Senin, 02 Nov 2026 04:50 WIB

Viral Video Kritik Anggaran Pendidikan Surabaya Terendah, Begini Tanggapan DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Mei 2025 14:52 WIB
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati

selalu.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menanggapi video viral yang menyebut anggaran pendidikan di Surabaya berada di bawah 20 persen. Menurutnya, informasi tersebut perlu diluruskan agar masyarakat tidak salah memahami konteks penganggaran di daerah.

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Ajeng menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang dimaksud dengan anggaran pendidikan adalah belanja fungsi pendidikan, bukan hanya dana yang melekat di Dinas Pendidikan.

 

“Kalau hanya melihat dari anggaran di Dinas Pendidikan saja, tentu terlihat kurang dari 20 persen. Tapi jangan lupa, ada juga anggaran pendidikan yang melekat di perangkat daerah lain, seperti beasiswa untuk pemuda tangguh, bantuan pendidikan SMA/SMK, dan program lainnya,” ujar Ajeng saat dihubungi selalu.id, Jumat (16/5/2025).

 

Ia menyatakan akan mengecek kembali besaran anggaran pendidikan Kota Surabaya dalam APBD 2025. Namun secara prinsip, Ajeng meyakini Pemkot telah berupaya mematuhi ketentuan alokasi minimal 20 persen untuk pendidikan.

 

Menanggapi video viral di media sosial, Ajeng menilai penting bagi Pemerintah Kota untuk segera memberikan klarifikasi secara komprehensif. Ia mengingatkan bahwa informasi publik harus disampaikan secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi keliru.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

 

“Saya tidak mau menyebut videonya menyesatkan, tapi yang pasti, Pemkot sudah benar menjelaskan bahwa anggaran pendidikan itu tidak semata dari Dinas Pendidikan. Ini yang harus dipahami masyarakat,” katanya.

 

Ketua Fraksi Gerindra itu juga berharap klarifikasi dari Pemkot tidak hanya menjawab isu viral, tetapi juga memperkuat transparansi anggaran. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh program pendidikan benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

 

“Pendidikan adalah kunci pembangunan jangka panjang. Jadi tidak hanya soal angka 20 persen, tapi juga bagaimana program-program itu benar-benar sampai pada warga yang membutuhkan, terutama dalam hal akses dan kualitasnya,” pungkas Ajeng.

 

Sebelumnya, video di akun Instagram @maulifikr menyebut anggaran pendidikan Surabaya hanya 19 persen dari total APBD 2025 yang mencapai Rp12,3 triliun. Pemerintah Kota Surabaya langsung membantah informasi tersebut dan menyatakan bahwa total belanja fungsi pendidikan telah mencapai Rp2,588 triliun atau 20,96 persen dari APBD.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.