Kamis, 04 Jun 2026 05:49 WIB

Karantina PMI di Asrama Haji Surabaya Dirubah dengan Sistem Bubble

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Jan 2022 23:43 WIB
Asrama Haji Surabaya
Asrama Haji Surabaya

selalu.id - Asrama Haji Sukolilo mengubah sistem karantina yang sebelumnya zonasi berdasarkan gedung, berubah menjadi bubble atau zonasi tertentu.

"Sebanyak 12 gedung Asrama Haji dibagi menjadi tiga zona, masing-masing zona empat gedung. Sekarang yang terpakai ada 2," kata Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo, Sugianto, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sugianto menjelaskan, gedung itu digunakan oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru saja pulang ke Jawa Timur. Total ada 124 PMI yang kini sedang dikarantina.

"Barusan saya melintas di pagar yang masuk area zona 2 yang dipakai 124 PMI relatif tertib tidak ada PMI yg berkeluyuran di sekitar kamar," katanya.

Aturan lain yang diubah itu, kata dia, adalah jumlah penghuni kamar maksimal dua orang. Bila sebelumnya 1 kamar karantina bisa diisi 2-4 penghuni, kini 1 kamar hanya diisi 1-2 orang.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Kemudian, masa karantina yang sebelumnnya hanya tiga hari, kini selama tujuh hari," ujar dia.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi PMI. Misalnya, penyediaan makanan dan pendampingan dari petugas.

"Tadi memang ada PMI yang keluar kamar. tapi kepentingannya ingin beli di kantin dekat asrama. Kami minta untuk tetap di kamar karena petugas yang akan membelikan," ujar dia.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Sejauh ini, keadaan PMI dalam kondisi baik. Nantinya hari Kamis (27/1/2022) besok, seluruh PMI akan menjalani tes swab PCR yang kedua. Tes PCR kedua memang dijadwalkan 6 hari setelah tes pertama.

"Kesehatan PMI baik. Rencananya ada PCR kedua besok. Lalu persiapan sudah beres," tegas dia. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.