Rabu, 28 Okt 2026 21:10 WIB

Polda Jatim Ungkap 1.863 Kasus Premanisme dalam Operasi Pekat Semeru II

Program Asta Cita
Program Asta Cita

selalu.id – Polda Jawa Timur mengungkap 1.863 kasus kejahatan premanisme dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan "Pekat Semeru II-2025" yang digelar pada 1–14 Mei 2025. Operasi ini melibatkan 2.841 personel gabungan dari Polda Jatim dan Polres jajaran, dengan total 2.307 tersangka diamankan.

 

Baca Juga: Hiace Tabrak Truk di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Orang Tewas 7 Luka-luka

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyatakan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rangka mendukung program "Asta Cita" untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

 

“Penanggulangan aksi premanisme dilakukan seluruh jajaran kepolisian sebagai bentuk implementasi perintah Presiden dan Kapolri dalam mendukung program Asta Cita,” ujar Jules saat konferensi pers di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Jumat (16/5/2025).

 

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Farman, merinci bahwa dari total 1.863 kasus, sebanyak 160 kasus merupakan target operasi (TO) dengan 159 tersangka. Sementara 259 kasus non-TO melibatkan 342 tersangka, dan 1.444 kasus merupakan tindak pidana ringan (tipiring) dengan 1.706 orang yang diberikan pembinaan.

Baca Juga: Sat PJR Polda Jatim Gelar Peningkatan Kemampuan Safety Riding

 

“Operasi ini bertujuan menanggulangi gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat, khususnya kejahatan premanisme, untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan mendukung iklim investasi di Jawa Timur,” jelas Farman.

 

Baca Juga: Truk Canter Tabrak Dump Truk di Tol Jombang-Mojokerto, Dua Orang Tewas

Modus kejahatan yang umum ditemukan antara lain penganiayaan secara perorangan maupun kelompok, termasuk aksi gengster dan debt collector. Para pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, Pasal 335 KUHP, Pasal 170 KUHP, dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

 

Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur melalui langkah-langkah deteksi dini, preemtif, preventif, dan represif secara berkelanjutan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Saat 150 Aktivis Muda Nganjuk Bersatu Merawat Api Sumpah Pemuda

AKBP Suria Miftah mengatakan bahwa mahasiswa memegang peranan vital dalam menjaga kondusivitas serta nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika masyarakat.

Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

Beruntung, kendaraan yang ditumpangi 17 orang satu keluarga asal Bojonegoro itu berhasil berhenti setelah menabrak tumpukan sekam. Mereka pun selamat.

Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Tak cuma sepatu, Dinas ESDM Jatim juga meminta pasokan rutin produk air mineral untuk kebutuhan konsumsi kantor dinas.

Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Atas tindakan nekatnya ini, terdakwa Erica Natasha Risakotta dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman berat pun menantinya.

Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Irjen Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Dukungan pendidikan dan pengembangan keterampilan ini menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.