Karantina PMI di Asrama Haji Surabaya Dirubah dengan Sistem Bubble
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 25 Jan 2022 23:43 WIB
selalu.id - Asrama Haji Sukolilo mengubah sistem karantina yang sebelumnya zonasi berdasarkan gedung, berubah menjadi bubble atau zonasi tertentu.
"Sebanyak 12 gedung Asrama Haji dibagi menjadi tiga zona, masing-masing zona empat gedung. Sekarang yang terpakai ada 2," kata Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo, Sugianto, Selasa (25/1/2022).
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Sugianto menjelaskan, gedung itu digunakan oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru saja pulang ke Jawa Timur. Total ada 124 PMI yang kini sedang dikarantina.
"Barusan saya melintas di pagar yang masuk area zona 2 yang dipakai 124 PMI relatif tertib tidak ada PMI yg berkeluyuran di sekitar kamar," katanya.
Aturan lain yang diubah itu, kata dia, adalah jumlah penghuni kamar maksimal dua orang. Bila sebelumnya 1 kamar karantina bisa diisi 2-4 penghuni, kini 1 kamar hanya diisi 1-2 orang.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Kemudian, masa karantina yang sebelumnnya hanya tiga hari, kini selama tujuh hari," ujar dia.
Lebih lanjut, pihaknya akan terus memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi PMI. Misalnya, penyediaan makanan dan pendampingan dari petugas.
"Tadi memang ada PMI yang keluar kamar. tapi kepentingannya ingin beli di kantin dekat asrama. Kami minta untuk tetap di kamar karena petugas yang akan membelikan," ujar dia.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Sejauh ini, keadaan PMI dalam kondisi baik. Nantinya hari Kamis (27/1/2022) besok, seluruh PMI akan menjalani tes swab PCR yang kedua. Tes PCR kedua memang dijadwalkan 6 hari setelah tes pertama.
"Kesehatan PMI baik. Rencananya ada PCR kedua besok. Lalu persiapan sudah beres," tegas dia. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-987-karantina-pmi-di-asrama-haji-surabaya-dirubah-dengan-sistem-bubble
