Jumat, 05 Jun 2026 22:13 WIB

Arif Fathoni Dukung Kabinet Surabaya Berkah, Tak Ada Titipan Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Mei 2025 12:33 WIB
Arif Fathoni
Arif Fathoni

selalu.id – Penamaan “Kabinet Surabaya Berkah” oleh Wali Kota Eri Cahyadi dinilai Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, sebagai wujud tekad menjadikan Kota Pahlawan kota yang diberkahi Tuhan dan mendapat restu masyarakat.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

“Mas Wali menamai kabinet ini ‘berkah’ karena ingin menjadikan Surabaya sebagai kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, kota yang penuh kebaikan dan dalam lindungan Tuhan,” ujar Fathoni kepada selalu.id, Senin (6/5/2025).

 

“Kalau sudah diniatkan begitu, insya Allah berkah itu akan datang, masyarakat mendukung, dan kota ini akan terus maju,” tambahnya.

 

Fathoni menyebut struktur pemerintahan memang mengikuti regulasi Kementerian Dalam Negeri, namun yang lebih penting adalah kemampuan kepala OPD beradaptasi dengan dinamika global.

 

Ia menekankan pentingnya mengantisipasi dampak perang dagang global, terutama antara Amerika dan China, melalui program nyata di tingkat kota.

 

“Jika ekonomi nasional lesu, daya beli masyarakat turun, pajak dan retribusi sulit dibayar. Maka, program dalam RPJMD 2024–2029 harus dieksekusi secara konkret, bukan sekadar konsep,” tegas Ketua DPD Golkar Surabaya itu.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

Fathoni juga menyoroti pentingnya sektor pendidikan dalam mengatasi kemiskinan jangka panjang. Ia mendorong penguatan muatan lokal agar generasi muda Surabaya tangguh, adaptif, serta mampu memanfaatkan ekonomi kreatif dan ruang digital.

 

Ia menegaskan tidak ada intervensi politik dalam penyusunan kabinet. Penempatan pejabat, kata dia, murni berdasarkan meritokrasi.

 

“Mas Wali ini pribadi yang sulit diintervensi. Tidak ada campur tangan partai politik dalam menentukan siapa jadi apa. Ini berbeda dengan kabinet pusat,” ujarnya, menepis isu titipan parpol.

Baca Juga: Dianggap Ganggu Estetika Kota, Fasad Eks Toko Nam Akan Dibongkar Pemkot Surabaya

 

Menghadapi tekanan ekonomi, Fathoni mengusulkan beberapa langkah konkret: menjaga harga bahan pokok, memberi insentif kepada pelaku usaha agar tidak melakukan PHK, serta mendorong dialog antara Dinas Pendidikan dan sekolah swasta untuk meringankan beban orang tua—termasuk opsi cicilan daftar ulang.

 

“Kalau ekonomi Surabaya hidup, jalanan pasti ramai. Tapi kalau sepi, itu tanda ada masalah. Jangan biarkan pasar bergerak sendiri, pemerintah harus hadir,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.