Jumat, 04 Sep 2026 13:18 WIB

Perlahan Tapi Pasti, Kasus Stunting di Surabaya Mulai Menurun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jan 2022 11:22 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat bersama balita di Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat bersama balita di Surabaya

selalu.id - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menurunkan kasus stunting anak sedikit membuahkan hasil. Penurunan kasus gizi buruk tersebut terlihat berdasar data dari Dinas Kesehatan.

Tercatat, 128 kasus stunting anak berhasil ditangani oleh Pemkot Surabaya. Berdasar data Dinas Kesehatan Surabaya, terdapat 1.785 kasus pada Desember 2021 dan turun menjadi 1.657 pada Januari 2022.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Kemudian ada lagi penurunan sekitar 128. Ini akan kita ikuti perkembangannya sampai 31 Januari," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, Kamis, (27/12/2022)

Pemerintah Kota Surabaya, lanjut nanik, akan terus menekan angka stunting hingga mencapai titik nol kasus dalam tiga bulan ke depan.

"Karena untuk menurunkan ini (stunting) kan tidak bisa cepat, kita terus upayakan," ujarnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Menurut Nanik, penanganan kasus stunting lebih kompleks karena terkait makanan, gizi dan kemampuan ekonomi keluarga si anak stunting. Sebab itu, penanganan melalui cara pendekatan dan penyuluhan ke masyarakat bersama kader kesehatan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta agar jajaran Dinkes Surabaya, camat, lurah, PKK dan kader kesehatan melakukan pengecekan secara rutin dan pendampingan ke rumah-rumah warga untuk mencegah stunting.

"Saya tugaskan kepada Kadinkes untuk mendata setiap anak yang lahir di Surabaya. Kapan pun itu harus tahu jumlahnya,"tegasnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Tak hanya jajaran Dinas Kesehatan, Eri juga meminta seluruh masyarakat termasuk perangkat daerah memantau warganya, tetangga atau saudaranya.

"Kalau ada kekurangan tolong disampaikan segera. InsyaAllah tidak ada lagi yang namanya stunting," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.