Kamis, 22 Okt 2026 07:57 WIB

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Penampakan rumah warga di Mojokerto yang rusak usai diterjang hujan dan angin kencang. (Foto: Supri/selalu.id).
Penampakan rumah warga di Mojokerto yang rusak usai diterjang hujan dan angin kencang. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Hujan disertai angin kencang melanda beberapa desa di Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (31/1/2026). Sebanyak 39 rumah warga rusak akibat peristiwa tersebut.

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Pohon tumbang juga menimpa rumah di Dusun Manukan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, terdapat tiga desa di Kecamatan Pungging yang terdampak angin kencang.

Baca Juga: 21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

"Terdampaknya ada di Kecamatan Pungging di Desa Tunggalpager, Balongmasin dan Jabontegal. Datanya ada 39 rumah masyarakat yang terdampak," kata Khakim saat evakuasi pohon tumbang, Minggu (1/2/2026).

Ia menambahkan, pohon tumbang juga terjadi di Kecamatan Mojosari seperti di Jalan Brawijaya, Gajah Mada dan Pahlawan.

Baca Juga: Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

"Tapi di beberapa desa juga ada terdampak pohon tumbang. Untuk korban tidak ada, saat ini masih penanganan dari BPBD, TNI, Polri, relawan dan masyarakat," jelas Khakim.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).