Kamis, 17 Sep 2026 06:39 WIB

Usai Minimarket, Wali Kota Eri Bakal Bidik Aturan Parkir di Rumah Makan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Jun 2025 15:59 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa toko modern seperti minimarket diperbolehkan menarik biaya parkir, selama pajak parkirnya disetor ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebesar 10 persen dari total transaksi parkir.

Eri menjelaskan, kebijakan mengenai parkir berbayar di minimarket atau toko modern telah diatur dan saat ini mulai diterapkan secara bertahap.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

“Toko modern itu memiliki kebijakan sendiri. Wes uang bayar, tak tanggungnya, aku yang bayar. Berarti intinya sama saja, intinya sama saja itu adalah ketika dia itu mau berbayar atau tidak berbayar, maka pajak parkir yang diserahkan adalah sesuai dengan jumlah kendaraan yang parkir di sana, itu intinya,” ujar Eri, usai rapat Paripurna di DPRD Surabaya, Senin (16/6/2025).

Menurutnya, selama toko modern tetap menanggung biaya parkir pelanggan (ditandai dengan tulisan “bebas parkir” maka masyarakat tak perlu membayar.

Namun jika tulisan itu dicabut, kata dia, maka parkir bisa dikenakan biaya, asalkan ada jukir resmi dan pajaknya dibayarkan ke Pemkot.

“Kalau selama tidak mencabut tulisan bebas parkirnya, maka itu dibebankan kepada Indomat, Alfamat,” jelasnya.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Orang nomor satu di Surabaya juga meluruskan soal wacana kenaikan pajak parkir. Ia menyatakan, tidak ada istilah pajak parkir naik atau turun.

“Jadi pajak parkir itu sebenarnya bukan naik atau turun. Pajak parkir itu adalah ketika semua uang parkir yang masuk, apakah itu motor atau mobil, digabung jadi satu, 10 persennya dibayarkan pajaknya kepada pemerintah kota,” jelasnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan, untuk memastikan akurasi jumlah kendaraan yang parkir, perlu ada sistem pencatatan yang terukur, bisa lewat petugas atau sistem tap digital.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

“Fungsi petugas parkir itu adalah memastikan jumlah kendaraan yang parkir di tempat yang disediakan,” jelasnya.

Pemkot Surabaya saat ini mulai memperluas penataan parkir ke berbagai jenis tempat usaha, tidak hanya minimarket, tapi juga rumah makan dan layanan publik.

“Jadi kita ini akan bertahap. Ayo selesaikan ini toko modern. Setelah itu kita siapkan lagi terkait dengan tempat usaha seperti rumah makan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.