Minggu, 06 Sep 2026 10:04 WIB

Gandeng UMKM dan Kesenian Lokal, PGN Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Suadesa Festival 2025

PGN
PGN

selalu.id – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-60 pada 13 Mei 2025, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyelenggarakan Suadesa Festival 2025 pada 10–11 Mei di Gasblock PGN Karangrejo, Magelang. Festival ini merupakan perwujudan program Desa Energi Berdikari Pertamina, di mana Desa Karangrejo, Borobudur menjadi desa binaan PGN.

 

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Melalui program CSR, PGN mendorong pengembangan ekonomi desa dengan menggali potensi lokal—mulai dari UMKM, destinasi wisata, hingga seni dan budaya. “Suadesa Festival diharapkan menjadi pesta rakyat yang memantik ruang-ruang ekonomi baru dengan mengoptimalkan sumber daya lokal,” ujar Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, Sabtu (11/5/2025).

 

Fokus utama festival ini adalah keterlibatan aktif masyarakat. Diharapkan, ke depan warga mampu menyelenggarakan festival serupa secara mandiri. “Kemandirian desa artinya desa semangat membiayai dirinya sendiri dan mendapat hasil dari upaya yang dijalankan,” ujar Kepala Desa Karangrejo, M. Hely Rofikun.

 

Salah satu daya tarik utama adalah Pasar Suadesa yang menghadirkan 40 tenant UMKM dari Desa Karangrejo dan Wringinputih. Terdiri dari UMKM kuliner dan kerajinan, pengunjung dapat menikmati jajanan pasar, pecel, jetkolet, jamu, hingga kerajinan kayu, batu pahat, anyaman, batik, dan aksesori khas Borobudur.

 

Ajang ini juga menjadi sarana promosi bagi Balkondes Borobudur sebagai destinasi wisata unggulan. Di sisi lain, PGN juga memperkenalkan teknologi ramah lingkungan melalui produk Gaslink C-Cyl (CNG berbentuk silinder) untuk mendukung kebutuhan energi tenant kuliner.

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

 

“Balkondes PGN dan Desa Karangrejo merupakan contoh nyata pemanfaatan gas bumi dan energi hijau seperti panel surya yang menggerakkan penginapan, dapur, listrik, serta kebutuhan hospitality lainnya,” tambah Fajriyah.

 

Festival ini juga mengusung kepedulian terhadap lingkungan. Pasar Suadesa tidak menyediakan kantong plastik, dan pengunjung disarankan membawa tas belanja ramah lingkungan sebagai upaya mengurangi sampah plastik.

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

 

Sebagai panggung budaya, Suadesa Festival dimeriahkan oleh penampilan Shaggydog, Irta Amalia, Om Janema, dan komunitas seni lokal. Selain itu, Workshop Suadesa mengajarkan teknik kerajinan khas desa seperti anyaman, tenun, ukir, dan keramik dengan bahan alami—upaya melestarikan warisan budaya dalam balutan nilai keberlanjutan.

 

“Suadesa Festival merupakan bentuk nyata komitmen PGN dalam memajukan ekonomi desa. Potensi Desa Karangrejo sangat besar dalam UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Kami harap festival ini membawa manfaat jangka panjang dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan,” tutup Fajriyah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.