Selasa, 03 Feb 2026 23:27 WIB

Puluhan Sepeda Dishub Surabaya Mangkrak, Dewan Desak Evaluasi Aset

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Mei 2025 11:19 WIB
Sepeda pemkot mangkrak
Sepeda pemkot mangkrak

selalu.id – Puluhan sepeda milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya ditemukan mangkrak di lantai 2 Gedung Parkir Genteng Kali. Sepeda-sepeda tersebut tampak kotor, berdebu, dan berkarat, seolah tak bertuan.

 

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Kota Surabaya. Wakil Ketua Komisi C, Aning Rahmawati, menilai situasi tersebut mencerminkan lemahnya sistem pemeliharaan aset milik pemerintah kota.

 

“Ini bukan sekadar soal sepeda rusak. Ini menyangkut tata kelola aset daerah yang seharusnya terinventarisasi, dirawat, dan dimanfaatkan dengan optimal sesuai amanat undang-undang dan Perda yang berlaku,” tegas Aning, Kamis (15/5/2025).

 

Aning menyebut, sekitar 100 unit sepeda yang sebelumnya dibeli dalam kondisi baru, kini sebagian besar rusak dan tak layak pakai. Padahal, fasilitas tersebut semestinya menunjang layanan publik atau mobilitas masyarakat di pusat kota.

 

“Kalau dibiarkan mangkrak seperti ini, tentu menjadi pemborosan. Aset yang tidak termanfaatkan sama artinya dengan pelayanan publik yang terhambat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, meski sepeda-sepeda tersebut berada di bawah pengelolaan Dishub, tanggung jawab pemeliharaan dan evaluasi juga melibatkan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Menurutnya, kedua instansi tersebut harus segera berkoordinasi untuk menindaklanjuti kondisi ini.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

 

Jika aset tidak lagi bisa diperbaiki atau dimanfaatkan, Aning menegaskan perlunya pengusulan proses lelang sesuai aturan hukum yang berlaku.

 

“Jangan sampai masyarakat membutuhkan fasilitas publik, tapi aset pemkot justru tidak bisa digunakan karena dibiarkan rusak,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Komisi C DPRD tetap memiliki peran pengawasan terhadap penggunaan dan pemeliharaan aset milik daerah, meski koordinasi antarinstansi telah berjalan sesuai tupoksi.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

 

“Kami akan meminta penjelasan dari BPKAD dan Dishub. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan, karena ini menyangkut akuntabilitas dan tanggung jawab pengelolaan uang rakyat,” tegasnya.

 

Aning berharap, ke depan tidak ada lagi aset daerah yang terbengkalai. Semua fasilitas milik Pemkot harus dapat digunakan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon.