Kamis, 06 Agu 2026 17:13 WIB

BDI Surabaya Jadi Sorotan, Wamen Faisol Targetkan SDM Industri Kelas Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Mei 2025 12:24 WIB
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza

selalu.id - Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, melakukan kunjungan kerja ke Balai Diklat Industri (BDI) Surabaya pada Selasa (20/5/2025).

 

Kunjungan ini menjadi momen strategis untuk mengevaluasi peran BDI dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang tangguh dan kompeten di tengah tantangan global yang terus berkembang.

 

Didampingi jajaran pejabat Kementerian Perindustrian, seperti Kepala BPSDMI Masrokhan, ses BSKJI, Kepala PPPVI, dan Staf Ahli, Faisol Riza disambut langsung oleh Kepala BDI Surabaya, Zya Labiba.

 

Dalam sambutannya, Faisol menekankan pentingnya pembangunan kualitas SDM sebagai fondasi utama dalam memperkuat daya saing industri nasional.

 

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini mengingatkan kita bahwa pembangunan SDM adalah kunci kemajuan. Industri kita membutuhkan tenaga kerja yang adaptif dan kompeten untuk bersaing di panggung global,” ujarnya.

 

Faisol juga menyoroti dinamika pasar global, termasuk perang dagang antara negara besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, yang turut berdampak pada industri nasional. Karena itu, Indonesia harus memperkuat ekosistem pelatihan vokasi agar siap menghadapi berbagai tantangan tersebut.

 

“Presiden Prabowo telah menantang kita untuk membawa industri otomotif dan elektronika Indonesia melompat lebih jauh. Itu takkan tercapai tanpa SDM yang berkualitas,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala BDI Surabaya, Zya Labiba, dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024, BDI telah meluluskan 4.490 peserta pelatihan berbasis kompetensi. Ia menegaskan komitmen BDI untuk terus berinovasi dan memperluas cakupan pelatihan guna mendukung akselerasi industrialisasi nasional.

 

“Kami berkomitmen menjadikan BDI Surabaya sebagai pusat pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan,” katanya.

 

Faisol juga mendorong BDI untuk mengembangkan modul pelatihan yang dapat diusulkan ke Bappenas, serta memperluas jangkauan program ke wilayah pedesaan.

 

“Banyak potensi besar di desa-desa. Kita perlu hadir di sana, melatih generasi muda agar mampu membangun industri rumah tangga yang produktif,” ucapnya.

 

Ia berharap BDI Surabaya mampu menjadi pusat unggulan pengembangan SDM industri yang berdaya saing tinggi, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Perindustrian di era digitalisasi.

 

“BDI Surabaya harus menjadi garda depan dalam mencetak SDM industri yang tak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing di level internasional,” pungkas Faisol Riza.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pendaftaran Online Bikin Resah Pedagang UMKM Taman Bungkul Surabaya, Lapak Terancam Diserobot

Sistem pendaftaran terbuka berbasis tautan daring tersebut dinilai memicu gelombang kedatangan pedagang baru yang mulai menyerobot lapak-lapak lama.

Fenomena Pagar Tinggi di Mal Surabaya Jelang HUT RI, DPRD: Jangan Buat Masyarakat Panik!

DPRD Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya berencana mengkaji fenomena tersebut, termasuk kemungkinan penyesuaian aturan terkait ketinggian pagar.

Ombudsman RI Puji Pelayanan MPP Mini Tanggul Jember, Tetap Cepat dan Solutif Meski Jam Rawan

Apresiasi tersebut disampaikan Rahmadi usai melakukan inspeksi mendadak sekaligus melihat langsung aktivitas pelayanan publik di lokasi.

BPBD Jatim Terjunkan Drone Water Spray dan Truk Air Padamkan Kebakaran Bromo

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jatim, luas area sementara yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih sekitar 70 hektare. 

Ombudsman RI Puji Gebrakan Pelayanan Publik Jember yang Sentuh Masyarakat Pedesaan

Dari sisi standar layanan, sejumlah fasilitas di Jember bahkan dinilai mampu bersaing dengan pelayanan kesehatan swasta kelas atas di Jakarta.

Polantas Menyapa, Cara Samsat Jember Permudah Layanan ke Warga dengan Jemput Bola

Ade mengatakan interaksi langsung di lapangan memberikan ruang bagi kepolisian untuk memetakan kendala nyata yang dihadapi warga saat mengakses layanan.