Jumat, 04 Sep 2026 15:15 WIB

Surabaya Tanggulangi Pernikahan Dini, Dispensasi Kawin Turun Drastis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Jun 2025 12:04 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya mencatatkan penurunan angka dispensasi kawin (diska) sebesar 61,63 persen sepanjang 2024. Angka ini tercatat oleh Pengadilan Agama dan disebut sebagai hasil dari intervensi kebijakan serta kolaborasi lintas sektor yang konsisten dilakukan Pemkot.

 

Baca Juga: Sambut Hari Kartini, Ning Gyta Dorong Peran Keluarga Cegah Pernikahan Dini di Jember

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam presentasi kepada Tim Juri Kinerja Pencegahan dan Perkawinan Anak (PPA) Award secara daring dari Ruang Sidang Wali Kota, Kamis (12/6/2025).

 

Menurut Eri, salah satu faktor utama penurunan diska adalah kerja sama strategis antara Pemkot dengan Pengadilan Agama melalui nota kesepahaman. Dalam kesepakatan itu, kelurahan dilarang mengeluarkan surat keterangan belum menikah (N1) kepada pasangan di bawah umur. Selain itu, terdapat kewajiban pemberian nafkah pasca-cerai. Jika diabaikan, pelaku dapat dikenai sanksi administratif berupa pemblokiran KTP yang berdampak pada layanan publik.

 

“Kebijakan ini terbukti efektif menekan angka perceraian dan melindungi hak anak serta perempuan,” kata Eri, Jumat (13/6/2025).

 

Pemkot juga memanfaatkan sistem Satu Data untuk mengintegrasikan putusan cerai dengan sistem pemantauan nafkah. Tim lapangan ditugaskan melakukan kunjungan untuk memastikan kewajiban tersebut dijalankan, termasuk mendorong agar pembayaran nafkah dilakukan secara berkala enam bulan atau setahun.

 

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari visi menjadikan Surabaya sebagai kota ramah anak. Surabaya saat ini telah tergabung dalam jejaring UNESCO Aspnet Cities dan menjadi kandidat Child Friendly Cities Initiative (CFCI) dari UNICEF.

 

Pemkot juga memperkuat kebijakan melalui Peraturan Daerah dan Perwali, serta program edukasi seperti Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), dan kegiatan di Balai RW.

Baca Juga: Gandeng BKKBN Jatim, PIJAR Sosialisasikan Program Pendewasaan Usia Pernikahan di Sekolah

 

“Pelarangan tanpa edukasi tidak efektif. Karena itu kami mengutamakan pendekatan persuasif melalui pendidikan keluarga,” tegas Eri.

 

Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemkot membentuk struktur kelembagaan hingga ke tingkat RW, seperti DP3APPKB, Satgas PKBM, dan fasilitator Puspaga. SDM lokal seperti kader PKK, Kader Surabaya Hebat, dan Karang Taruna turut dilibatkan bersama tokoh agama, relawan sekolah, serta Lembaga Perlindungan Anak (LPA).

 

“Kami ingin keluarga dan anak-anak menjadi pelopor dan pelapor. Pelatihan rutin kami gelar agar mereka berdaya dan berani bersuara,” tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Targetkan Surabaya Zero Pernikahan Dini di 2024

 

Beberapa inovasi digital juga terus dikembangkan, antara lain aplikasi Sayang Keluarga, kelas calon pengantin, Puskesmas RW Siaga Anak, dan sistem pendampingan pranikah melalui platform SSW Alfa.

 

Sementara itu, Kepala DP3A-PPKB Surabaya, Ida Widyawati, menyampaikan bahwa pendekatan berbasis komunitas juga dijalankan melalui Kampung Ramah Perempuan dan Anak (KASRPA). Program ini menggabungkan inisiatif seperti Kampung ASI, Kampung Aman, dan Kampung Belajar.

 

“Kami sesuaikan pendekatan berdasarkan karakter wilayah. Tokoh agama kami libatkan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang bahaya pernikahan dini,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.