Jumat, 05 Jun 2026 09:46 WIB

PGN Amankan 71,83 BBTUD Pasokan Gas Domestik dari Swap Agreement Natuna

Keterangan:  Penandatanganan Domestic Swap Agreement dan Gas Sales Agreement oleh PGN dengan West Natuna Group untuk memenuhi kebutuhan gas domestik, bertepatan dengan IPA Convex 2025 pada Rabu (21/5/2025). Penandatanganan disaksikan langsung oleh Kepala
Keterangan: Penandatanganan Domestic Swap Agreement dan Gas Sales Agreement oleh PGN dengan West Natuna Group untuk memenuhi kebutuhan gas domestik, bertepatan dengan IPA Convex 2025 pada Rabu (21/5/2025). Penandatanganan disaksikan langsung oleh Kepala

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani dua perjanjian strategis dengan West Natuna Group, yakni Domestic Swap Agreement dan Gas Sales Agreement, untuk memperkuat pasokan gas bumi domestik. Penandatanganan berlangsung dalam ajang IPA Convex 2025, Rabu (21/5/2025).

 

Baca Juga: Kembangkan Blue Ammonia di Indonesia, PGN Gandeng JSA pada Ajang IPA Convex 2026

Kedua perjanjian tersebut mengatur pengalihan volume gas yang sebelumnya dialirkan ke Singapura, untuk kemudian dimanfaatkan PGN memenuhi kebutuhan gas dalam negeri. Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menandatangani langsung perjanjian tersebut.

 

Melalui perjanjian ini, PGN memperoleh tambahan pasokan gas bumi sebesar 71,83 BBTUD. Pasokan ini merupakan hasil dari enam kerja sama yang telah diamankan PGN untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

 

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan bahwa mekanisme swap gas dilakukan untuk mengantisipasi potensi defisit pasokan gas domestik. Selama ini, pemerintah masih dapat menghindari opsi impor, dan pengalihan gas dari wilayah Natuna menjadi salah satu solusi yang diambil.

 

“Swap gas domestik merupakan langkah konkret menjaga ketersediaan energi nasional,” ujarnya.

 

Baca Juga: PGN Pastikan Keamanan Jaringan Gas Bumi dengan Layanan Tanggap Darurat 24 Jam

Sementara itu, Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap upaya pemenuhan kebutuhan gas domestik.

 

“Pasokan gas ini akan dimanfaatkan secara optimal demi keberlanjutan layanan gas bumi dan penguatan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

 

Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam sambutannya pada kegiatan Signing Ceremony of New Production Sharing Contracts and Commercial Agreements di IPA Convex 2025, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: PGN Jaga Kinerja Solid di Triwulan I 2026, Fokus Layanan Dosmetik dan Disiplin Keuangan

 

“Kita harus bekerja sama—swasta dalam negeri, luar negeri, BUMN, pemerintah—agar tidak terus bergantung pada impor yang menyedot sumber daya besar,” ujar Presiden.

 

PGN berharap mekanisme swap gas domestik dapat meningkatkan efisiensi pasokan energi, khususnya bagi sektor industri, serta mengurangi ketergantungan pada energi impor.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.