Minggu, 01 Feb 2026 03:37 WIB

Dukung Operasional 24 Jam, PGN Pastikan Pasokan Gas ke RSUP Dr. Sardjito

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Sabtu, 24 Jan 2026 15:26 WIB
Foto: PGN
Foto: PGN

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina memastikan penyaluran gas bumi yang andal dan berkelanjutan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Yogyakarta. Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna menjamin pasokan gas bumi yang aman untuk mendukung operasional rumah sakit selama 24 jam.

RSUP Dr. Sardjito saat ini menggunakan gas bumi dengan volume sekitar 30.000 meter kubik per bulan. Ke depan, layanan penyaluran gas bumi akan bertransisi dari PGN Gagas ke PGN dengan tetap menjaga kualitas dan keandalan pasokan. Gas bumi dimanfaatkan untuk mengoperasikan peralatan boiler atau pemanas serta memenuhi kebutuhan energi dapur rumah sakit.

Baca Juga: Libur Nataru 2026, BPH Migas dan PGN Jamin Keandalan Gas Bumi di Jatim

BPH Migas bersama PGN melakukan monitoring langsung penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan tersebut dihadiri Komite BPH Migas Arief Wardono dan Eman Salman, Direktur Gas Bumi BPH Migas Muhiddin, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta, Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono, serta jajaran terkait. Dari pihak rumah sakit, monitoring dihadiri Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito Riat El Khair beserta manajemen.

Komite BPH Migas Arief Wardono menyampaikan bahwa secara umum penyaluran gas bumi kepada pelanggan PGN, baik sektor komersial maupun rumah tangga, berada dalam kondisi aman tanpa gangguan operasional. Khusus untuk RSUP Dr. Sardjito, BPH Migas memastikan pasokan gas bumi dapat mendukung aktivitas vital rumah sakit secara berkelanjutan.

Baca Juga: Infrastruktur Offtake Tandes Perkuat Layanan Gas Bumi Surabaya

Dalam kesempatan tersebut, PGN menegaskan komitmennya untuk menjamin keberlanjutan pasokan gas bumi yang aman dan andal bagi RSUP Dr. Sardjito sebagai fasilitas layanan kesehatan publik. Penyaluran gas bumi ke rumah sakit ini saat ini menggunakan skema beyond pipeline berupa Compressed Natural Gas (CNG) yang disuplai oleh anak perusahaan PGN, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas).

Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono mengatakan, “PGN hadir sebagai mitra strategis sektor kesehatan dalam mendukung operasional yang efisien dan ramah lingkungan. Melalui sinergi dengan pemerintah, salah satunya BPH Migas, kami menyediakan layanan energi yang aman dan tersedia 24 jam.”

Baca Juga: Pasokan Gas Terjaga, FSRU Lampung Catat Kargo LNG ke 20

Pihak RSUP Dr. Sardjito menyambut positif kemitraan pemanfaatan gas bumi bersama PGN. Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito Riat El Khair menyampaikan bahwa penggunaan gas bumi memberikan dampak positif dari sisi efisiensi dan keberlanjutan. Menurutnya, penggunaan gas bumi mampu menurunkan biaya energi sekitar 30 persen dibandingkan bahan bakar sebelumnya serta mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Saat ini, PGN melayani 3.517 Sambungan Rumah (SR) serta pelanggan kecil, UMKM, dan komersial di wilayah Yogyakarta. PGN menyatakan akan terus mengembangkan layanan gas bumi di wilayah tersebut guna mendukung ketahanan energi nasional dan pelayanan publik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.

Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Setelah hasil penyelidikan maksimal diperoleh, proses gelar perkara akan segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pemkot Surabaya Siapkan Solusi Konkret Bantu Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Pemkot Surabaya berencana menyiapkan tindak lanjut berupa kegiatan pembinaan yang lebih teknis, termasuk pendampingan perizinan dan akses pembiayaan.