Selasa, 22 Sep 2026 15:55 WIB

Lawan Rentenir, DPRD Jatim Dukung Penguatan Koperasi Wanita

Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa
Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa

selalu.id – Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, menyerukan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui koperasi wanita sebagai benteng melawan praktik rentenir. Ia menekankan peran strategis koperasi dalam melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman berbunga tinggi.

 

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,01 Triliun, Banggar Andalkan SiLPA dan Minta Pemprov Genjot Pendapatan

“Di banyak desa, akses pembiayaan yang mudah dan terpercaya masih terbatas. Warga terpaksa meminjam uang dengan bunga mencekik dari rentenir atau ‘bank titil’,” ujar Dedi dalam keterangannya.

 

Menurut politisi Partai Demokrat itu, koperasi wanita memiliki potensi besar. Tak hanya sebagai tulang punggung ekonomi keluarga, koperasi wanita juga dinilai mampu menjadi pelindung dari praktik lintah darat yang kerap menyasar UMKM dan ibu rumah tangga.

 

“Koperasi wanita bukan sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi juga benteng pertahanan ekonomi keluarga dari jeratan utang yang tak berujung,” tegasnya.

 

Dedi menambahkan, Komisi A DPRD Jawa Timur berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan koperasi wanita, mulai dari regulasi yang berpihak hingga peningkatan anggaran pembinaan dan pelatihan.

Baca Juga: Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

 

Ia juga mendorong integrasi atau merger koperasi wanita dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk meningkatkan skala dan efektivitasnya.

 

“Kami di DPRD akan mengawal agar koperasi wanita mendapatkan akses dan fasilitas yang lebih baik. Pemberdayaan perempuan akan mengangkat perekonomian keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Dedi.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

 

Komisi A DPRD Jawa Timur berharap inisiatif ini mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada rentenir dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi perempuan dan keluarganya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Pemkot Surabaya akan mengarahkan ASN turun langsung ke lingkungan warga untuk mengecek kondisi ekonomi penerima bantuan.

Dua Pesilat Diringkus Gegara Keroyok Pemotor di Mojokerto

Aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh massa perguruan silat ketika mereka sedang melakukan aksi konvoi.

Investasi 5 Miliar Lewat PT OSO Sekuritas, Dua Terdakwa Divonis Satu hingga 2,5 Tahun

Sidang putusan digelar di Ruang Kartika dengan Ketua Majelis Hakim S Pujiono.

Pelindo Ajak Pekerja dan Masyarakat Merawat Cerita Nusantara Lewat Fotografi

Tradisi, wajah masyarakat, kesenian, hingga kearifan lokal dari berbagai daerah direkam dan ditampilkan dalam pameran fotografi.

DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

Buku Letter C yang seharusnya menjadi salah satu dokumen penelusuran riwayat tanah disebut tidak ditemukan.

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.