Minggu, 06 Sep 2026 11:06 WIB

Jaringan Sabu Timur Tengah Dibongkar, Polda Jatim Sebut Kurir Gunakan Pesan Terenkripsi

Jaringan narkoba Iran
Jaringan narkoba Iran

selalu.id – Setelah mengungkap jaringan sabu asal Timur Tengah dengan barang bukti 22 kilogram sabu, Polda Jawa Timur (Jatim) mengungkapkan bahwa para kurir menggunakan aplikasi pesan terenkripsi untuk menghindari deteksi polisi.

 

Baca Juga: Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, dua kurir berinisial R (38), warga Kota Batu, dan W (35), warga Surabaya, ditangkap di depan Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Minggu (20/4/2025) dini hari.

 

"Awalnya mereka terpantau di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, namun berhasil lolos dan akhirnya ditangkap di Balikpapan," ujar Kombes Jules dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Selasa (29/4/2025).

 

Saat penangkapan, R membawa 9 kotak Tupperware berisi sabu dalam tas ransel hitam, sementara W membawa 13 kotak Tupperware sabu dalam kardus coklat. Total sabu yang disita seberat 21,351 kilogram. Selain itu, disita pula satu tas ransel, satu kardus coklat, uang tunai Rp100.000, serta dua unit handphone merek Redmi dan Oppo.

Baca Juga: BPR IMA Gandeng Dinkes dan Garda Semeru Edukasi HIV/AIDS serta Bahaya Narkoba

 

Direktur Ditreskoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa, mengungkapkan para kurir berkomunikasi dengan bandar berinisial F (DPO) melalui aplikasi pesan terenkripsi. Modus ini digunakan untuk mengelabui petugas selama pengiriman sabu antarprovinsi.

 

Hasil interogasi menunjukkan bahwa tersangka R dan W sudah beberapa kali mengirimkan sabu dengan upah Rp5 juta hingga Rp10 juta per pengiriman. Polisi menduga jalur masuk sabu tersebut berasal dari Timur Tengah, masuk ke Indonesia melalui Sumatera, Banten, Jakarta, lalu Surabaya.

Baca Juga: Sikat Peredaran Narkoba di Surabaya, Polres Tanjung Perak Amankan 27 Tersangka dan 1 Kg Sabu

 

Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), dan Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.