Senin, 09 Nov 2026 03:41 WIB

Puluhan Sepeda Dishub Surabaya Mangkrak, Dewan Desak Evaluasi Aset

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Mei 2025 11:19 WIB
Sepeda pemkot mangkrak
Sepeda pemkot mangkrak

selalu.id – Puluhan sepeda milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya ditemukan mangkrak di lantai 2 Gedung Parkir Genteng Kali. Sepeda-sepeda tersebut tampak kotor, berdebu, dan berkarat, seolah tak bertuan.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Kota Surabaya. Wakil Ketua Komisi C, Aning Rahmawati, menilai situasi tersebut mencerminkan lemahnya sistem pemeliharaan aset milik pemerintah kota.

 

“Ini bukan sekadar soal sepeda rusak. Ini menyangkut tata kelola aset daerah yang seharusnya terinventarisasi, dirawat, dan dimanfaatkan dengan optimal sesuai amanat undang-undang dan Perda yang berlaku,” tegas Aning, Kamis (15/5/2025).

 

Aning menyebut, sekitar 100 unit sepeda yang sebelumnya dibeli dalam kondisi baru, kini sebagian besar rusak dan tak layak pakai. Padahal, fasilitas tersebut semestinya menunjang layanan publik atau mobilitas masyarakat di pusat kota.

 

“Kalau dibiarkan mangkrak seperti ini, tentu menjadi pemborosan. Aset yang tidak termanfaatkan sama artinya dengan pelayanan publik yang terhambat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, meski sepeda-sepeda tersebut berada di bawah pengelolaan Dishub, tanggung jawab pemeliharaan dan evaluasi juga melibatkan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Menurutnya, kedua instansi tersebut harus segera berkoordinasi untuk menindaklanjuti kondisi ini.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sentil Kinerja Pemkot: Jangan Cuma Bersandar Capaian Anggaran!

 

Jika aset tidak lagi bisa diperbaiki atau dimanfaatkan, Aning menegaskan perlunya pengusulan proses lelang sesuai aturan hukum yang berlaku.

 

“Jangan sampai masyarakat membutuhkan fasilitas publik, tapi aset pemkot justru tidak bisa digunakan karena dibiarkan rusak,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Komisi C DPRD tetap memiliki peran pengawasan terhadap penggunaan dan pemeliharaan aset milik daerah, meski koordinasi antarinstansi telah berjalan sesuai tupoksi.

Baca Juga: Polemik Jam Operasional Pasar Tanjungsari, DPRD Surabaya: Kalau Perlu Perdanya Diubah!

 

“Kami akan meminta penjelasan dari BPKAD dan Dishub. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan, karena ini menyangkut akuntabilitas dan tanggung jawab pengelolaan uang rakyat,” tegasnya.

 

Aning berharap, ke depan tidak ada lagi aset daerah yang terbengkalai. Semua fasilitas milik Pemkot harus dapat digunakan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peduli Krisis Air Bersih, SIER Salurkan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon untuk Warga Pasuruan

Dalam kegiatan tersebut, SIER menyalurkan bantuan berupa 25.000 liter air bersih serta tiga unit tandon air.

Presiden Prabowo Bertemu 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Apa?

Selain para mantan Kapolri, pertemuan itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Suyudi, Panglima TNI Jenderal Agus Sudibyo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Gus Fawait Ajak Kader LSN Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Forkopimda Jember, pimpinan OPD, serta pengurus LSN.

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.