Selasa, 22 Sep 2026 15:40 WIB

Gubernur Khofifah Tekankan Percepatan Program Pemprov Demi Kesejahteraan Rakyat  

Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja perangkat daerah (PD) demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam rapat pleno bersama seluruh kepala perangkat daerah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/5/2025).

 

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Menurut Khofifah, keberhasilan Pemprov Jatim tidak semata diukur dari Indikator Kinerja Umum (IKU), tetapi dari peningkatan kesejahteraan dan pencerdasan masyarakat, khususnya di desa. Ia menyebut indeks gini ratio dan indeks Theil sebagai indikator pemerataan kesejahteraan.

 

Khofifah mendorong sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menanggulangi kemiskinan desa. Ia mencontohkan program akses KURsus bagi petani tebu yang melibatkan Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kementerian Koordinator Perekonomian, PT SGN, serta perbankan, termasuk Bank Jatim.

 

Ia juga menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur untuk mendukung pertanian dan desa wisata, serta penanganan stunting yang membutuhkan kolaborasi antara Dinas Kesehatan kabupaten/kota, PKK, dan posyandu.

 

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Khofifah meminta program strategis nasional yang berdampak langsung pada rakyat, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), dan Koperasi Desa Merah Putih, untuk segera diakselerasi.

 

Hingga 21 Mei 2025, telah terbentuk 5.597 Koperasi Merah Putih dari target 8.501, tersebar di 5.285 desa dan 312 kelurahan. Program MBG saat ini dilayani melalui 79 lokasi Satuan Pelayanan Pusat Gizi (SPPG) di 38 kota/kabupaten dan menjangkau 240.277 siswa. Sementara, Program SR telah membangun 12 lokasi tahap pertama dan tiga lokasi tambahan yang disetujui: UPT PPSPA Batu, Balai Diklat BPSDM Kawi Malang, dan SMK Maritim Lamongan.

 

Baca Juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

“Koperasi Merah Putih adalah bukti nyata kemajuan desa, MBG menjadi solusi atasi stunting dan gizi buruk, sementara Sekolah Rakyat menjawab kebutuhan pendidikan inklusif,” ujar Khofifah.

 

Adapun realisasi anggaran APBD 2025 hingga 21 Mei 2025 mencapai 35,05 persen dari pendapatan atau sekitar Rp9,9 triliun, terdiri dari PAD (Rp6,349 triliun), pendapatan transfer (Rp3,547 triliun), dan pendapatan lain-lain (Rp5,256 triliun). Sementara, realisasi belanja sebesar 22,86 persen atau Rp6,87 triliun, meliputi belanja operasional, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Pemkot Surabaya akan mengarahkan ASN turun langsung ke lingkungan warga untuk mengecek kondisi ekonomi penerima bantuan.

Dua Pesilat Diringkus Gegara Keroyok Pemotor di Mojokerto

Aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh massa perguruan silat ketika mereka sedang melakukan aksi konvoi.

Investasi 5 Miliar Lewat PT OSO Sekuritas, Dua Terdakwa Divonis Satu hingga 2,5 Tahun

Sidang putusan digelar di Ruang Kartika dengan Ketua Majelis Hakim S Pujiono.

Pelindo Ajak Pekerja dan Masyarakat Merawat Cerita Nusantara Lewat Fotografi

Tradisi, wajah masyarakat, kesenian, hingga kearifan lokal dari berbagai daerah direkam dan ditampilkan dalam pameran fotografi.

DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

Buku Letter C yang seharusnya menjadi salah satu dokumen penelusuran riwayat tanah disebut tidak ditemukan.

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.