Kamis, 17 Sep 2026 11:59 WIB

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026. (Dok. TPK Banjarmasin).
TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026. (Dok. TPK Banjarmasin).

selalu.id – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026 yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal dan Kolaboratif”, TPK Banjarmasin menggelar serangkaian program HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal.

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi di lini operasional, sekaligus meletakkan fondasi yang kokoh bagi terciptanya ekosistem pelabuhan yang aman, produktif, dan mencapai standar High Performance Zero Accident.

Baca Juga: Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Terminal Head TPK Banjarmasin, Sirin Purnomo, menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ekosistem keselamatan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pegawai hingga mitra kerja eksternal.

"Keselamatan adalah pondasi utama dari produktivitas. Melalui tema High Performance Zero Accident, kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang memasuki area TPK Banjarmasin memiliki kesadaran penuh (awareness) bahwa mereka harus pulang dalam kondisi selamat, sama seperti saat mereka datang. Bulan K3 ini kami isi dengan tindakan preventif dan edukatif yang menyasar seluruh lini operasi," kata Sirin, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan diawali dengan Drill dan Simulasi Tanggap Darurat yang mempraktikkan skenario penanganan ISO Tank bocor dan evakuasi petugas cedera di area Dangerous Goods (CY 1 Blok X) & Penggunaan APAB (Alat Pemadam Api Berat) juga APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

Latihan ini bertujuan menguji kecepatan respon tim Emergency Response serta kesiapan infrastruktur evakuasi terminal dalam menghadapi potensi insiden berisiko tinggi secara nyata.

Di hari berikutnya juga dilaksanakan Pelatihan Basic Life Support (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar oleh Tim Klinik K3 yang membekali pekerja lapangan dengan kemampuan pertolongan pertama (P3K).

TPK Banjarmasin juga berkolaborasi dengan seluruh entitas Pelindo Group melaksanakan Donor Darah yang berhasil mengumpulkan 159 kantong darah.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Di sisi safety awareness, digelar sosialisasi 2 hari berturut-turut yang diikuti mulai dari Operator Head Truck (HT), Pengemudi Truk Eksternal, dan TKBM.

Mengingat peran vital mereka dalam operasional bongkar muat, forum ini menjadi wadah diskusi sekaligus menekankan agar pekerja senantiasa lebih berhati-hati saat bekerja.

Aris Permana, salah satu peserta Safety Awareness dari JPT Perdana Sekawan Perkasa, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh TPK Banjarmasin sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran keselamatan kerja di lingkungan terminal.

“Kegiatan Safety Awareness ini sangat membantu kami untuk lebih memahami potensi risiko kerja di terminal petikemas. Ini menjadi pengingat bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga tanggung jawab kami sebagai pekerja di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Melengkapi rangkaian kegiatan bulan K3 di TPK Banjarmasin, dilaksanakan Management Walkthrough untuk melihat penerapan K3 secara secara langsung di lapangan dan bersama pekerja melaksanakan penanaman pohon di area terminal untuk mendukung konsep Green Port serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih asri dan sehat.

Management TPK Banjarmasin menegaskan inisiatif Safety Awareness dipastikan tidak akan berhenti sebatas seremonial Bulan K3 semata. Momentum ini justru dimaksimalkan sebagai pengingat krusial bagi seluruh pihak untuk terus menjaga konsistensi penerapan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) secara berkelanjutan.

Langkah ini mutlak diperlukan demi memastikan tercapainya kinerja operasional yang unggul dan produktif dengan tetap mempertahankan prinsip nihil kecelakaan kerja (zero accident).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.