Senin, 19 Okt 2026 00:36 WIB

SPMB 2025 Diubah, Komisi D Minta Sosialisasi Diperkuat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Mei 2025 15:45 WIB
Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati
Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati

selalu.id - Komisi D DPRD Kota Surabaya menyoroti perubahan skema dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, terutama pada jalur afirmasi dan sistem zonasi.

Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati, menilai sistem baru ini perlu dikawal ketat agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan orang tua.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

“Jalur afirmasi tahun ini bertambah, dan zonasi dibagi menjadi dua kategori: domisili 1 dan domisili 2. Ini hal baru yang perlu dipahami masyarakat secara menyeluruh,” ujar Ajeng, Kamis (1/5/2025).

Ia menjelaskan, domisili 1 tetap mengacu pada jarak dari RT tempat tinggal siswa, sementara domisili 2 berdasarkan pembagian administratif di tingkat kelurahan dan kecamatan. Menurutnya, pembagian ini cukup adil, tetapi perlu didukung dengan informasi yang jelas dan merata.

“Kalau penjelasannya tidak sampai ke masyarakat, yang ada justru kebingungan. Maka Pemkot dan Dinas Pendidikan harus membuka akses informasi seluas-luasnya,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Ajeng mendorong agar setiap sekolah, terutama SMP, menyediakan posko layanan informasi sebagaimana sudah lazim dilakukan di tingkat sekolah dasar saat masa pendaftaran.

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

“Posko informasi itu penting. Bahkan akan lebih baik jika melibatkan sekolah swasta, agar informasi tentang pilihan sekolah makin lengkap,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta agar masyarakat tidak terpaku pada satu pilihan saja. Menurutnya, informasi soal beasiswa, jalur afirmasi, hingga peluang masuk sekolah swasta harus disampaikan secara transparan.

“Dengan begitu, wali murid bisa mempertimbangkan banyak opsi tanpa tekanan, dan proses pendaftaran berlangsung lancar,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Drainase Tunjungan Tersumbat Lemak dan Minta Pembuang Ditindak Tegas

Ajeng berharap tidak ada lagi polemik seperti tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, kunci keberhasilan SPMB adalah koordinasi yang baik dan sosialisasi yang tepat sasaran.

“Kalau semua pihak terbuka dan siap memberikan informasi, orang tua akan merasa lebih tenang. Ini bukan hanya soal teknis pendaftaran, tapi juga soal rasa keadilan dalam mengakses pendidikan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.