Rabu, 21 Okt 2026 12:41 WIB

Wacana Vasektomi Penerima Bansos jadi Kontroversi, DPRD: Masih Dikaji

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan

selalu.id – Wacana penerapan program vasektomi bagi penerima bantuan sosial (bansos) di Jawa Timur memicu kontroversi. Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan, menyatakan bahwa gagasan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan resmi.

 

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

“Itu masih sebatas wacana. Kami akan mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama (Kemenag) dan para ahli,” ujar Jairi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/5/2025).

 

Menurutnya, setiap kebijakan harus mempertimbangkan aspek hukum, sosial, dan agama. “Bansos bukan hanya urusan daerah, tapi juga program nasional. Kita ingin menyalurkan bantuan tanpa menimbulkan kontroversi,” tambahnya.

 

Jairi menjelaskan bahwa wacana vasektomi sebagai syarat bansos memunculkan pro dan kontra, terutama dari kalangan agamawan. Karena itu, kajian mendalam dari berbagai perspektif dinilai penting sebelum mengambil keputusan.

 

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

“Program ini belum tentu bisa diterapkan jika tidak ada kesepakatan dari tokoh agama dan masyarakat. Ini menyangkut nilai dan budaya,” katanya.

 

Politisi dari Fraksi Golkar itu juga menyoroti budaya masyarakat miskin yang umumnya memiliki banyak anak. “Ini soal pola pikir. Mungkin masih ada anggapan ‘banyak anak, banyak rezeki’,” ujarnya.

 

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

Meski demikian, ia menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak akan mengambil kebijakan yang bertentangan dengan aturan atau menimbulkan polemik di masyarakat. “Kalau mau bikin kebijakan, harus mempertimbangkan ekonomi, agama, sosial, dan penerimaan masyarakat. Kalau tidak ada titik temu, tidak perlu dipaksakan,” tegasnya.

 

Hingga kini, wacana vasektomi bagi penerima bansos masih dalam tahap pembahasan internal dan belum ada rencana implementasi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.

Geger, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Balkon Rumah Warga Surabaya

Bayi ditemukan sekitar pukul 02.45 WIB dalam keadaan menangis, terbalut sarung dan kain, serta tidak mengenakan pakaian.

SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi.

Hasil Liga Champions: PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Duduk di Puncak Klasemen

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.