Rabu, 04 Feb 2026 04:25 WIB

Gubernur Khofifah Tekankan Percepatan Program Pemprov Demi Kesejahteraan Rakyat  

Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja perangkat daerah (PD) demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam rapat pleno bersama seluruh kepala perangkat daerah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/5/2025).

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Menurut Khofifah, keberhasilan Pemprov Jatim tidak semata diukur dari Indikator Kinerja Umum (IKU), tetapi dari peningkatan kesejahteraan dan pencerdasan masyarakat, khususnya di desa. Ia menyebut indeks gini ratio dan indeks Theil sebagai indikator pemerataan kesejahteraan.

 

Khofifah mendorong sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menanggulangi kemiskinan desa. Ia mencontohkan program akses KURsus bagi petani tebu yang melibatkan Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Koordinator Perekonomian, PT SGN, serta perbankan, termasuk Bank Jatim.

 

Ia juga menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur untuk mendukung pertanian dan desa wisata, serta penanganan stunting yang membutuhkan kolaborasi antara Dinas Kesehatan kabupaten/kota, PKK, dan posyandu.

 

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Khofifah meminta program strategis nasional yang berdampak langsung pada rakyat, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), dan Koperasi Desa Merah Putih, untuk segera diakselerasi.

 

Hingga 21 Mei 2025, telah terbentuk 5.597 Koperasi Merah Putih dari target 8.501, tersebar di 5.285 desa dan 312 kelurahan. Program MBG saat ini dilayani melalui 79 lokasi Satuan Pelayanan Pusat Gizi (SPPG) di 38 kota/kabupaten dan menjangkau 240.277 siswa. Sementara, Program SR telah membangun 12 lokasi tahap pertama dan tiga lokasi tambahan yang disetujui: UPT PPSPA Batu, Balai Diklat BPSDM Kawi Malang, dan SMK Maritim Lamongan.

 

Baca Juga: Soal Kasus Nopol Alphard Gubernur Khofifah Bungkam, Penyelidikan Polisi Mandek, Kebal Hukum?

“Koperasi Merah Putih adalah bukti nyata kemajuan desa, MBG menjadi solusi atasi stunting dan gizi buruk, sementara Sekolah Rakyat menjawab kebutuhan pendidikan inklusif,” ujar Khofifah.

 

Adapun realisasi anggaran APBD 2025 hingga 21 Mei 2025 mencapai 35,05 persen dari pendapatan atau sekitar Rp9,9 triliun, terdiri dari PAD (Rp6,349 triliun), pendapatan transfer (Rp3,547 triliun), dan pendapatan lain-lain (Rp5,256 triliun). Sementara, realisasi belanja sebesar 22,86 persen atau Rp6,87 triliun, meliputi belanja operasional, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.