Jumat, 05 Jun 2026 00:53 WIB

Dugaan Kredit Fiktif di Bank Jatim, Komisi C DPRD Jatim Bentuk Pengawasan Lanjutan

Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi
Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi

selalu.id – Komisi C DPRD Jawa Timur terus mengusut dugaan kredit fiktif di Bank Jatim senilai Rp556 miliar. Hal ini disampaikan anggota Komisi C DPRD Jatim, Fuad Benardi, seusai rapat bersama Panitia Seleksi (Pansel) calon direksi dan komisaris Bank Jatim, Jumat (16/5/2025) di Surabaya.

 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Rapat yang dijadwalkan menghadirkan Ketua Pansel, Prof. Muhammad Nuh, kembali ditunda karena yang bersangkutan tidak hadir untuk kedua kalinya. Rapat hanya dihadiri perwakilan direksi dan komisaris Bank Jatim serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Rapat dijadwalkan ulang pada 19 Mei 2025.

 

Fuad menyebut kehadiran Prof. Nuh penting untuk memberikan masukan terkait proses rekrutmen pimpinan Bank Jatim ke depan. Menurutnya, pengelolaan Bank Jatim harus melibatkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan perbaikan layanan, khususnya dalam mendukung sektor UMKM.

 

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

Fuad menambahkan, pihak direksi Bank Jatim telah menjelaskan bahwa dari total kredit fiktif Rp556 miliar, sebanyak Rp90 miliar telah diganti melalui aset dan Rp200 miliar melalui jaminan tunai (cash collateral). Masih terdapat Rp260 miliar yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Komisi C akan terus menelusuri dan meminta pertanggungjawaban atas kerugian daerah tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

 

Komisi C DPRD Jatim bersama Fraksi PDI Perjuangan menyatakan komitmennya untuk mengawal proses perbaikan tata kelola Bank Jatim. Penyelidikan terhadap dugaan kredit fiktif ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh kerugian negara dapat dipulihkan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.