang parkir, perlu ada sistem pencatatan yang terukur, bisa lewat petugas atau sistem tap digital.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

“Fungsi petugas parkir itu adalah memastikan jumlah kendaraan yang parkir di tempat yang disediakan,” jelasnya.

Pemkot Surabaya saat ini mulai memperluas penataan parkir ke berbagai jenis tempat usaha, tidak hanya minimarket, tapi juga rumah makan dan layanan publik.

“Jadi kita ini akan bertahap. Ayo selesaikan ini toko modern. Setelah itu kita siapkan lagi terkait dengan tempat usaha seperti rumah makan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.