Selasa, 03 Feb 2026 01:35 WIB

Komisi C Pertanyakan Pansel Bank Jatim, Diduga Langgar Permendagri

Fuad Bernadi
Fuad Bernadi

selalu.id – Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur mempertanyakan komposisi Panitia Seleksi (Pansel) calon direksi dan komisaris Bank Jatim yang dinilai tidak transparan dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Hal ini disampaikan Anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi, mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur tertanggal 20 Maret 2025.

 

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Fuad menjelaskan bahwa dari lima anggota Pansel, tiga di antaranya berasal dari internal Bank Jatim dan masih menjabat sebagai komisaris, yakni Prof. Mahfud, dr. Sumaryono, dan Dadang Setiabudi. Ia menyebut susunan tersebut bertentangan dengan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 yang mengatur bahwa anggota Pansel seharusnya berasal dari unsur independen dan perangkat daerah.

 

"Ketiga komisaris tersebut masuk dalam Pansel dengan alasan mewakili Komite Remunerasi dan Nominasi Bank Jatim. Namun, hal ini tidak diatur secara jelas dalam regulasi," kata Fuad kepada selalu.id di Surabaya, Jumat (16/5/2025).

 

Ia menilai keterlibatan komisaris aktif dalam Pansel berpotensi mengganggu objektivitas dan transparansi proses rekrutmen. Fuad menyarankan agar Pansel dibentuk dari unsur independen yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan permasalahan Bank Jatim di masa lalu.

Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

 

Fuad juga menyatakan harapannya agar Ketua Pansel, Prof. Muhammad Nuh, dapat hadir dalam rapat lanjutan yang dijadwalkan pada 19 Mei 2025 untuk memberikan penjelasan terkait komposisi Pansel.

 

Komisi C DPRD Jatim menilai klarifikasi dari Prof. Nuh penting untuk menjawab pertanyaan publik terkait transparansi proses seleksi. Sebagai perusahaan terbuka, Bank Jatim tidak hanya dimiliki oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga oleh masyarakat dan investor.

Baca Juga: Gila! Ternyata Begini Alur Suap Dana Hibah Pokir DPRD Jatim

 

Komisi C menegaskan akan terus mengawal proses seleksi calon direksi dan komisaris Bank Jatim agar berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan kepemimpinan yang kompeten dan berintegritas.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.