Selasa, 03 Feb 2026 08:44 WIB

Perlahan Tapi Pasti, Kasus Stunting di Surabaya Mulai Menurun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jan 2022 11:22 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat bersama balita di Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat bersama balita di Surabaya

selalu.id - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menurunkan kasus stunting anak sedikit membuahkan hasil. Penurunan kasus gizi buruk tersebut terlihat berdasar data dari Dinas Kesehatan.

Tercatat, 128 kasus stunting anak berhasil ditangani oleh Pemkot Surabaya. Berdasar data Dinas Kesehatan Surabaya, terdapat 1.785 kasus pada Desember 2021 dan turun menjadi 1.657 pada Januari 2022.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Kemudian ada lagi penurunan sekitar 128. Ini akan kita ikuti perkembangannya sampai 31 Januari," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, Kamis, (27/12/2022)

Pemerintah Kota Surabaya, lanjut nanik, akan terus menekan angka stunting hingga mencapai titik nol kasus dalam tiga bulan ke depan.

"Karena untuk menurunkan ini (stunting) kan tidak bisa cepat, kita terus upayakan," ujarnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Menurut Nanik, penanganan kasus stunting lebih kompleks karena terkait makanan, gizi dan kemampuan ekonomi keluarga si anak stunting. Sebab itu, penanganan melalui cara pendekatan dan penyuluhan ke masyarakat bersama kader kesehatan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta agar jajaran Dinkes Surabaya, camat, lurah, PKK dan kader kesehatan melakukan pengecekan secara rutin dan pendampingan ke rumah-rumah warga untuk mencegah stunting.

"Saya tugaskan kepada Kadinkes untuk mendata setiap anak yang lahir di Surabaya. Kapan pun itu harus tahu jumlahnya,"tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Tak hanya jajaran Dinas Kesehatan, Eri juga meminta seluruh masyarakat termasuk perangkat daerah memantau warganya, tetangga atau saudaranya.

"Kalau ada kekurangan tolong disampaikan segera. InsyaAllah tidak ada lagi yang namanya stunting," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.