Sabtu, 07 Feb 2026 18:04 WIB

Tiru Rusun Pasar Rumput Jakarta, Cak YeBe Dorong Surabaya Punya Hunian Vertikal Terpadu  

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Jun 2025 15:15 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau Cak YeBe
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau Cak YeBe

selalu.id – Konsep rumah susun modern yang mengintegrasikan fungsi hunian dan aktivitas ekonomi seperti Rusun Pasar Rumput di Jakarta menjadi inspirasi baru bagi DPRD Kota Surabaya.

 

Baca Juga: KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau Cak YeBe, mendorong pemerintah kota mengadopsi model serupa sebagai solusi atas keterbatasan lahan dan tingginya harga properti di kota besar.

 

Usulan tersebut disampaikan Cak YeBe usai kunjungan kerja bersama Komisi A ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang juga diisi dengan peninjauan langsung ke kawasan Rusun Pasar Rumput milik Pemprov DKI Jakarta.

 

“Rusunnya memiliki 1.984 unit, masing-masing seluas 36 meter persegi dengan dua kamar tidur, pantry, dan ruang tamu. Harga sewanya cukup terjangkau, mulai Rp1,1 juta hingga Rp2,25 juta per bulan,” ujar Cak YeBe, Rabu (4/6/2025).

 

Ia menilai, model hunian vertikal ini bukan hanya menjawab kebutuhan akan tempat tinggal layak, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan aset daerah untuk pembangunan rusun tanpa menggusur aktivitas ekonomi warga merupakan langkah progresif.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Turut Sesalkan Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

“Kami berdiskusi dengan Kementerian PUPR mengenai pentingnya menyediakan hunian yang manusiawi dan terjangkau, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang makin sulit membeli rumah,” lanjutnya.

 

Cak YeBe juga menyoroti skema Hunian Bersubsidi Berbasis Aset Tanah (HGB di atas HPL) sebagai alternatif solusi. Dengan skema ini, pengembang swasta dapat membangun rusun tanpa harus menguasai lahan milik pemerintah.

 

Senada, anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam penyediaan hunian vertikal.

Baca Juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?

 

“Sudah saatnya Surabaya punya rusunami yang terjangkau. Bayangkan kalau cicilannya bisa setara cicilan motor—itu impian banyak warga kota,” katanya.

 

Dewan berharap Pemkot Surabaya mulai serius mengkaji konsep hunian vertikal terpadu agar mimpi memiliki rumah tidak lagi menjadi kemewahan bagi masyarakat kecil.

Editor : Ading
Berita Terbaru

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Izin Belum Lengkap, Outlet HWG23 di Kota Mojokerto Ditutup

Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 mengatur jarak minimal 400 meter dari sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.

KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Hal ini membuat KPK lebih menaruh perhatian terhadap emas terkait komoditas korupsi di samping uang tunai dan kripto.

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.

Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

KORMI Jember optimistis FORPROV III Jawa Timur 2026 akan berjalan sukses serta menjadi salah satu festival olahraga rekreasi terbaik di tingkat provinsi.