Rabu, 28 Okt 2026 21:08 WIB

Hari Lahir Pancasila, Surabaya Serukan Perlawanan terhadap Premanisme

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Jun 2025 15:59 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Surabaya, Taman Surya, saat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6/2025).

 

Baca Juga: Satgas Premanisme Surabaya Ditarget Respons 30 Menit, Wali Kota Eri Bagi Wilayah 5 Zona

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata, terutama dalam memerangi premanisme dan kejahatan jalanan di Kota Pahlawan.

 

“Waktunya warga Surabaya bangkit hari ini. Kita gempur premanisme, juru parkir liar, maling motor. Kita gempur segala bentuk ketidakamanan dengan jiwa Pancasila dari seluruh lapisan masyarakat,” tegas Eri dalam pidatonya.

 

Ia menyebut maraknya praktik premanisme, parkir liar, dan pencurian sepeda motor menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila belum sepenuhnya membumi di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, pemberantasan kejahatan bukan hanya tugas aparat. Meskipun Pemkot bersama Polrestabes dan Dandim siap turun ke lapangan, keberhasilan upaya ini bergantung pada keterlibatan aktif warga.

 

“Kalau hanya kami yang bergerak, tidak cukup. Harus ada kebersamaan. Ayo gotong royong kita lawan segala bentuk gangguan keamanan. Jangan beri ruang untuk geng motor, tawuran, atau kriminalitas lainnya,” ujarnya.

 

Baca Juga: Tak Hanya Keamanan, Satgas Anti Preman Surabaya Kini Tangani Sengketa Tanah

Menanggapi pidato Kepala BPIP Yudian Wahyudi soal penguatan ideologi Pancasila menuju Indonesia Emas 2045, Eri juga menyoroti pentingnya nilai Pancasila dalam pelayanan publik dan kehidupan sosial.

 

“Dalam birokrasi, tak boleh ada diskriminasi. Semua warga harus mendapat pelayanan dan program yang sama. Pancasila mengajarkan keadilan sosial dan kebersamaan,” jelasnya.

 

Ia juga mengajak para orang tua ikut menjaga generasi muda agar tidak terseret kenakalan remaja dan tindakan kriminal, seraya mengingatkan bahwa akan ada sanksi bagi yang membiarkan anaknya terlibat kejahatan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Siap Rekomendasikan Pembubaran Ormas Pelaku Premanisme

“Pendidikan karakter dimulai dari rumah. Orang tua harus aktif membimbing anak-anaknya, bukan lepas tangan. Ini bagian dari tanggung jawab bersama,” tandasnya.

 

Eri berharap peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan kota yang aman dan nyaman.

 

“Pancasila mengingatkan kita pada tujuan bersama. Kenapa kita ada di Surabaya? Karena kita punya tanggung jawab menjadikannya tempat yang lebih baik untuk semua,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

Beruntung, kendaraan yang ditumpangi 17 orang satu keluarga asal Bojonegoro itu berhasil berhenti setelah menabrak tumpukan sekam. Mereka pun selamat.

Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Tak cuma sepatu, Dinas ESDM Jatim juga meminta pasokan rutin produk air mineral untuk kebutuhan konsumsi kantor dinas.

Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Atas tindakan nekatnya ini, terdakwa Erica Natasha Risakotta dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman berat pun menantinya.

Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Irjen Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Dukungan pendidikan dan pengembangan keterampilan ini menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Ketika Proyek Penanganan Banjir di Surabaya Hampir Rampung, Tapi Anggaran Belum Cair

Dengan progres tersebut, DPRD Surabaya menilai pekerjaan fisik penanganan banjir tetap perlu dikawal hingga akhir tahun 2026.