Senin, 19 Okt 2026 03:08 WIB

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Feb 2026 10:59 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni. (Dok. Istimewa).
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Arahan Presiden RI Prabowo Subianto soal penguatan ketahanan pangan nasional dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 mulai diterjemahkan di level daerah.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni menilai Surabaya memiliki peran strategis, terutama sebagai penopang kebutuhan protein nasional melalui sektor perikanan tambak.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Fathoni mengatakan, dalam forum Rakornas di Sentul, Bogor, Presiden menyoroti situasi geopolitik global yang tidak menentu dan pentingnya kemandirian bangsa di sektor-sektor strategis, salah satunya pangan.

“Salah satu fondasi utama yang ditekankan Presiden adalah ketahanan pangan. Indonesia harus membangun kekuatan sendiri,” tegas politisi yang akrab disapa Mas Toni itu, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, Surabaya memang bukan lumbung padi, tetapi memiliki potensi besar di sektor perikanan, khususnya di kawasan timur Surabaya yang selama ini menjadi sentra tambak.

“Surabaya mungkin tidak berkontribusi pada beras, tapi bisa mengambil peran penting dalam penyediaan protein hewani seperti udang dan bandeng. Apalagi program makan bergizi gratis pasti menyerap kebutuhan protein sangat besar,” jelasnya.

Fathoni menilai, potensi tersebut belum optimal karena berbagai persoalan klasik yang dihadapi petani tambak. Salah satunya adalah kualitas air tambak yang tercemar limbah dari hulu sungai.

“Petani tambak mengeluhkan kualitas air yang tercemar. Ini tidak bisa ditangani parsial, harus dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

Selain itu, akses jalan menuju kawasan tambak juga dinilai masih minim, menyulitkan distribusi hasil panen. Kondisi ini membuat petani kerap bergantung pada tengkulak.

Karena itu, ia mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Baca Juga: GMNI Surabaya Raya dan RLD Gelar Pelatihan Jurnalistik, Asah Nalar Kritis Hadapi Hoaks

“Akses jalan ke tambak harus dibangun. Lalu perlu cold storage supaya saat panen petani tidak bingung menyimpan hasilnya dan tidak dipaksa menjual murah,” bener Fathoni.

Tak hanya sektor pangan, Fathoni juga menyinggung arah kebijakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk Yayasan Kas Pembangunan (YKP) yang akan bertransformasi menjadi BUMD.

Ia menegaskan BUMD harus berfungsi sebagai agen pembangunan, bukan sekadar pencetak dividen.

“BUMD itu agen pembangunan. Harus ada subsidi silang. Membangun rumah untuk masyarakat menengah ke atas, keuntungannya dipakai membantu masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya.

Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan mandat negara dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk hunian layak melalui percepatan pembangunan rumah susun dan proyek hunian aman bencana.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Surabaya Disiapkan Jadi Percontohan Zero Waste

Fathoni juga mengaitkan peran Surabaya dalam agenda zero waste dan kemandirian energi yang menjadi prioritas nasional. Ia menyebut Surabaya punya modal kuat karena telah memiliki fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

“Dengan posisi Wali Kota Surabaya sebagai Ketua Umum APEKSI, saya yakin pengalaman Surabaya dalam pengelolaan sampah akan terus dibagikan ke daerah lain,” jelasnya.

Fathoni meyakini Surabaya berpeluang menjadi pilot project nasional dalam percepatan program zero waste.

“Kalau itu bisa ditularkan, maka program zero waste yang dicanangkan Presiden bisa melompat lebih cepat,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.