Rabu, 22 Jul 2026 00:03 WIB

Arif Fathoni Dukung Kabinet Surabaya Berkah, Tak Ada Titipan Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Mei 2025 12:33 WIB
Arif Fathoni
Arif Fathoni

selalu.id – Penamaan “Kabinet Surabaya Berkah” oleh Wali Kota Eri Cahyadi dinilai Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, sebagai wujud tekad menjadikan Kota Pahlawan kota yang diberkahi Tuhan dan mendapat restu masyarakat.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

“Mas Wali menamai kabinet ini ‘berkah’ karena ingin menjadikan Surabaya sebagai kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, kota yang penuh kebaikan dan dalam lindungan Tuhan,” ujar Fathoni kepada selalu.id, Senin (6/5/2025).

 

“Kalau sudah diniatkan begitu, insya Allah berkah itu akan datang, masyarakat mendukung, dan kota ini akan terus maju,” tambahnya.

 

Fathoni menyebut struktur pemerintahan memang mengikuti regulasi Kementerian Dalam Negeri, namun yang lebih penting adalah kemampuan kepala OPD beradaptasi dengan dinamika global.

 

Ia menekankan pentingnya mengantisipasi dampak perang dagang global, terutama antara Amerika dan China, melalui program nyata di tingkat kota.

 

“Jika ekonomi nasional lesu, daya beli masyarakat turun, pajak dan retribusi sulit dibayar. Maka, program dalam RPJMD 2024–2029 harus dieksekusi secara konkret, bukan sekadar konsep,” tegas Ketua DPD Golkar Surabaya itu.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

 

Fathoni juga menyoroti pentingnya sektor pendidikan dalam mengatasi kemiskinan jangka panjang. Ia mendorong penguatan muatan lokal agar generasi muda Surabaya tangguh, adaptif, serta mampu memanfaatkan ekonomi kreatif dan ruang digital.

 

Ia menegaskan tidak ada intervensi politik dalam penyusunan kabinet. Penempatan pejabat, kata dia, murni berdasarkan meritokrasi.

 

“Mas Wali ini pribadi yang sulit diintervensi. Tidak ada campur tangan partai politik dalam menentukan siapa jadi apa. Ini berbeda dengan kabinet pusat,” ujarnya, menepis isu titipan parpol.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

Menghadapi tekanan ekonomi, Fathoni mengusulkan beberapa langkah konkret: menjaga harga bahan pokok, memberi insentif kepada pelaku usaha agar tidak melakukan PHK, serta mendorong dialog antara Dinas Pendidikan dan sekolah swasta untuk meringankan beban orang tua—termasuk opsi cicilan daftar ulang.

 

“Kalau ekonomi Surabaya hidup, jalanan pasti ramai. Tapi kalau sepi, itu tanda ada masalah. Jangan biarkan pasar bergerak sendiri, pemerintah harus hadir,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.