Kamis, 03 Sep 2026 14:32 WIB

SPMB 2025 Diubah, Komisi D Minta Sosialisasi Diperkuat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Mei 2025 15:45 WIB
Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati
Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati

selalu.id - Komisi D DPRD Kota Surabaya menyoroti perubahan skema dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, terutama pada jalur afirmasi dan sistem zonasi.

Anggota Komisi D, Ajeng Wira Wati, menilai sistem baru ini perlu dikawal ketat agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan orang tua.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Jalur afirmasi tahun ini bertambah, dan zonasi dibagi menjadi dua kategori: domisili 1 dan domisili 2. Ini hal baru yang perlu dipahami masyarakat secara menyeluruh,” ujar Ajeng, Kamis (1/5/2025).

Ia menjelaskan, domisili 1 tetap mengacu pada jarak dari RT tempat tinggal siswa, sementara domisili 2 berdasarkan pembagian administratif di tingkat kelurahan dan kecamatan. Menurutnya, pembagian ini cukup adil, tetapi perlu didukung dengan informasi yang jelas dan merata.

“Kalau penjelasannya tidak sampai ke masyarakat, yang ada justru kebingungan. Maka Pemkot dan Dinas Pendidikan harus membuka akses informasi seluas-luasnya,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Ajeng mendorong agar setiap sekolah, terutama SMP, menyediakan posko layanan informasi sebagaimana sudah lazim dilakukan di tingkat sekolah dasar saat masa pendaftaran.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

“Posko informasi itu penting. Bahkan akan lebih baik jika melibatkan sekolah swasta, agar informasi tentang pilihan sekolah makin lengkap,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta agar masyarakat tidak terpaku pada satu pilihan saja. Menurutnya, informasi soal beasiswa, jalur afirmasi, hingga peluang masuk sekolah swasta harus disampaikan secara transparan.

“Dengan begitu, wali murid bisa mempertimbangkan banyak opsi tanpa tekanan, dan proses pendaftaran berlangsung lancar,” ujarnya.

Baca Juga: Atasi Kebocoran PAD, DPRD Surabaya Gagas Retribusi Parkir Dihapus dan Digabung Pajak Kendaraan

Ajeng berharap tidak ada lagi polemik seperti tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, kunci keberhasilan SPMB adalah koordinasi yang baik dan sosialisasi yang tepat sasaran.

“Kalau semua pihak terbuka dan siap memberikan informasi, orang tua akan merasa lebih tenang. Ini bukan hanya soal teknis pendaftaran, tapi juga soal rasa keadilan dalam mengakses pendidikan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.