Rabu, 04 Feb 2026 04:25 WIB

Hari Lahir Pancasila, Surabaya Serukan Perlawanan terhadap Premanisme

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Jun 2025 15:59 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Surabaya, Taman Surya, saat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6/2025).

 

Baca Juga: Satgas Premanisme Surabaya Ditarget Respons 30 Menit, Wali Kota Eri Bagi Wilayah 5 Zona

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata, terutama dalam memerangi premanisme dan kejahatan jalanan di Kota Pahlawan.

 

“Waktunya warga Surabaya bangkit hari ini. Kita gempur premanisme, juru parkir liar, maling motor. Kita gempur segala bentuk ketidakamanan dengan jiwa Pancasila dari seluruh lapisan masyarakat,” tegas Eri dalam pidatonya.

 

Ia menyebut maraknya praktik premanisme, parkir liar, dan pencurian sepeda motor menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila belum sepenuhnya membumi di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, pemberantasan kejahatan bukan hanya tugas aparat. Meskipun Pemkot bersama Polrestabes dan Dandim siap turun ke lapangan, keberhasilan upaya ini bergantung pada keterlibatan aktif warga.

 

“Kalau hanya kami yang bergerak, tidak cukup. Harus ada kebersamaan. Ayo gotong royong kita lawan segala bentuk gangguan keamanan. Jangan beri ruang untuk geng motor, tawuran, atau kriminalitas lainnya,” ujarnya.

 

Baca Juga: Tak Hanya Keamanan, Satgas Anti Preman Surabaya Kini Tangani Sengketa Tanah

Menanggapi pidato Kepala BPIP Yudian Wahyudi soal penguatan ideologi Pancasila menuju Indonesia Emas 2045, Eri juga menyoroti pentingnya nilai Pancasila dalam pelayanan publik dan kehidupan sosial.

 

“Dalam birokrasi, tak boleh ada diskriminasi. Semua warga harus mendapat pelayanan dan program yang sama. Pancasila mengajarkan keadilan sosial dan kebersamaan,” jelasnya.

 

Ia juga mengajak para orang tua ikut menjaga generasi muda agar tidak terseret kenakalan remaja dan tindakan kriminal, seraya mengingatkan bahwa akan ada sanksi bagi yang membiarkan anaknya terlibat kejahatan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Siap Rekomendasikan Pembubaran Ormas Pelaku Premanisme

“Pendidikan karakter dimulai dari rumah. Orang tua harus aktif membimbing anak-anaknya, bukan lepas tangan. Ini bagian dari tanggung jawab bersama,” tandasnya.

 

Eri berharap peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan kota yang aman dan nyaman.

 

“Pancasila mengingatkan kita pada tujuan bersama. Kenapa kita ada di Surabaya? Karena kita punya tanggung jawab menjadikannya tempat yang lebih baik untuk semua,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.