Rabu, 22 Jul 2026 19:15 WIB

BK DPRD Surabaya Dalami Laporan Pengelola 88 Avenue terhadap Dua Anggota Dewan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 11 Jun 2025 11:06 WIB
Ketua BK DPRD Surabaya, Imam Syafi’i
Ketua BK DPRD Surabaya, Imam Syafi’i

selalu.id – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Surabaya mulai menelaah laporan pengaduan dari pengelola Apartemen 88 Avenue terhadap dua anggota legislatif berinisial AF dan YP.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Pengaduan tersebut terkait dugaan pelanggaran etika menyusul pernyataan kedua anggota Komisi B DPRD yang dinilai merugikan pengelola.

 

Ketua BK DPRD Surabaya, Imam Syafi’i, mengatakan pihaknya masih mempelajari laporan tersebut sebelum menentukan langkah lanjutan.

 

“Kami akan pelajari dulu laporan tersebut, lalu didiskusikan bersama tim Badan Kehormatan. Setelah itu, mungkin diperlukan konfirmasi lebih lanjut, termasuk kepada pihak pelapor,” ujar Imam, Selasa (10/6/2025).

 

Ia menegaskan, DPRD perlu bersikap hati-hati dan tetap mengedepankan prosedur.

 

“Yang bijaksana adalah memberi kami kesempatan untuk mempelajari laporan ini terlebih dahulu. Kalau dari hasil telaah awal kami menemukan adanya dugaan pelanggaran tata tertib atau etika, baru akan kami teruskan ke tahap selanjutnya,” tambahnya.

 

Sebelumnya, kuasa hukum pengelola 88 Avenue, Komang Aries Darmawan, secara resmi melaporkan AF dan YP ke BK DPRD Surabaya. Ia menyatakan, pernyataan keduanya mencemarkan nama baik kliennya dan menimbulkan potensi kerugian besar secara materi dan reputasi.

 

Komang membantah tudingan bahwa pihaknya tidak kooperatif dalam undangan rapat evaluasi kepatuhan pajak dan retribusi. Menurutnya, semua undangan telah dibalas resmi dan disertai permintaan penjadwalan ulang.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

“Pengelolaan 88 Avenue dilakukan oleh dua perusahaan besar, yakni PT Waskita Karya dan PT Darmo Permai, yang berkantor di Jakarta. Koordinasi internal membutuhkan waktu, jadi kami selalu meminta penjadwalan ulang minimal satu minggu,” kata Komang.

 

Ia juga menyebut adanya dugaan intimidasi oleh salah satu anggota dewan terhadap staf saat pengantaran surat resmi, yang dinilai melanggar etika.

 

“Langkah kami melapor ke BK adalah bentuk kontrol publik terhadap perilaku anggota dewan. Dunia usaha juga perlu perlindungan dari sikap tidak etis seperti ini,” ujarnya.

 

Komang menyatakan, 88 Avenue tetap berkomitmen memenuhi kewajiban administrasi, termasuk pajak, meski mengakui terdapat kendala dalam dua tahun terakhir akibat pandemi Covid-19 dan pembangunan yang belum tuntas.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Ia menambahkan, pernyataan dua anggota dewan berdampak pada citra dan kepercayaan investor terhadap proyek tersebut.

 

“Kerugian bisnis kami akibat polemik ini diperkirakan mencapai Rp70 miliar,” ungkapnya.

 

Selain melapor ke BK DPRD, pengelola 88 Avenue juga mempertimbangkan langkah hukum lain, termasuk laporan ke kepolisian dan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Surabaya.

 

“Kami sedang menyusun legal opinion. Ke depan, kami ingin memastikan dunia usaha mendapat kepastian dan perlindungan dari tindakan yang tidak profesional,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.