Sabtu, 07 Feb 2026 22:50 WIB

BDI Surabaya Jadi Sorotan, Wamen Faisol Targetkan SDM Industri Kelas Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Mei 2025 12:24 WIB
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza

selalu.id - Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, melakukan kunjungan kerja ke Balai Diklat Industri (BDI) Surabaya pada Selasa (20/5/2025).

 

Kunjungan ini menjadi momen strategis untuk mengevaluasi peran BDI dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang tangguh dan kompeten di tengah tantangan global yang terus berkembang.

 

Didampingi jajaran pejabat Kementerian Perindustrian, seperti Kepala BPSDMI Masrokhan, ses BSKJI, Kepala PPPVI, dan Staf Ahli, Faisol Riza disambut langsung oleh Kepala BDI Surabaya, Zya Labiba.

 

Dalam sambutannya, Faisol menekankan pentingnya pembangunan kualitas SDM sebagai fondasi utama dalam memperkuat daya saing industri nasional.

 

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini mengingatkan kita bahwa pembangunan SDM adalah kunci kemajuan. Industri kita membutuhkan tenaga kerja yang adaptif dan kompeten untuk bersaing di panggung global,” ujarnya.

 

Faisol juga menyoroti dinamika pasar global, termasuk perang dagang antara negara besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, yang turut berdampak pada industri nasional. Karena itu, Indonesia harus memperkuat ekosistem pelatihan vokasi agar siap menghadapi berbagai tantangan tersebut.

 

“Presiden Prabowo telah menantang kita untuk membawa industri otomotif dan elektronika Indonesia melompat lebih jauh. Itu takkan tercapai tanpa SDM yang berkualitas,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala BDI Surabaya, Zya Labiba, dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, BDI telah meluluskan 4.490 peserta pelatihan berbasis kompetensi. Ia menegaskan komitmen BDI untuk terus berinovasi dan memperluas cakupan pelatihan guna mendukung akselerasi industrialisasi nasional.

 

“Kami berkomitmen menjadikan BDI Surabaya sebagai pusat pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan,” katanya.

 

Faisol juga mendorong BDI untuk mengembangkan modul pelatihan yang dapat diusulkan ke Bappenas, serta memperluas jangkauan program ke wilayah pedesaan.

 

“Banyak potensi besar di desa-desa. Kita perlu hadir di sana, melatih generasi muda agar mampu membangun industri rumah tangga yang produktif,” ucapnya.

 

Ia berharap BDI Surabaya mampu menjadi pusat unggulan pengembangan SDM industri yang berdaya saing tinggi, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Perindustrian di era digitalisasi.

 

“BDI Surabaya harus menjadi garda depan dalam mencetak SDM industri yang tak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing di level internasional,” pungkas Faisol Riza.

Editor : Ading
Berita Terbaru

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Izin Belum Lengkap, Outlet HWG23 di Kota Mojokerto Ditutup

Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 mengatur jarak minimal 400 meter dari sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.

KBS Diproses Kejati, DPRD Surabaya Ingatkan Perawatan Satwa

"Jangan sampai satwa KBS kena dampak. Makanannya dan kesehatannya jangan sampai terlantar,” ujar Buleks.

KPK Ungkap Tren Emas Kini Jadi Alat Suap

Hal ini membuat KPK lebih menaruh perhatian terhadap emas terkait komoditas korupsi di samping uang tunai dan kripto.

Pembentukan DJENPES Dekati Final, Menag: Bukti Keseriusan Pemerintahan Prabowo!

Menurut Menag, pesantren saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan dukungan komprehensif. 

Dugaan Korupsi di KBS, Wali Kota Eri Minta Kejati Jatim Usut Tuntas

Eri mengungkapkan, dugaan persoalan pengelolaan keuangan di tubuh KBS tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota.