Kamis, 03 Sep 2026 17:09 WIB

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Feb 2026 10:59 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni. (Dok. Istimewa).
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Arahan Presiden RI Prabowo Subianto soal penguatan ketahanan pangan nasional dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 mulai diterjemahkan di level daerah.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni menilai Surabaya memiliki peran strategis, terutama sebagai penopang kebutuhan protein nasional melalui sektor perikanan tambak.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Fathoni mengatakan, dalam forum Rakornas di Sentul, Bogor, Presiden menyoroti situasi geopolitik global yang tidak menentu dan pentingnya kemandirian bangsa di sektor-sektor strategis, salah satunya pangan.

“Salah satu fondasi utama yang ditekankan Presiden adalah ketahanan pangan. Indonesia harus membangun kekuatan sendiri,” tegas politisi yang akrab disapa Mas Toni itu, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, Surabaya memang bukan lumbung padi, tetapi memiliki potensi besar di sektor perikanan, khususnya di kawasan timur Surabaya yang selama ini menjadi sentra tambak.

“Surabaya mungkin tidak berkontribusi pada beras, tapi bisa mengambil peran penting dalam penyediaan protein hewani seperti udang dan bandeng. Apalagi program makan bergizi gratis pasti menyerap kebutuhan protein sangat besar,” jelasnya.

Fathoni menilai, potensi tersebut belum optimal karena berbagai persoalan klasik yang dihadapi petani tambak. Salah satunya adalah kualitas air tambak yang tercemar limbah dari hulu sungai.

“Petani tambak mengeluhkan kualitas air yang tercemar. Ini tidak bisa ditangani parsial, harus dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

Selain itu, akses jalan menuju kawasan tambak juga dinilai masih minim, menyulitkan distribusi hasil panen. Kondisi ini membuat petani kerap bergantung pada tengkulak.

Karena itu, ia mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Akses jalan ke tambak harus dibangun. Lalu perlu cold storage supaya saat panen petani tidak bingung menyimpan hasilnya dan tidak dipaksa menjual murah,” bener Fathoni.

Tak hanya sektor pangan, Fathoni juga menyinggung arah kebijakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk Yayasan Kas Pembangunan (YKP) yang akan bertransformasi menjadi BUMD.

Ia menegaskan BUMD harus berfungsi sebagai agen pembangunan, bukan sekadar pencetak dividen.

“BUMD itu agen pembangunan. Harus ada subsidi silang. Membangun rumah untuk masyarakat menengah ke atas, keuntungannya dipakai membantu masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya.

Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan mandat negara dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk hunian layak melalui percepatan pembangunan rumah susun dan proyek hunian aman bencana.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Surabaya Disiapkan Jadi Percontohan Zero Waste

Fathoni juga mengaitkan peran Surabaya dalam agenda zero waste dan kemandirian energi yang menjadi prioritas nasional. Ia menyebut Surabaya punya modal kuat karena telah memiliki fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

“Dengan posisi Wali Kota Surabaya sebagai Ketua Umum APEKSI, saya yakin pengalaman Surabaya dalam pengelolaan sampah akan terus dibagikan ke daerah lain,” jelasnya.

Fathoni meyakini Surabaya berpeluang menjadi pilot project nasional dalam percepatan program zero waste.

“Kalau itu bisa ditularkan, maka program zero waste yang dicanangkan Presiden bisa melompat lebih cepat,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.